Latest Post

REALITANUSANTARA.COM

PADANG – Wali Kota Padang, Fadly Amran, menerima audiensi jajaran Pengurus Bundo Kanduang Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Sumatera Barat di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Kamis (23/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari persiapan menjelang pengukuhan Pengurus Bundo Kanduang IKTD Sumatera Barat periode 2026–2031.

Dalam audiensi itu, pengurus menyampaikan susunan kepengurusan yang akan dikukuhkan sekaligus memaparkan sejumlah program kerja yang akan dijalankan selama masa bakti lima tahun ke depan. Program tersebut difokuskan pada penguatan peran perempuan Minangkabau dalam keluarga, pelestarian adat dan budaya, pemberdayaan generasi muda, serta peningkatan kontribusi organisasi terhadap pembangunan sosial di Sumatera Barat.

Fadly Amran yang juga menjabat sebagai Ketua Umum IKTD Sumatera Barat menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru Bundo Kanduang IKTD. Menurutnya, organisasi perempuan berbasis adat memiliki posisi yang sangat strategis dalam menjaga nilai-nilai luhur Minangkabau agar tetap hidup dan berkembang di tengah dinamika masyarakat modern.

Ia menegaskan bahwa Bundo Kanduang bukan hanya simbol adat, tetapi juga memiliki peran penting sebagai penjaga moral, pendidikan karakter, serta pembina generasi penerus di lingkungan keluarga. Karena itu, keberadaan Bundo Kanduang IKTD diharapkan mampu menjadi motor penggerak berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Peran perempuan dalam budaya Minangkabau sangatlah penting. Melalui Bundo Kanduang IKTD, kita berharap nilai-nilai adat, kebersamaan, dan pendidikan karakter dapat terus diwariskan kepada generasi muda, sehingga identitas budaya tetap terjaga di tengah perkembangan zaman," ujar Fadly.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pengurus yang akan dikukuhkan untuk membangun sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga adat, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat dalam menjalankan program-program organisasi. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci untuk menghadirkan kegiatan yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat ketahanan keluarga.

Fadly juga berharap kepengurusan baru dapat menghadirkan inovasi melalui berbagai kegiatan sosial, pendidikan, pelatihan keterampilan, hingga pelestarian seni dan budaya Minangkabau. Dengan demikian, organisasi tidak hanya berperan menjaga tradisi, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan menjawab tantangan yang dihadapi masyarakat.

Sementara itu, jajaran Pengurus Bundo Kanduang IKTD Sumatera Barat menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah organisasi dengan sebaik-baiknya. Selain memperkuat silaturahmi antaranggota IKTD, mereka juga bertekad meningkatkan kontribusi perempuan dalam bidang sosial, budaya, pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi keluarga.

Audiensi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menghasilkan komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Padang dengan keluarga besar IKTD Sumatera Barat. Diharapkan, pengukuhan pengurus Bundo Kanduang IKTD Sumatera Barat periode 2026–2031 menjadi momentum memperkuat eksistensi perempuan Minangkabau sebagai penjaga adat, pelestari budaya, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal.

Editor : Ayu

 

REALITANUSANTARA.COM

Padang – Toko Albyan Cosmetik yang dikenal sebagai tempat penjualan Cosmetik, pakaian dalam, dan berbagai aksesori resmi menempati Toko baru di Jalan Raya Lubeg  Padang. Perpindahan lokasi ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan lebih kepada pelanggan dalam berbelanja.

Elizawati Zein Pemilik usaha menjelaskan bahwa sebelumnya toko Abyan berada di depan Kampus UPI dan kini berpindah tempat sekitar 100 meter dari lokasi lama. Meski jaraknya tidak jauh, lokasi baru dinilai lebih representatif dan nyaman bagi pengunjung.

"Kami memiliki dua toko. Toko Abyan yang berada di depan kampus tetap beroperasi dan fokus menjual alat tulis, perlengkapan sekolah, serta berbagai aksesori. Sementara toko yang baru ini khusus menyediakan Cosmetik pakaian dalam, dan aneka aksesori lengkap," ujarnya saat di wawancarai media realita-nusantara.com  kamis 23 Juli 2026.

Lebih lanjut Eliza mengatakan, Sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan, pihak toko menghadirkan sejumlah promo menarik selama masa pembukaan toko baru. Untuk produk Cosmetik merek Inez, pelanggan mendapatkan potongan harga hingga 10 persen untuk produk tertentu. Selain itu, tersedia promo khusus produk Implora, yakni pembelian satu produk seharga Rp20 ribu, sedangkan pembelian dua produk di hanya di bayar Rp35 ribu.

Tidak hanya itu, pelanggan yang berbelanja dengan nominal tertentu juga berkesempatan mendapatkan doorprize atau cenderamata yang telah disiapkan oleh pihak toko.

"Promo ini kami berikan selama satu minggu ke depan. Harapannya masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan produk berkualitas dengan harga lebih hemat," katanya.

Peresmian toko Abyan Cosmetik baru tersebut juga bertepatan dengan satu bulan operasional toko di tempat yang baru. Sebagai ungkapan rasa syukur, pemilik usaha bersama keluarga menggelar acara syukuran yang diisi dengan pembacaan doa, kajian keagamaan, serta salawat bersama sahabat dan kerabat dekat.

Menurutnya, respon pelanggan terhadap lokasi baru sangat positif. Banyak pelanggan mengaku lebih nyaman berbelanja karena suasana toko yang lebih luas, tertata, dan mudah diakses.

"Setiap saya bertanya kepada pelanggan mengenai toko yang baru, mereka selalu memberikan tanggapan positif. Mereka merasa lebih nyaman dan lebih enak berbelanja di tempat yang sekarang," ungkapnya.

Toko tersebut melayani pelanggan hingga larut malam. Jam operasional bersifat fleksibel, bahkan pada hari-hari tertentu dapat buka pukul 9: WIB hingga pukul 23.00 WIB atau lebih, menyesuaikan dengan kondisi dan jumlah pengunjung.

Mengenai harga produk, pemilik usaha memastikan seluruh barang dijual dengan harga yang terjangkau bagi berbagai kalangan masyarakat.

"Kami selalu berusaha memberikan harga yang kompetitif dan sesuai standar pasar. Alhamdulillah, harga yang kami tawarkan dapat dijangkau oleh masyarakat dari kalangan atas, menengah, maupun bawah," jelasnya.

Dengan hadirnya toko baru yang lebih nyaman dan berbagai program promo yang ditawarkan, pihak toko berharap jumlah pelanggan terus meningkat dan usaha yang dijalankan dapat berkembang lebih baik ke depannya.

"Kami berharap semakin banyak masyarakat yang berbelanja di sini. Semoga dengan tempat baru ini pengunjung bertambah ramai dengan pelayanan kepada pelanggan juga semakin maksimal," tutupnya. (Ayu)

REALITANUSANTARA.COM

Padang Pariaman – Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Aprinaldi, S.Pd., M.Pd., AIFO, memimpin rapat paripurna DPRD dengan agenda penyampaian jawaban eksekutif atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Nota Penjelasan Bupati Padang Pariaman mengenai Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Kabupaten Padang Pariaman Tahun Anggaran 2027.

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Padang Pariaman pada Rabu (22/7/2026) tersebut menjadi bagian penting dalam tahapan pembahasan dokumen perencanaan dan penganggaran daerah sebelum memasuki proses pembahasan bersama antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.

Dalam sidang paripurna, Aprinaldi menegaskan bahwa pembahasan KUA-PPAS merupakan tahapan strategis dalam penyusunan APBD, karena akan menjadi dasar penetapan arah kebijakan pembangunan, program prioritas, serta alokasi anggaran pemerintah daerah pada tahun 2027.

Penyampaian jawaban eksekutif merupakan tindak lanjut atas berbagai pandangan, masukan, kritik, dan saran yang telah disampaikan oleh seluruh fraksi DPRD pada rapat sebelumnya. Melalui jawaban tersebut, pemerintah daerah memberikan penjelasan terhadap berbagai isu yang menjadi perhatian legislatif, sekaligus menyamakan persepsi dalam penyusunan kebijakan anggaran yang efektif, efisien, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Rapat paripurna dihadiri oleh Wakil Bupati Padang Pariaman, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang diundang, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, serta anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman.

Suasana rapat berlangsung tertib dan konstruktif dengan fokus pembahasan pada substansi kebijakan anggaran, prioritas pembangunan daerah, serta upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pengelolaan APBD yang akuntabel dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Melalui tahapan pembahasan KUA-PPAS tersebut, DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan terhadap arah kebijakan fiskal daerah yang selaras dengan visi pembangunan daerah, kemampuan keuangan daerah, serta aspirasi masyarakat. Hasil pembahasan ini selanjutnya akan menjadi dasar dalam penyusunan Rancangan APBD Kabupaten Padang Pariaman Tahun Anggaran 2027.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

Padang – Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri pelantikan Pengurus dan Dewan Kehormatan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang masa bakti 2026–2031 yang berlangsung di The Axana Hotel Padang, Rabu (22/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen organisasi kemanusiaan dalam meningkatkan pelayanan sosial dan kebencanaan bagi masyarakat Kota Padang.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat, Aristo Munandar. Dalam kesempatan itu, Zulhardi Z. Latif kembali dipercaya memimpin PMI Kota Padang sebagai Ketua untuk periode kedua setelah memperoleh amanah dari forum organisasi.

Selain Ketua PMI Kota Padang, turut dilantik jajaran Dewan Kehormatan, para Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, serta para Kepala Bidang yang akan menjalankan roda organisasi selama lima tahun ke depan. Kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat kapasitas organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan kemanusiaan, serta memperluas jangkauan program PMI di berbagai sektor.

Dalam sambutannya, Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus dan Dewan Kehormatan PMI Kota Padang yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta terus menghadirkan program-program kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurut Fadly Amran, PMI memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam berbagai kegiatan sosial, mulai dari pelayanan donor darah, penanganan bencana, bantuan kemanusiaan, hingga edukasi kesehatan dan pembinaan relawan. Karena itu, sinergi antara Pemerintah Kota Padang dan PMI harus terus diperkuat agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

"PMI merupakan organisasi kemanusiaan yang selalu hadir di tengah masyarakat ketika dibutuhkan. Pemerintah Kota Padang memberikan apresiasi atas dedikasi seluruh relawan dan pengurus PMI yang selama ini telah bekerja tanpa mengenal lelah membantu masyarakat," ujarnya.

Fadly juga menegaskan bahwa Kota Padang sebagai daerah yang memiliki potensi bencana membutuhkan organisasi kemanusiaan yang tangguh, profesional, dan responsif. Oleh sebab itu, keberadaan PMI menjadi bagian penting dalam mendukung upaya mitigasi, kesiapsiagaan, hingga penanganan kondisi darurat.

Ia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, TNI, Polri, rumah sakit, dunia usaha, dan organisasi kemasyarakatan, sehingga setiap aksi kemanusiaan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Sementara itu, Ketua PMI Sumatera Barat Aristo Munandar mengingatkan agar seluruh pengurus yang baru dilantik menjaga integritas organisasi dan terus meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan. Menurutnya, PMI harus mampu menjadi organisasi yang adaptif terhadap berbagai tantangan, termasuk menghadapi potensi bencana dan kebutuhan pelayanan sosial yang terus berkembang.

Dengan dilantiknya kepengurusan PMI Kota Padang periode 2026–2031, diharapkan organisasi tersebut semakin solid dalam menjalankan misi kemanusiaan, memperkuat jaringan relawan, meningkatkan pelayanan donor darah, serta menjadi garda terdepan dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Sinergi yang kuat antara PMI dan Pemerintah Kota Padang juga diharapkan mampu mewujudkan pelayanan kemanusiaan yang lebih cepat, profesional, dan berkelanjutan bagi seluruh warga Kota Padang.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

Padang – Pemerintah Kota Padang terus memperkuat komitmen dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman. Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Padang, Fadly Amran, saat menerima audiensi Tim Peneliti SETARA Institute di Ruang VIP Rumah Dinas Wali Kota Padang, Rabu (22/7/2026).

Audiensi tersebut membahas hasil kajian Indeks Kota Toleran (IKT) yang disusun SETARA Institute sekaligus menjadi ruang diskusi mengenai berbagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas kehidupan sosial masyarakat yang inklusif, rukun, dan saling menghormati di Kota Padang.

Dalam pertemuan itu, Fadly Amran menegaskan bahwa Kota Padang merupakan daerah yang memiliki tingkat keberagaman yang tinggi. Selain didominasi masyarakat Minangkabau, kota ini juga dihuni oleh berbagai kelompok etnis, seperti Tionghoa, India, Nias, Batak, Jawa, Sunda, serta masyarakat dari berbagai daerah lainnya di Indonesia yang hidup berdampingan dan berkontribusi terhadap pembangunan kota.

Menurut Fadly, keberagaman tersebut merupakan aset penting yang harus dijaga bersama. Ia menilai nilai-nilai toleransi tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan pemerintah, tetapi juga harus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari melalui komunikasi yang baik, dialog antarumat beragama, penghormatan terhadap perbedaan, serta semangat gotong royong di tengah masyarakat.

"Pemerintah Kota Padang berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang-ruang dialog, memperkuat mediasi sosial, serta membangun kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat agar keberagaman menjadi kekuatan dalam mewujudkan persatuan," ujarnya.

Fadly juga menyampaikan bahwa berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kota Padang selalu mengedepankan prinsip inklusivitas, sehingga seluruh warga memperoleh kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam pembangunan tanpa membedakan latar belakang suku, agama, ras, maupun budaya.

Sebagai bentuk nyata komitmen tersebut, Pemerintah Kota Padang akan menyelenggarakan Padang Harmony Festival atau Padang Multi-etnis Festival yang akan menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 pada Agustus 2026.

Festival ini dirancang sebagai wadah untuk mempererat persaudaraan antaretnis sekaligus menampilkan kekayaan budaya yang dimiliki Kota Padang. Berbagai pertunjukan seni, budaya, kuliner, hingga tradisi dari beragam komunitas etnis dijadwalkan akan ditampilkan sebagai simbol persatuan dalam keberagaman.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Padang berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga toleransi, memperkuat rasa saling menghormati, serta membangun kebersamaan sebagai modal utama dalam mewujudkan kota yang aman, damai, dan inklusif.

Sementara itu, Tim Peneliti SETARA Institute mengapresiasi keterbukaan Pemerintah Kota Padang dalam menerima masukan terkait hasil studi Indeks Kota Toleran. Dialog yang berlangsung juga membahas berbagai indikator penilaian serta langkah-langkah yang dapat dilakukan pemerintah daerah bersama masyarakat sipil untuk memperkuat praktik-praktik toleransi di tingkat lokal.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara Pemerintah Kota Padang dan SETARA Institute dalam mendorong penguatan nilai-nilai demokrasi, penghormatan terhadap keberagaman, serta terciptanya kehidupan sosial yang harmonis dan berkeadilan bagi seluruh warga Kota Padang.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

Padang – SMP Negeri 39 Padang menjadi salah satu satuan pendidikan di Kota Padang yang memperoleh alokasi Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan representatif.

Kepala SMP Negeri 39 Padang, Mardial Yusri, S.Pd., menjelaskan bahwa sekolah yang dipimpinnya menerima anggaran sebesar Rp860 juta untuk pelaksanaan rehabilitasi sejumlah fasilitas pendidikan. Pekerjaan revitalisasi dijadwalkan berlangsung selama empat bulan," jelasnya saat di temui di ruang kerjanya pada 9 / 7/ 2026.

"Kegiatan revitalisasi ini meliputi rehabilitasi tujuh ruang kelas, satu ruang perpustakaan, satu ruang tata usaha, serta satu unit toilet sekolah. Program ini bukan hanya memperbaiki bangunan yang sudah mengalami penurunan kualitas, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan bagi peserta didik," ujar Mardial Yusri saat ditemui di ruang kerjanya.

Ia menuturkan, pelaksanaan revitalisasi diharapkan mampu menghadirkan fasilitas belajar yang lebih layak sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung secara optimal. Menurutnya, lingkungan sekolah yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Selama proses rehabilitasi berlangsung, pihak sekolah melakukan penyesuaian terhadap kegiatan belajar mengajar agar aktivitas pendidikan tetap berjalan tanpa mengganggu target penyelesaian pembangunan. Untuk itu, sekolah menerapkan sistem pembelajaran dua shift, yakni pagi dan siang.

"Kami membagi kegiatan belajar mengajar menjadi dua shift agar seluruh siswa tetap dapat mengikuti pembelajaran secara maksimal meskipun sebagian ruang kelas sedang direnovasi," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMPN 39 Padang didampingi jajaran Komite Sekolah serta Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kota Padang. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mengawal pelaksanaan program revitalisasi agar berjalan sesuai rencana.

Pihak sekolah juga berharap proses pembangunan dapat berlangsung aman, tertib, dan selesai tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Koordinasi dengan pelaksana pekerjaan akan terus dilakukan untuk memastikan kualitas pembangunan tetap terjaga tanpa mengganggu aktivitas belajar siswa.

Mardial Yusri turut mengajak seluruh masyarakat, khususnya para orang tua dan wali murid, untuk memberikan dukungan terhadap pelaksanaan revitalisasi tersebut.

"Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat serta wali murid agar proses revitalisasi ini berjalan lancar, tanpa kendala, sehingga nantinya siswa dapat menikmati fasilitas belajar yang lebih baik, aman, dan nyaman," tuturnya.

Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang dilaksanakan Kemendikdasmen RI merupakan salah satu strategi pemerintah dalam mempercepat pemerataan kualitas pendidikan nasional melalui peningkatan infrastruktur sekolah. Dengan adanya pembaruan sarana dan prasarana, diharapkan proses belajar mengajar di SMP Negeri 39 Padang semakin berkualitas dan mampu mendukung lahirnya sumber daya manusia yang unggul di masa mendatang.

Editor : Ayu

 

REALITANUSANTARA.COM

Sumbar – Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., menegaskan komitmen Polda Sumbar dalam memperkuat tata kelola organisasi yang profesional, akuntabel, dan berintegritas melalui Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II Tahun Anggaran 2026 aspek pelaksanaan dan pengendalian yang digelar di Ruang Jenderal Hoegeng, Lantai IV Mapolda Sumbar, Kamis (16/7).

Kegiatan tersebut dihadiri Irwil I Itwasum Polri Brigjen Pol. Mansjur, S.H., S.I.K., selaku pengendali audit, Ketua Tim Audit Kinerja Tahap II Itwasum Polri beserta anggota, Wakapolda Sumbar, para Pejabat Utama Polda Sumbar, serta Kapolres dan Kapolresta jajaran Polda Sumbar.

Taklimat akhir menjadi penutup rangkaian Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II yang telah berlangsung sejak 6 hingga 16 Juli 2026. Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan tabulasi hasil audit sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas tata kelola dan akuntabilitas pelaksanaan tugas di lingkungan Polda Sumbar.

Dalam sambutannya, Kapolda Sumbar menyampaikan bahwa audit kinerja merupakan bagian penting dari transformasi pengawasan dalam mendukung terwujudnya Polri Presisi. Menurutnya, pengawasan yang dilaksanakan secara profesional akan mendorong terciptanya budaya kerja yang berintegritas, didukung sumber daya manusia yang kompeten, serta mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

“Transformasi pengawasan merupakan salah satu pilar penting dalam mewujudkan Polri Presisi. Melalui audit kinerja ini, kita dapat memastikan setiap program dan kegiatan berjalan sesuai ketentuan, sekaligus menjadi sarana evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja organisasi,” ujar Kapolda.

Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada Tim Audit Itwasum Polri atas pelaksanaan audit yang dilakukan secara independen, objektif, dan profesional selama sepuluh hari di Polda Sumbar. Menurutnya, berbagai arahan dan rekomendasi yang diberikan merupakan masukan konstruktif bagi seluruh satuan kerja dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas.

Lebih lanjut, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy menginstruksikan seluruh Kasatker dan Kasatwil agar segera menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil audit secara tepat waktu sehingga menjadi langkah nyata dalam penyempurnaan tata kelola organisasi.

“Saya meminta seluruh Kasatker dan Kasatwil segera menindaklanjuti setiap rekomendasi yang telah diberikan, baik yang tercantum dalam tabulasi maupun hasil konsultasi, paling lambat 15 hari setelah tabulasi diterima. Jadikan hasil audit ini sebagai momentum untuk terus berbenah dan memperkuat akuntabilitas serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Kapolda kembali mengucapkan terima kasih kepada Irwil I beserta Tim Audit Itwasum Polri atas bimbingan, arahan, dan pendampingan yang telah diberikan. Ia berharap semangat perbaikan yang dibangun melalui audit kinerja dapat semakin memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan profesionalisme personel, serta mendukung terwujudnya pelayanan Polri yang Presisi dan semakin dipercaya masyarakat.

REALITANUSANTARA.COM

Padang – Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-66 yang jatuh pada 22 Juli 2026, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh insan Adhyaksa di Indonesia sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi Kejaksaan Republik Indonesia dalam menegakkan supremasi hukum.

Ucapan tersebut disampaikan melalui publikasi resmi yang menampilkan Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H. bersama Wadirlantas Polda Sumbar AKBP Yudho Huntoro, S.I.K., M.I.K. sebagai simbol komitmen memperkuat sinergi antar-aparat penegak hukum.

Momentum Hari Bhakti Adhyaksa menjadi pengingat pentingnya kolaborasi antara Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Kejaksaan Republik Indonesia dalam mewujudkan sistem penegakan hukum yang profesional, transparan, berintegritas, serta berkeadilan bagi seluruh masyarakat.

Melalui peringatan ini, Ditlantas Polda Sumbar berharap hubungan kerja sama yang telah terjalin dengan Kejaksaan semakin erat, khususnya dalam mendukung penanganan perkara, penegakan hukum di bidang lalu lintas, serta pelayanan kepada masyarakat yang mengedepankan kepastian hukum.

Mengusung semangat kebersamaan, Ditlantas Polda Sumbar turut menyampaikan harapan agar Kejaksaan Republik Indonesia terus menjadi institusi yang dipercaya masyarakat dalam menjaga keadilan dan mengawal supremasi hukum di Indonesia.

Sebagaimana tertuang dalam ucapan tersebut, Ditlantas Polda Sumbar mengajak seluruh elemen untuk "Bersinergi mewujudkan penegakan hukum yang berintegritas, profesional, dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia." Semangat sinergi ini diharapkan semakin memperkuat koordinasi antarlembaga demi terciptanya keamanan, ketertiban, dan pelayanan hukum yang optimal bagi masyarakat.


Edtr/rptr: Rf


REALITANUSANTARA.COM

Padang – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan apel pagi yang digelar Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat. Kegiatan dipimpin langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., yang diikuti seluruh personel Ditlantas Polda Sumbar.

Usai pelaksanaan apel pagi, kegiatan dilanjutkan dengan acara syukuran sederhana berupa pemotongan tumpeng sebagai bentuk apresiasi dan perhatian kepada personel Ditlantas Polda Sumbar yang berulang tahun pada bulan Juli.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq secara langsung memotong tumpeng dan menyerahkannya kepada personel yang berulang tahun. Selain itu, beliau juga memberikan ucapan selamat, doa, serta bingkisan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian personel dalam menjalankan tugas memberikan pelayanan kepada masyarakat. 

Dirlantas Polda Sumbar menyampaikan bahwa momen tersebut bukan sekadar perayaan ulang tahun, tetapi menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, serta menumbuhkan semangat kekeluargaan di lingkungan Ditlantas Polda Sumbar.

"Semoga seluruh personel yang berulang tahun senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, keberkahan, serta semakin semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kekompakan dan rasa saling memiliki adalah modal utama dalam membangun organisasi yang kuat," ujar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq.

Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban. Seluruh personel turut memberikan ucapan selamat kepada rekan-rekan yang berulang tahun, dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan keluarga besar Ditlantas Polda Sumbar.

Melalui kegiatan ini, diharapkan soliditas, loyalitas, dan semangat pengabdian seluruh personel semakin meningkat sehingga mampu mewujudkan pelayanan lalu lintas yang profesional, humanis, dan Presisi kepada masyarakat Sumatera Barat.


Edtr/rptr: Rf

REALITANUSANTARA.COM

Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) resmi memulai proses seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumatera Barat periode 2026–2031. Seleksi yang berlangsung secara terbuka ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menghadirkan kepemimpinan BAZNAS yang profesional, berintegritas, dan mampu memperkuat tata kelola zakat dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Tahapan seleksi dilaksanakan secara bertahap mulai pertengahan Juli hingga Agustus 2026. Melalui proses tersebut, Pemprov Sumbar akan menjaring lima orang pimpinan BAZNAS yang akan mengemban amanah memimpin lembaga pengelola zakat resmi di tingkat provinsi selama lima tahun ke depan.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat, Edi Dharma, menjelaskan bahwa proses seleksi diawali dengan pengumuman sekaligus pendaftaran calon peserta yang dibuka pada 15 hingga 29 Juli 2026. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui Sistem Informasi Manajemen Zakat (SIMZAT) milik Kementerian Agama Republik Indonesia.

Menurut Edi Dharma, seluruh posisi pimpinan BAZNAS Sumbar periode 2026–2031 akan diisi melalui mekanisme seleksi terbuka sehingga memberikan kesempatan yang sama bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk ikut berkompetisi.

"Jumlah kebutuhan pimpinan BAZNAS Provinsi Sumbar untuk periode 2026–2031 sebanyak lima orang. Seluruh posisi tersebut akan diisi melalui mekanisme seleksi yang terbuka," ujar Edi Dharma di Padang, Senin (20/7/2026).

Setelah masa pendaftaran ditutup, Tim Seleksi akan melakukan verifikasi dan seleksi administrasi terhadap seluruh berkas pelamar pada 30 Juli 2026. Hasil pemeriksaan administrasi tersebut dijadwalkan diumumkan kepada publik pada 1 Agustus 2026.

Peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi selanjutnya akan mengikuti seleksi kompetensi yang terdiri atas tes pengetahuan dasar mengenai pengelolaan zakat, tata kelola kelembagaan, regulasi BAZNAS, serta penulisan makalah sebagai bagian dari penilaian kemampuan konseptual dan kepemimpinan. Tahapan ini akan berlangsung pada 3–4 Agustus 2026, sementara hasilnya diumumkan pada 6 Agustus 2026.

Tahapan berikutnya berupa wawancara mendalam yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Agustus 2026. Dalam proses ini, tim seleksi akan menggali kapasitas kepemimpinan, integritas, pengalaman, komitmen, serta visi para peserta dalam mengembangkan BAZNAS Sumbar sebagai lembaga pengelola zakat yang modern, profesional, dan dipercaya masyarakat.

Seluruh rangkaian seleksi tersebut akan menghasilkan 10 besar calon pimpinan BAZNAS Provinsi Sumatera Barat yang dijadwalkan diumumkan pada 11 Agustus 2026. Nama-nama tersebut selanjutnya akan diproses sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku hingga penetapan lima pimpinan definitif.

Pelaksanaan seleksi mengacu pada Surat Tim Seleksi Nomor 400/293/Kesra-2026 tentang Seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumatera Barat Periode 2026–2031, tertanggal 14 Juli 2026, yang ditandatangani oleh Ketua Tim Seleksi, Arry Yuswandi.

Pemprov Sumbar menegaskan bahwa proses seleksi diselenggarakan dengan mengedepankan prinsip objektif, transparan, akuntabel, dan profesional. Pemerintah berharap proses tersebut mampu melahirkan pimpinan BAZNAS yang tidak hanya memiliki kompetensi di bidang pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga mampu membangun inovasi dalam meningkatkan penghimpunan serta pendayagunaan dana umat secara lebih efektif.

Edi Dharma menambahkan, keberadaan pimpinan BAZNAS yang berkualitas diharapkan dapat memperkuat peran lembaga dalam mendukung program pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi umat, peningkatan kesejahteraan mustahik, serta memperluas manfaat zakat sebagai instrumen pembangunan sosial di Sumatera Barat. Dengan kepemimpinan baru yang akan terbentuk melalui seleksi ini, BAZNAS Sumbar diharapkan semakin dipercaya masyarakat dan mampu berkontribusi lebih besar dalam mendukung pembangunan daerah melalui pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan berkelanjutan.

Editor : Deviana

REALITANUSANTARA.COM

PADANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mempercepat pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dengan mengoptimalkan pemanfaatan dana tambahan Transfer ke Daerah (TKD) yang dialokasikan pemerintah pusat. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi nasional dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana, memperbaiki infrastruktur dasar, memulihkan pelayanan publik, menggerakkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat, serta memperkuat sistem mitigasi dan kesiapsiagaan bencana.

Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah saat membuka Rapat Monitoring dan Evaluasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Auditorium Gubernuran Sumbar, Padang, Selasa (21/7/2026). Pertemuan itu dihadiri perwakilan Kementerian Dalam Negeri, kementerian dan lembaga terkait, serta kepala daerah dari kabupaten dan kota penerima dana rehabilitasi dan rekonstruksi.

Mahyeldi mengatakan, tambahan dana TKD merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah pusat dalam membantu daerah mempercepat pemulihan pascabencana. Oleh karena itu, pemerintah daerah diminta segera merealisasikan anggaran sesuai dengan perencanaan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam waktu yang lebih cepat.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan program tidak hanya diukur dari besarnya anggaran yang diserap, tetapi juga dari kualitas pembangunan yang dihasilkan, ketepatan sasaran, serta dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Tambahan TKD harus dimanfaatkan secara optimal untuk mempercepat pemulihan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Seluruh pemerintah daerah perlu mempercepat pelaksanaan kegiatan agar manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat," ujar Mahyeldi.

Selain percepatan pelaksanaan program, gubernur juga meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota memperkuat perencanaan pembangunan, menyusun skala prioritas berdasarkan tingkat kebutuhan masyarakat, serta mendokumentasikan setiap tahapan pelaksanaan sebagai bagian dari evaluasi dan akuntabilitas penggunaan anggaran.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi kepada masyarakat melalui publikasi capaian pembangunan secara berkala. Menurutnya, keterbukaan informasi akan memperkuat kepercayaan publik sekaligus menjadi bentuk pertanggungjawaban pemerintah dalam mengelola dana negara.

Dalam kesempatan yang sama, Kasubdit Perencanaan Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Fernando Siagian, yang mewakili Sekretaris Jenderal Bidang Keuangan Kemendagri, menyampaikan bahwa seluruh tambahan dana TKD bagi daerah terdampak bencana telah selesai disalurkan sejak April 2026.

Fernando meminta seluruh pemerintah daerah segera mempercepat realisasi anggaran karena dana tersebut secara khusus diperuntukkan untuk mendukung rehabilitasi infrastruktur, rekonstruksi fasilitas umum, pemulihan ekonomi masyarakat, serta penguatan kapasitas daerah dalam menghadapi potensi bencana.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih antisipatif. Menurutnya, pemerintah daerah perlu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman musim kemarau panjang dan fenomena El Nino melalui perencanaan yang lebih matang sehingga penanganan bencana tidak lagi bersifat reaktif.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Bidang Politik dan Media, Kastorius Sinaga, memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Berdasarkan hasil monitoring Satgas Nasional Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Sumatera Barat tercatat sebagai salah satu dari tiga provinsi dengan progres pemulihan pascabencana tercepat di Indonesia. Capaian tersebut dinilai menunjukkan efektivitas koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota dalam menjalankan program rehabilitasi.

Di sektor pertanian, rehabilitasi lahan sawah yang sebelumnya terdampak bencana juga menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga pertengahan 2026, proses pemulihan lahan telah mencapai sekitar 98 persen sehingga sebagian besar area pertanian telah kembali memasuki musim tanam dan mendukung pemulihan ekonomi masyarakat.

Secara nasional, pemerintah pusat mengalokasikan tambahan Transfer ke Daerah sebesar Rp10,6 triliun untuk mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di berbagai daerah terdampak bencana.

Dari total anggaran tersebut, Provinsi Sumatera Barat menerima alokasi sekitar Rp2,71 triliun yang disalurkan secara bertahap sejak Februari hingga April 2026.

Khusus Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, pemerintah pusat mengalokasikan dana sebesar Rp534 miliar yang dikelola oleh 23 Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sebagian besar anggaran dialokasikan kepada Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang, serta sejumlah OPD lainnya yang bertanggung jawab terhadap pembangunan infrastruktur, rehabilitasi fasilitas publik, penguatan pengendalian bencana, dan pemulihan sektor strategis.

Pemerintah berharap percepatan realisasi dana tersebut mampu mempercepat penyelesaian berbagai proyek rehabilitasi dan rekonstruksi sehingga infrastruktur dasar dapat kembali berfungsi secara optimal, pelayanan publik semakin membaik, aktivitas ekonomi masyarakat pulih, serta ketahanan daerah terhadap risiko bencana semakin kuat.

Optimalisasi dana TKD ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan setiap rupiah anggaran negara memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat pembangunan daerah yang tangguh, berkelanjutan, dan siap menghadapi tantangan bencana di masa mendatang.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

Padang – Wali Kota Padang Fadly Amran melakukan kunjungan kerja ke Markas Kodaeral II Padang, Senin (20/7/2026), sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Padang dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL). Kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam membangun kolaborasi lintas sektor guna mendukung kelancaran berbagai agenda strategis daerah, khususnya penyelenggaraan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357.

Kedatangan Wali Kota Padang bersama jajaran Pemerintah Kota disambut langsung oleh Komandan Kodaeral II Padang, Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung, didampingi para pejabat utama Kodaeral II. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan komitmen kedua institusi untuk terus memperkuat kerja sama dalam mendukung pembangunan serta menjaga stabilitas dan keamanan wilayah.

Dalam kesempatan tersebut, Fadly Amran menjelaskan bahwa kunjungan kerja ini merupakan bagian dari penguatan koordinasi antara pemerintah daerah dan unsur TNI AL. Menurutnya, sinergi yang telah terjalin selama ini perlu terus ditingkatkan agar berbagai program pembangunan maupun agenda besar Kota Padang dapat berjalan dengan baik.

Salah satu fokus utama pembahasan adalah persiapan Hari Jadi Kota Padang ke-357 yang akan berlangsung pada 6 hingga 10 Agustus 2026. Pemerintah Kota Padang berharap dukungan dari TNI AL, khususnya Kodaeral II Padang, dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menyukseskan rangkaian kegiatan yang diperkirakan akan dihadiri ribuan masyarakat dan tamu dari berbagai daerah.

Fadly Amran menegaskan bahwa peringatan HJK tahun ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat promosi potensi Kota Padang di tingkat nasional maupun internasional.

"Tahun ini Hari Jadi Kota Padang mengusung tema 'Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City'. Tema tersebut merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kota Padang dalam memperkenalkan kekayaan kuliner, budaya, dan tradisi lokal sebagai identitas daerah sekaligus memperkuat posisi Padang menuju pengakuan sebagai Kota Gastronomi Dunia oleh UNESCO," ujarnya.

Melalui tema tersebut, Pemerintah Kota Padang akan menghadirkan berbagai kegiatan yang menampilkan kekayaan kuliner khas Minangkabau, seni budaya, ekonomi kreatif, hingga promosi destinasi wisata unggulan. Seluruh rangkaian acara dirancang untuk memberikan pengalaman autentik kepada masyarakat dan wisatawan mengenai cita rasa, budaya, serta kearifan lokal Kota Padang.

Selain membahas kesiapan HJK, pertemuan juga menjadi ajang bertukar pandangan mengenai peluang kerja sama di berbagai bidang, termasuk penguatan sektor kemaritiman, pengembangan pariwisata pesisir, penanggulangan bencana, hingga pembinaan masyarakat. Pemerintah Kota Padang menilai keterlibatan TNI AL sangat strategis mengingat posisi Kota Padang sebagai daerah pesisir yang memiliki potensi besar di sektor kelautan dan pariwisata bahari.

Dengan semakin eratnya kolaborasi antara Pemerintah Kota Padang dan Kodaeral II Padang, diharapkan seluruh rangkaian Hari Jadi Kota Padang ke-357 dapat berlangsung aman, tertib, dan sukses, sekaligus menjadi ajang memperkuat citra Kota Padang sebagai destinasi wisata dan gastronomi berkelas dunia.

Editor : Ayu

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.