Latest Post

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pendidikan menggelar pelatihan Literasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam program AI Ready ASEAN bagi ratusan kepala sekolah se-Kota Padang. Kegiatan ini berlangsung di Youth Center Padang, Rabu (15/4/2026), dan diikuti sekitar 600 peserta dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP.

Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor pendidikan, khususnya dalam menghadapi percepatan transformasi digital di era teknologi.

Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan (GTK) Dinas Pendidikan Kota Padang, Rohabdi Rusdam, bersama jajaran kepala bidang lainnya, menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada para kepala sekolah dan tenaga pendidik terkait pemanfaatan teknologi AI di lingkungan pendidikan.

Sementara itu, Kepala bidang pembinaan SMP Indriyedy Bakri mengatakan, pelatihan tidak hanya berfokus pada aspek teoritis, tetapi juga mencakup praktik langsung dalam pengembangan aplikasi berbasis AI yang dapat diimplementasikan di sekolah masing-masing.

“Program AI Ready ASEAN ini diharapkan mampu menunjang program unggulan Pemerintah Kota Padang, yakni Padang Juara, sekaligus mendukung pengembangan konsep smart city. Melalui pelatihan ini, sekolah dapat mulai mengadopsi teknologi AI secara bertahap dan terarah,” ujarnya

Program ini turut mendapat dukungan penuh dari Fadly Amran yang menekankan pentingnya transformasi digital sebagai fondasi pembangunan kota berbasis teknologi. Ia menilai sektor pendidikan memiliki peran krusial dalam mencetak generasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Yopi Krisnova, juga berharap pelatihan ini dapat diimplementasikan secara menyeluruh di seluruh satuan pendidikan. Ia menekankan bahwa pemanfaatan AI di sekolah harus diarahkan untuk mendukung proses pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan bertanggung jawab.

“Melalui program ini, siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memahami, mengelola, dan memanfaatkan AI secara positif dan produktif. Bahkan, hasil pembelajaran dapat dilaporkan kepada orang tua sebagai bagian dari keterlibatan dalam perkembangan pendidikan anak,” jelas Yopi.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya literasi digital dalam membentuk karakter siswa di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi global. Sekolah diharapkan mampu menjadi pusat pembelajaran yang tidak hanya mengedepankan aspek akademik, tetapi juga keterampilan abad ke-21.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, Dinas Pendidikan Kota Padang optimistis kualitas pendidikan di daerah tersebut akan semakin meningkat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah konkret dalam mempersiapkan generasi muda yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global dalam menghadapi era digital.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

PADANG — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang bekerja sama dengan Dompet Dhuafa Singgalang menyalurkan sebanyak 500 mushaf Al-Qur’an kepada santri dan para penghafal Al-Qur’an di sejumlah wilayah di Kota Padang, Sumatera Barat.

Program ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam mendukung kegiatan pembelajaran Al-Qur’an di tengah masyarakat, sekaligus menggantikan mushaf yang sudah tidak layak pakai di berbagai masjid, mushalla, dan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA).

Dalam salah satu titik penyaluran, sebanyak 67 mushaf Al-Qur’an diserahkan kepada para santri MDTA Nurul Huda yang berlokasi di Masjid Al-Bahrain, Kota Padang. Penyerahan tersebut disambut antusias oleh para santri dan pengajar, yang selama ini menghadapi keterbatasan sarana belajar mengaji.

Sebelumnya, ratusan mushaf juga telah didistribusikan ke tujuh titik masjid dan mushalla lainnya di Kota Padang. Tak hanya itu, bantuan serupa turut menjangkau wilayah yang terdampak bencana banjir, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan pascabencana.

Program penyebaran mushaf Al-Qur’an ini diharapkan mampu menumbuhkan kembali semangat generasi muda untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an. Hal ini dinilai penting, mengingat Sumatera Barat dikenal sebagai daerah dengan mayoritas penduduk beragama Islam serta memiliki tradisi kuat dalam pembelajaran dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi pemicu peningkatan kualitas ibadah masyarakat, baik dalam hal membaca, memahami, maupun menghafal Al-Qur’an.

Melalui program tersebut, Dompet Dhuafa Singgalang turut mengajak masyarakat luas untuk berpartisipasi dalam mendukung pendidikan Al-Qur’an. Partisipasi ini dinilai penting dalam memperkuat pembinaan spiritual generasi muda, sekaligus mencetak insan yang berakhlak mulia dan berilmu.

Kolaborasi antara Perumda Air Minum Kota Padang dan Dompet Dhuafa Singgalang ini menjadi contoh nyata sinergi antara sektor publik dan lembaga filantropi dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia, khususnya di bidang keagamaan.(Ayu)

REALITANUSANTARA.COM

Magelang - Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Bapak Aprinaldi, S.Pd., M.Pd., AIFO, mengikuti kegiatan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah bagi Ketua DPRD Provinsi, Kabupaten, dan Kota se-Indonesia Tahun 2026 yang digelar di Lembah Tidar, Magelang, Rabu (15/4/2026).

Kehadiran Aprinaldi dalam kegiatan tersebut bertepatan dengan hari ulang tahunnya, menjadi momen istimewa yang diisi dengan komitmen peningkatan kapasitas kepemimpinan dan pengabdian kepada daerah. Di tengah suasana penuh semangat, ia bersama para pimpinan DPRD dari berbagai daerah mengikuti rangkaian kegiatan yang bertujuan memperkuat wawasan kebangsaan, tata kelola pemerintahan, serta sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif.

Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah ini merupakan agenda nasional yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi para pimpinan DPRD dalam menghadapi dinamika pemerintahan serta tantangan pembangunan daerah ke depan. Materi yang diberikan mencakup penguatan fungsi legislasi, pengawasan, serta penganggaran, yang menjadi pilar utama dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.

Dalam kesempatan tersebut, Aprinaldi diharapkan dapat menyerap berbagai ilmu dan pengalaman yang nantinya dapat diimplementasikan dalam mendukung kemajuan Kabupaten Padang Pariaman. Partisipasinya juga mencerminkan komitmen DPRD dalam terus meningkatkan kualitas kinerja demi pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat.

Doa dan harapan turut mengiringi keikutsertaan beliau dalam kegiatan ini. Semoga seluruh rangkaian kursus berjalan lancar serta memberikan manfaat yang besar, tidak hanya bagi peserta secara individu, tetapi juga bagi pembangunan daerah masing-masing.

Di hari spesialnya, ucapan selamat ulang tahun pun mengalir, disertai doa agar Bapak Aprinaldi senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kesuksesan dalam mengemban amanah sebagai Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman.

Editor : Ayu


REALITANUSANTARA. COM

Padang - Nama Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq menjadi sorotan setelah viralnya peristiwa sejumlah warga berfoto di kawasan tanjakan Sitinjau Lauik, Padang, Sumatera Barat.

Aksi tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas di jalur yang dikenal curam dan berbahaya itu. Beberapa kendaraan terpaksa berhenti karena aktivitas yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Peristiwa ini langsung mendapat perhatian dari Polda Sumatera Barat. Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, mengungkapkan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar sepekan sebelum viral di media sosial.

Sebagai tindak lanjut, pihaknya memberikan teguran kepada jajaran yang bertugas melakukan pengawalan.

“Kapolres Solok Kota dan Kasatlantas Polres Solok Kota sudah saya tegur dan arahkan untuk evaluasi pelaksanaan tugas pengawalan berikutnya,” ujarnya.

Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq merupakan perwira menengah Polri yang saat ini menjabat sebagai Dirlantas Polda Sumatera Barat. Ia dikenal aktif dalam berbagai kegiatan terkait manajemen lalu lintas, keselamatan berkendara, hingga pelayanan publik di bidang transportasi jalan.

Sebelum menjabat posisi tersebut, ia juga pernah bertugas sebagai Kapolres Mandailing Natal (Madina). Dalam perjalanannya, ia dipercaya memimpin berbagai upaya pengamanan arus lalu lintas, termasuk saat momen mudik dan kondisi darurat di wilayah Sumatera Barat.

Terkait insiden di Sitinjau Lauik, ia berharap kejadian serupa tidak terulang kembali karena dapat membahayakan pengguna jalan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tertib dan mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas,” tegasnya.
Sementara itu, jajaran Ditlantas Polda Sumbar juga telah mengingatkan seluruh personel agar menjalankan tugas secara profesional serta menjaga nama baik institusi kepolisian.

Kawasan Sitinjau Lauik sendiri dikenal sebagai salah satu jalur ekstrem di Sumatera Barat dengan tingkat kesulitan tinggi. Jalur ini kerap mengalami kepadatan, terutama saat aktivitas kendaraan berat meningkat atau ketika terjadi penyempitan jalan.

Karena kondisi tersebut, pengawasan dan pengaturan lalu lintas di kawasan ini menjadi perhatian penting guna memastikan keselamatan seluruh pengguna jalan.

Editor : (Rf)


REALITANUSANTARA.COM

Padang - Momen ulang tahun kerap menjadi ruang sederhana untuk berhenti sejenak, menengok perjalanan yang telah dilalui, sekaligus menata langkah ke depan. Suasana itulah yang terasa dalam peringatan ulang tahun Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, Kapolda Sumatera Barat, yang dipenuhi dengan ucapan tulus dari berbagai kalangan.

Ucapan tersebut mengalir dari lingkungan internal kepolisian, mulai dari Bidang Humas, para Kapolres di berbagai daerah, hingga personel yang bertugas di lapangan. Tidak ada kesan berlebihan dalam setiap pesan yang disampaikan, melainkan doa-doa sederhana yang sarat makna—harapan akan kesehatan, kekuatan, serta kelapangan dalam menjalankan amanah sebagai pemimpin.

Di lingkungan Polda Sumbar, nuansa kebersamaan terasa begitu hangat. Ucapan yang hadir bukan sekadar formalitas, tetapi juga menjadi bentuk penghormatan dan dukungan moral kepada sosok pimpinan yang selama ini menjadi arah dalam setiap langkah pengabdian.

Hal serupa juga datang dari para Kapolres di berbagai wilayah. Mereka menyampaikan harapan agar Kapolda senantiasa diberikan kebijaksanaan dalam memimpin, serta mampu menjaga keseimbangan antara ketegasan dan pendekatan yang humanis dalam setiap kebijakan.

Namun, momen ini terasa semakin bermakna dengan keterlibatan masyarakat. Ucapan yang datang dari warga, baik melalui media sosial maupun secara langsung, menjadi cerminan bahwa kehadiran kepolisian benar-benar dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi masyarakat, sosok Kapolda bukan sekadar jabatan struktural. Ia menjadi representasi dari wajah Polri di tengah kehidupan. Ketika rasa aman hadir, pelayanan dirasakan, dan masyarakat merasa dihargai, di situlah makna kepemimpinan menemukan wujudnya.

Pendekatan humanis pun menjadi harapan yang terus tumbuh. Bahwa Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum semata, tetapi juga mampu mendengar, memahami, dan merangkul masyarakat dalam setiap situasi.

Momentum ulang tahun ini seakan menjadi pengingat bahwa pengabdian Polri berakar dari kebutuhan masyarakat. Setiap langkah, kebijakan, dan keputusan yang diambil diharapkan selalu berpijak pada kepentingan bersama.

Ucapan dari jajaran Humas Polda Sumbar juga mencerminkan harapan agar institusi kepolisian terus bergerak ke arah yang lebih terbuka, profesional, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap pelayanan.

Di tengah dinamika yang terus berkembang, tantangan ke depan tentu tidak ringan. Namun, doa dan dukungan yang mengalir dari berbagai pihak menjadi energi tersendiri bagi Kapolda dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Bagi anggota di lapangan, kepemimpinan yang humanis memberikan ruang untuk bekerja dengan lebih percaya diri. Arahan yang jelas serta pendekatan yang terbuka membuat setiap tugas dapat dijalankan dengan lebih terarah dan penuh tanggung jawab.

Sementara itu, bagi masyarakat, kehadiran polisi yang dekat dan mudah dijangkau menciptakan rasa aman yang lebih nyata. Tidak ada lagi jarak yang terasa jauh antara aparat dan warga, melainkan hubungan yang dibangun atas dasar kepercayaan.

Ucapan ulang tahun ini mungkin terlihat sederhana, namun memiliki makna yang mendalam. Ia menjadi simbol hubungan yang terus dirawat antara Polri dan masyarakat, hubungan yang tidak hanya dibangun melalui tugas, tetapi juga melalui rasa saling menghargai.

Lebih dari sekadar perayaan, momen ini menjadi refleksi bahwa di balik seragam dan jabatan, terdapat tanggung jawab besar untuk terus menjaga kepercayaan publik.

Seiring bertambahnya usia, harapan pun ikut tumbuh—harapan akan kebijaksanaan yang semakin matang, kesehatan yang selalu terjaga, serta kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Dari Sumatera Barat, doa itu mengalir dengan tulus, tanpa banyak kata, namun penuh makna. Selamat ulang tahun, semoga setiap langkah pengabdian senantiasa membawa kebaikan, menjaga kepercayaan, dan semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.



REALITANUSANTARA.COM

Padang - Polda Sumatera Barat menghadirkan pendekatan humanis dalam mengingatkan masyarakat terkait etika bermedia sosial. Melalui Kabid Humas Kombes Pol. Susmelawati Rosya, pesan yang disampaikan menekankan pentingnya kebijaksanaan dalam berkomentar.

Di tengah tingginya intensitas interaksi digital, masyarakat dihadapkan pada berbagai perbedaan pandangan. Namun demikian, perbedaan tersebut diharapkan tidak berkembang menjadi konflik akibat penyampaian yang tidak tepat.

Polda Sumbar menegaskan bahwa setiap komentar memiliki konsekuensi. Oleh sebab itu, masyarakat diimbau untuk lebih mengedepankan sikap saling menghargai dalam setiap interaksi.

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga suasana kondusif, tidak hanya secara fisik, tetapi juga di ruang digital.

REALITANUSANTARA.COM

PADANG PARIAMAN - Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Aprinaldi, menghadiri kegiatan silaturahmi dan Halal Bihalal yang digelar Kepolisian Daerah Sumatera Barat bersama masyarakat di kawasan Hunian Sementara (Huntara) Batang Anai, Nagari Katapiang, Rabu (1/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat, khususnya pasca-Idulfitri 1447 Hijriah.

Selain sebagai ajang saling memaafkan, kegiatan ini juga diisi dengan sejumlah aksi sosial dan lingkungan yang berdampak langsung bagi warga. Di antaranya penebaran bibit ikan nila dan gurami di area sekitar Huntara, sebagai langkah konkret dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat.

Program tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan konsumsi sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga, terutama bagi masyarakat yang tengah menjalani masa pemulihan di hunian sementara.

Tak hanya itu, rangkaian kegiatan juga mencakup penanaman pohon sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian lingkungan. Aksi penghijauan ini dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat serta berkelanjutan di kawasan Batang Anai.

Dalam kesempatan yang sama, bantuan sosial berupa paket sembako turut disalurkan kepada masyarakat. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap kondisi warga sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.

Aprinaldi menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polda Sumatera Barat yang dinilai mampu menghadirkan kegiatan yang tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor seperti ini menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan sosial dan mempercepat pembangunan daerah.

“Semangat gotong royong dan kepedulian sosial harus terus dijaga. Ini adalah kekuatan utama dalam membangun masyarakat yang tangguh dan sejahtera,” ujarnya.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan, serta mendorong terwujudnya pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Sumatera Barat.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

PADANG PARIAMAN - Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Aprinaldi, menghadiri kegiatan silaturahmi dan Halal Bihalal yang digelar oleh Kapolda Sumatera Barat bersama masyarakat di kawasan Hunian Sementara (Huntara) Batang Anai, Nagari Katapiang, Rabu (1/4/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, serta dihadiri oleh unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Momentum Halal Bihalal ini dimanfaatkan sebagai ajang mempererat tali silaturahmi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat pasca-Idulfitri.

Dalam rangkaian acara, dilakukan penebaran bibit ikan nila dan gurami di kolam yang berada di sekitar kawasan Huntara. Langkah ini menjadi bagian dari upaya konkret dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat, khususnya bagi warga yang tengah menjalani masa pemulihan pascabencana.

Selain itu, kegiatan juga diisi dengan penanaman pohon sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan upaya menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah tersebut. Tidak hanya itu, bantuan sosial berupa paket sembako turut disalurkan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar warga.

Aprinaldi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat dalam membangun daerah yang tangguh dan sejahtera.

“Semangat gotong royong dan kepedulian sosial seperti ini merupakan fondasi utama dalam mempercepat pemulihan serta mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi inisiatif Kapolda Sumatera Barat yang tidak hanya mempererat hubungan dengan masyarakat, tetapi juga menghadirkan program-program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.

Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi contoh kolaborasi yang berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah dan pemangku kepentingan terkait.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

Padang Pariaman - Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Aprinaldi, memimpin langsung prosesi paripurna pelepasan jenazah almarhum H. Asmar, yang merupakan Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Padang Pariaman. Prosesi tersebut berlangsung khidmat di rumah duka yang berlokasi di Bunga Tanjung, Nagari Sikucur, Kecamatan V Koto, Kabupaten Padang Pariaman.

Kegiatan paripurna pelepasan jenazah ini dihadiri oleh Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah, unsur pimpinan DPRD, yakni Wakil Ketua DPRD, Sekretaris Dewan, serta seluruh anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman. Kehadiran para pejabat dan anggota legislatif tersebut menjadi bentuk penghormatan terakhir sekaligus ungkapan duka mendalam atas kepergian almarhum.

Dalam suasana haru, Aprinaldi menyampaikan sambutan sekaligus melepas secara resmi jenazah almarhum menuju tempat peristirahatan terakhir. Ia mengenang sosok H. Asmar sebagai pribadi yang memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat, serta dikenal luas sebagai figur yang ramah dan peduli terhadap sesama.

“Almarhum adalah sosok yang hebat, baik, dan penuh perhatian. Beliau tidak hanya menjadi rekan kerja, tetapi juga tempat bertukar pikiran dan berbagi cerita bagi kami di DPRD. Kami sangat kehilangan sosok beliau, dan berterima kasih atas segala pengabdian yang telah diberikan untuk pembangunan Kabupaten Padang Pariaman,” ujar Aprinaldi.

Kepergian almarhum H. Asmar meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar DPRD Kabupaten Padang Pariaman. Semasa hidupnya, almarhum dikenal aktif dalam berbagai kegiatan legislatif dan memiliki komitmen kuat dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Atas nama lembaga, seluruh keluarga besar DPRD Kabupaten Padang Pariaman menyampaikan belasungkawa yang mendalam. Doa pun dipanjatkan agar segala amal ibadah dan kebaikan almarhum diterima oleh Allah SWT, serta diberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Sementara itu, keluarga yang ditinggalkan diharapkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

PADANG PARIAMAN - Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Aprinaldi, menghadiri dan melayat ke rumah duka almarhum H. Asmar (Lambau), pada Rabu (8/4/2026).

Kehadiran Aprinaldi yang didampingi Sekretaris Dewan serta sejumlah anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman tersebut merupakan bentuk penghormatan terakhir sekaligus ungkapan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya almarhum, yang semasa hidupnya dikenal sebagai Ketua Fraksi Partai Gerindra di DPRD setempat.

Suasana duka menyelimuti rumah duka, di mana keluarga, kerabat, serta para tokoh masyarakat dan jajaran pemerintahan turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir. Dalam kesempatan tersebut, Aprinaldi menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian almarhum.

Ia menyebut, almarhum H. Asmar merupakan sosok yang memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. Selama menjabat, almarhum dinilai aktif memperjuangkan aspirasi masyarakat serta berkontribusi dalam berbagai agenda pembangunan daerah.

“Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Aprinaldi.

Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh pihak untuk mendoakan almarhum agar segala amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT serta ditempatkan di tempat terbaik.

Kehadiran jajaran DPRD ini sekaligus menjadi simbol solidaritas dan kebersamaan di tengah duka yang dirasakan keluarga besar almarhum, serta sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian yang telah diberikan selama ini kepada masyarakat dan daerah.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali menggelar Pasar Murah Terpadu sebagai upaya konkret meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan. Kegiatan ini berlangsung di Lantai I Plaza Andalas, Sabtu (11/4/2026), dan mendapat sambutan antusias dari warga.

Dalam pelaksanaannya, Pasar Murah Terpadu tidak hanya menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi sarana penyaluran bantuan berupa ribuan voucher belanja. Tercatat sebanyak 4.000 voucher disiapkan untuk masyarakat, baik dari kalangan kurang mampu maupun umum.

Dinas Perdagangan Kota Padang bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang menyalurkan 3.000 voucher khusus bagi masyarakat kurang mampu (mustahik). Data penerima manfaat dihimpun dari kelurahan di wilayah Kecamatan Padang Barat. Setiap penerima mendapatkan 10 lembar voucher, masing-masing senilai Rp5.000, yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok di lokasi kegiatan.

Kepala Bidang Bahan Pokok dan Penting Dinas Perdagangan Kota Padang, Edrian Edward, menyampaikan bahwa bantuan tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan masyarakat, khususnya yang membutuhkan, tetap dapat memenuhi kebutuhan pokoknya dengan harga yang lebih ringan,” ujarnya.

Selain menyasar kelompok mustahik, Pemko Padang juga mengalokasikan 1.000 voucher belanja untuk masyarakat umum. Mekanisme perolehannya pun terbilang unik, yakni dengan mengikuti berbagai layanan publik yang disediakan di lokasi kegiatan, seperti pemeriksaan kesehatan gratis.

Setiap warga yang berpartisipasi dalam layanan tersebut berhak mendapatkan empat lembar voucher dengan total nilai Rp20.000, yang dapat langsung digunakan untuk berbelanja di area pasar murah.

Kehadiran Pasar Murah Terpadu di pusat perbelanjaan ini juga memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan jumlah pengunjung. Salah seorang juru parkir Plaza Andalas, Rudi, mengungkapkan bahwa terjadi lonjakan kunjungan yang cukup tinggi dibandingkan hari biasa.

“Hari ini pengunjung lebih banyak dari biasanya,” katanya singkat.

Manfaat kegiatan ini turut dirasakan langsung oleh masyarakat. Murniati, warga Kelurahan Kampung Jao, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Ia menyebut selain dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga murah, dirinya juga memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis yang tersedia.

“Sangat senang, selain bisa belanja murah, tadi juga sempat cek kesehatan gratis. Ini benar-benar membantu masyarakat kecil,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Erna, warga lainnya yang kebetulan berada di sekitar lokasi. Ia menilai program pasar murah menjadi solusi efektif dalam menghemat pengeluaran rumah tangga, terutama di tengah fluktuasi harga bahan pangan.

Pasar Murah Terpadu ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan Pemko Padang dalam menjaga kestabilan harga sekaligus mendekatkan berbagai layanan publik kepada masyarakat secara langsung. Pemerintah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

PADANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) resmi menerapkan transformasi budaya kerja baru melalui skema kombinasi Work From Office (WFO) dan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemprov Sumbar. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Sumatera Barat Nomor 06 Tahun 2026.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menegaskan kebijakan ini bukan sekadar perubahan pola kerja, tetapi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi hasil.

“Disamping menindaklanjuti arahan Mendagri, kebijakan transformasi ini juga diharapkan dapat membuat birokrasi berjalan lebih efektif, efesien, dan berfokus pada dampak nyata untuk masyarakat," ujar Gubernur Mahyeldi di Padang, Rabu (8/4/2026).

Dalam kebijakan tersebut, ASN di lingkungan Pemprov Sumbar melaksanakan WFH selama satu hari dalam satu minggu, yakni setiap hari Jumat, sementara hari kerja lainnya tetap dilaksanakan secara WFO. Mahyeldi menekankan fleksibilitas ini, harus diimbangi dengan tanggung jawab dan disiplin yang tinggi oleh setiap ASN.

“Fleksibilitas bukan berarti menurunkan kualitas kerja. Justru ini menjadi momentum untuk meningkatkan kinerja berbasis output,” tegasnya.

Gubernur juga menggarisbawahi, dalam mendukung pelaksanaan tugas ASN selama penerapan skema ini, pihaknya akan mengoptimalkan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Pemanfaatan e-office, tanda tangan elektronik, absensi digital, hingga sistem manajemen kepegawaian menjadi bagian integral dari transformasi ini.

“Digitalisasi adalah kunci. Dengan memanfaatkan teknologi, kita bisa bekerja lebih cepat, transparan, dan akuntabel. Ini juga sejalan dengan semangat reformasi birokrasi yang terus kita dorong,” tambah Mahyeldi.

Lebih lanjut, Mahyeldi memastikan bahwa penerapan WFH tidak boleh mengganggu pelayanan publik. Ia meminta seluruh perangkat daerah untuk menjamin pelayanan tetap berjalan optimal tanpa penurunan kualitas.

“Pelayanan kepada masyarakat adalah prioritas utama. Jangan sampai ada keluhan karena perubahan pola kerja ini. Justru malah harus semakin baik, semakin responsif,” ujarnya.

Ada 12 kategori ASN Pemprov Sumbar yang dikecualikan dari kebijakan WFH ini dan tetap melaksanakan WFO, di antaranya :

1. Pejabat Pimpinan Tinggi Madya

2. Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

3. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

4. Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP)

5. UPTD Laboratorium Lingkungan

6. UPTD Persampahan dan UPTD Pengelolaan Limbah B 3 Medis pada Dinas Lingkungan Hidup

7. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

8. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

9. Unit layanan kesehatan, yaitu: RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi; RSUD Prof.H.M.Yamin, S.H; RSJ Prof. HB. Saanin; RSUD M.Natsir; Rumah Sakit Paru Sumatera Barat; Rumah Sakit Mata Sumatera Barat, UPTD Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat dan Pelatihan Kesehatan; dan UPTD Balai Laboratorium Kesehatan.

10. SMA/ SMK/ SLB

11. UPTD Pengelolaan Pendapatan Daerah dan UPTD Sistem Informasi Pendapatan Daerah pada Badan Pendapatan Daerah;

12. UPTD Panti Sosial pada Dinas Sosial;

13. Unit layanan publik lainnya yang melaksanakan layanan langsung kepada masyarakat.

Selain itu, kebijakan ini juga diarahkan untuk mendorong efisiensi penggunaan sumber daya, termasuk pengurangan konsumsi energi dan biaya operasional kantor.

“Ini juga bagian dari ikhtiar kita untuk lebih hemat dan bijak dalam penggunaan anggaran, tanpa mengurangi kinerja dan kualitas layanan kepada masyarakat,” kata Mahyeldi.

Dalam implementasinya, setiap pimpinan perangkat daerah diminta untuk menyusun rencana kerja harian ASN yang menjalankan WFH dengan target output yang jelas dan terukur. Sistem pengawasan dan pelaporan juga diperkuat melalui presensi digital dan pelaporan kinerja berbasis hasil.

Menutup keterangannya, Mahyeldi mengajak seluruh ASN menjadikan kebijakan ini sebagai langkah bersama dalam membangun birokrasi yang lebih modern dan berdaya saing.

“Kita ingin ASN Sumatera Barat menjadi teladan dalam perubahan, bekerja dengan niat ibadah, penuh tanggung jawab, dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat. InsyaAllah, dengan kebersamaan, kita bisa mewujudkannya,” tutupnya. (adpsb/bud)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.