Latest Post

REALITANUSANTARA.COM

PADANG — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Barat (DPRD Sumbar), Nanda Satria, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial kepada masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Taman Melati Joya, Kota Padang, Jumat (13/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Nanda Satria menjelaskan bahwa peraturan daerah merupakan turunan dari undang-undang yang dibentuk dan disahkan oleh DPRD bersama pemerintah daerah melalui mekanisme rapat paripurna. Oleh karena itu, keberadaan perda sangat penting sebagai landasan hukum dalam menjalankan berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam bidang kesejahteraan sosial.

Menurut Nanda, sosialisasi Perda Nomor 8 Tahun 2019 ini bertujuan agar masyarakat memahami secara jelas berbagai program kesejahteraan sosial yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah, sekaligus mengetahui prosedur serta persyaratan untuk memperoleh bantuan sosial yang tersedia.

Ia menekankan bahwa masyarakat juga perlu memahami pembagian kewenangan antara pemerintah kota/kabupaten dengan pemerintah provinsi dalam menjalankan program-program sosial.

“Kita harus mengetahui mana yang menjadi tugas dan fungsi pemerintah kota dan mana yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi. Dengan begitu masyarakat bisa memahami ke mana harus menyampaikan aspirasi atau permohonan bantuan,” ujar Nanda.

Dalam kegiatan tersebut, Nanda juga membuka ruang dialog bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai masukan dan aspirasi terkait pelaksanaan program kesejahteraan sosial di tengah masyarakat.

“Saya berharap masyarakat dapat memberikan masukan terkait program kesejahteraan sosial ini. Jika ada usulan atau persoalan di lapangan, tentu akan kita bawa dan bahas di DPRD untuk dicarikan solusi sesuai dengan aturan yang berlaku,” tambahnya.

Lebih lanjut, Nanda menjelaskan bahwa Perda tentang penyelenggaraan kesejahteraan sosial ini menyangkut kepentingan masyarakat luas, sehingga perlu pengaturan yang jelas agar pelaksanaannya terarah dan didukung dengan alokasi anggaran yang tepat.

Ia juga mengimbau kepada peserta sosialisasi agar dapat menyampaikan kembali informasi yang diperoleh kepada masyarakat di lingkungan masing-masing, sehingga semakin banyak warga yang memahami manfaat serta mekanisme program bantuan sosial dari pemerintah.

“Saya berharap bapak dan ibu dapat menyampaikan kembali kepada masyarakat tentang fungsi dari Perda Kesejahteraan Sosial ini, sehingga masyarakat mengetahui bagaimana cara mendapatkan bantuan serta apa saja syarat yang harus dipenuhi,” katanya.

Pada kegiatan sosialisasi tersebut, Nanda Satria turut menghadirkan narasumber dari Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat, yakni Putri Ivoni. Kehadiran narasumber tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada masyarakat mengenai berbagai program kesejahteraan sosial yang dikelola oleh pemerintah provinsi.

Dalam pemaparannya, Putri Ivoni menjelaskan bahwa bantuan sosial dari pemerintah tidak dapat diberikan kepada seluruh masyarakat secara langsung, melainkan harus melalui proses verifikasi dan memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan.

“Bantuan dari pemerintah melalui Dinas Sosial memang ditujukan untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Namun tentu ada mekanisme, proses pendataan, serta persyaratan yang harus dipenuhi,” jelas Putri.

Ia menambahkan bahwa terdapat berbagai jenis program bantuan sosial yang memiliki tugas dan fungsi masing-masing. Oleh karena itu, masyarakat perlu memahami perbedaan dari setiap program bantuan tersebut agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam proses pengajuan bantuan.

Putri juga berharap melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat dapat memperoleh pemahaman yang lebih jelas mengenai program kesejahteraan sosial yang ada, termasuk bagaimana prosedur serta tahapan yang harus dilalui untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“Saya berharap masyarakat dapat memahami prosesnya, sehingga jika membutuhkan bantuan dari pemerintah sudah mengetahui prosedur dan persyaratan yang harus dipenuhi,” tutupnya.

Editor : Deviana 

 

REALITANUSANTARA.COM

PADANG – Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) kembali menggelar kegiatan keagamaan yang melibatkan masyarakat luas melalui agenda Tabligh Akbar Polda Sumbar. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 16 Maret 2026, bertempat di Masjid Raya Syekh Khatib Al-Minangkabawi, Kota Padang.

Dalam kegiatan ini, Polda Sumbar menghadirkan ulama dan dai nasional ternama, Abdul Somad, yang akan menyampaikan tausiah kepada ribuan jamaah yang diperkirakan akan memadati kawasan masjid terbesar di Sumatera Barat tersebut. Acara direncanakan dimulai sekitar pukul 12.30 WIB dan terbuka bagi seluruh masyarakat.

Tabligh akbar ini merupakan inisiatif Kapolda Sumbar Gatot Tri Suryanta bersama Wakapolda Sumbar Solihin sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan spiritual serta mempererat hubungan antara institusi kepolisian dengan masyarakat, khususnya dalam suasana bulan suci Ramadan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumbar Susmelawati Rosya menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah melakukan berbagai persiapan guna menyukseskan kegiatan tersebut. Persiapan meliputi koordinasi dengan pengurus masjid, penataan lokasi acara, hingga pengamanan yang melibatkan personel kepolisian di sekitar area kegiatan.

Menurutnya, kehadiran Ustadz Abdul Somad diharapkan mampu memberikan pencerahan keagamaan sekaligus memperkuat nilai-nilai persaudaraan di tengah masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Sumatera Barat untuk dapat menghadiri kegiatan tabligh akbar tersebut sebagai sarana memperdalam ilmu agama serta mempererat silaturahmi.

Selain itu, Polda Sumbar juga akan menyiapkan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di sekitar kawasan masjid untuk mengantisipasi tingginya jumlah jamaah yang hadir. Petugas akan ditempatkan di sejumlah titik strategis guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat serta menjaga keamanan selama acara berlangsung.

Masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan ini diimbau untuk datang lebih awal serta tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Dengan demikian, tabligh akbar yang digelar Polda Sumbar ini diharapkan dapat berjalan dengan lancar, khidmat, dan memberikan manfaat spiritual bagi seluruh jamaah yang hadir, sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Sumatera Barat.

Editor : Rafi

REALITANUSANTARA.COM

PESISIR SELATAN — Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Barat, Doni Harsiva Yandra, melaksanakan kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah Regional kepada masyarakat di Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, Jumat (13/3/2026).

Kegiatan sosialisasi tersebut berlangsung di Posko Kelompok Tani Batu Tapak, Kampung Koto Merapak, Nagari Padang XI Punggasan, dan diikuti oleh berbagai unsur masyarakat serta perangkat nagari setempat. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih luas kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah secara terpadu dan berkelanjutan, sekaligus mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Dalam sambutannya, Doni Harsiva Yandra menegaskan bahwa persoalan sampah merupakan isu lingkungan yang harus ditangani secara bersama-sama oleh seluruh elemen masyarakat. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Menurutnya, melalui Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2018, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah menetapkan kebijakan dan sistem pengelolaan sampah regional yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Perda tersebut mengatur berbagai tahapan dalam pengelolaan sampah, mulai dari upaya pengurangan sampah dari sumbernya, pemilahan sampah rumah tangga, pengangkutan, hingga proses pengolahan sampah secara ramah lingkungan.

“Melalui kegiatan sosialisasi ini kita berharap masyarakat semakin memahami bagaimana cara mengelola sampah dengan baik. Jika dikelola secara benar, sampah tidak hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga dapat memberikan manfaat dan nilai ekonomi bagi masyarakat,” ujar Doni.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mulai membiasakan diri melakukan pemilahan sampah di tingkat rumah tangga, memanfaatkan kembali sampah yang masih dapat digunakan, serta mengurangi penggunaan bahan yang berpotensi menambah volume sampah.

Selain itu, kegiatan sosialisasi ini juga menghadirkan narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat. Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 serta Peningkatan Kapasitas (PSLB3PK), Wardoyo, A.Md.T., M.Si, turut memberikan pemaparan mengenai kebijakan dan teknis pengelolaan sampah yang diterapkan di daerah.

Dalam paparannya, Wardoyo menjelaskan bahwa pengelolaan sampah yang efektif memerlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait. Ia juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai pola pengelolaan sampah yang ramah lingkungan serta pemanfaatan sampah yang dapat didaur ulang.

Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat serta unsur pemerintahan nagari, di antaranya Wali Nagari Punggasan Timur, Wali Nagari Padang XI Punggasan, Wali Nagari Lagan Mudik Punggasan, dan Wali Nagari Muara Gadang Punggasan. Turut hadir pula anggota Badan Musyawarah (Bamus) dari beberapa nagari, tokoh masyarakat, Bundo Kanduang, kelompok kader senam, pemuda-pemudi, serta masyarakat setempat yang antusias mengikuti jalannya kegiatan.

Dalam sesi dialog, masyarakat juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai pertanyaan dan pandangan terkait kondisi pengelolaan sampah di lingkungan mereka. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan yang disampaikan kepada narasumber.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta mampu menerapkan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik di tingkat rumah tangga maupun di lingkungan nagari.

Doni Harsiva Yandra berharap, dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah, implementasi Perda Nomor 8 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah Regional dapat berjalan lebih optimal di berbagai daerah di Sumatera Barat, sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Editor : Deviana 

REALITANUSANTARA.COM

Padang Pariaman — Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis menghadiri sekaligus menutup kegiatan Pesantren Ramadhan Tahun 1447 H / 2026 M tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Padang Pariaman yang digelar di Masjid Baiturahmah Lubuk Alung, Jumat (13/03/2026).

Kegiatan penutupan berlangsung khidmat dan penuh semangat. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh peserta pesantren, dilanjutkan dengan penampilan tahfiz Al-Qur’an sambung ayat. Dalam sesi tersebut, para peserta menunjukkan kemampuan hafalan mereka dengan melanjutkan potongan ayat yang dilantunkan langsung oleh Bupati John Kenedy Azis.

Empat peserta yang berhasil melanjutkan bacaan Al-Qur’an dengan baik mendapatkan apresiasi dari Bupati berupa seragam sekolah gratis, buku, serta perlengkapan sekolah untuk satu tahun penuh.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian kultum oleh salah satu peserta pesantren, Muhammad Zikri Ilham, yang menyampaikan ceramah singkat dengan penuh semangat dan makna. Atas keberaniannya tampil di hadapan para peserta dan undangan, ia juga mendapatkan hadiah berupa seragam, buku, dan perlengkapan sekolah selama satu tahun. Apresiasi yang sama juga diberikan kepada Alwi yang membacakan hafalan Al-Qur’annya serta peserta lain yang turut tampil dalam kegiatan tersebut.

Bupati John Kenedy Azis menegaskan pentingnya penanaman nilai adab dan etika kepada generasi muda sejak dini. Ia mengingatkan para siswa untuk membiasakan sikap menghargai orang lain, terutama ketika seseorang sedang berbicara atau membaca Al-Qur’an di depan umum.

“Yang pertama saya sampaikan kepada ananda semua, kita harus mengutamakan adab dan etika. Ketika orang sedang berbicara di depan atau membaca Al-Qur’an, kita harus diam dan menghargainya. Nilai-nilai inilah yang harus terus ditanamkan oleh bapak ibu guru kepada anak-anak kita,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan bahwa sikap saling menghargai dan memahami satu sama lain akan membentuk karakter generasi muda yang lebih baik.

Menurutnya, jika nilai tersebut diterapkan dengan baik, maka berbagai perilaku negatif seperti perundungan (bullying), kekerasan, maupun kenakalan remaja dapat diminimalisir. “Masa depan negeri ini ada di tangan ananda semua. Karena itu saya berharap sikap-sikap yang belum baik dapat diperbaiki sejak sekarang,” tambahnya.

Selain itu, ia juga mengimbau para guru agar memberikan perhatian khusus kepada siswa yang belum berani tampil atau masih belum lancar membaca Al-Qur’an agar proses pembelajaran dapat merata.

“Saya berharap bapak ibu guru dapat memperhatikan anak-anak yang belum bisa tampil atau belum lancar membaca Al-Qur’an, sehingga semua anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan membanggakan orang tua, guru, serta bangsa,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Bupati John Kenedy Azis turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh guru, panitia, serta pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan Pesantren Ramadhan tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para asisten dan staf ahli, kepala perangkat daerah, camat dan wali nagari, kepala sekolah SD dan SMP, niniak mamak, cadiak pandai, tokoh masyarakat, serta para guru dan peserta Pesantren Ramadhan. (Diskominfo)

REALITANUSANTARA.COM

SOLOK - Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH yang didampingi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Solok Ny. Nia Jon F Pandu, S. Si, M. Si menyerahkan bantuan sembako serta bantuan program bedah rumah dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Solok kepada keluarga Rice di Nagari Saniang Baka, Kecamatan X Koto Singkarak, pada Kamis (12/03/26).

Penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah bersama Baznas Kabupaten Solok dalam membantu masyarakat kurang mampu agar dapat memenuhi kebutuhan dasar sekaligus memiliki tempat tinggal yang lebih layak.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Solok menyampaikan bahwa program bantuan sembako dan bedah rumah dari Baznas merupakan salah satu upaya nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan perhatian dan bantuan.

“Bantuan ini merupakan wujud kepedulian bersama melalui Baznas Kabupaten Solok kepada masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan sembako ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, dan program bedah rumah dapat memberikan tempat tinggal yang lebih layak bagi keluarga penerima,” ujar Bupati.

Bupati juga mengapresiasi Baznas Kabupaten Solok yang terus aktif menyalurkan zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan di berbagai nagari di Kabupaten Solok.

Sementara itu, perwakilan Baznas Kabupaten Solok menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan berasal dari pengumpulan zakat para muzakki di Kabupaten Solok yang kemudian disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat serta memberikan semangat baru bagi keluarga penerima untuk menjalani kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung dengan penuh rasa kebersamaan dan dihadiri oleh perangkat nagari, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat yang turut menyaksikan penyerahan bantuan tersebut.

Dengan adanya program bantuan sembako dan bedah rumah dari Baznas Kabupaten Solok ini, diharapkan dapat memberikan manfaat nyata serta memperkuat semangat gotong royong dalam membantu sesama di tengah masyarakat.

Turut Hadir, Sekda Kabupaten Solok Medison, Asisten, Kepala OPD, Camat Singkarak, Walinagari Saniang Baka beserta Jajaran.

REALITANUSANTARA.COM

SOLOK - Tim Safari Ramadhan (TSR) Pemerintah Kabupaten Solok yang dipimpin langsung oleh Bupati Solok mengunjungi Mushola Al Furqon di Jorong Balai Batingkah, Nagari Saniang Baka, Kecamatan X Koto Singkarak, dalam rangka mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menyemarakkan bulan suci Ramadhan, Kamis (12/03/26)

Kunjungan tersebut disambut hangat oleh masyarakat setempat, tokoh agama, tokoh masyarakat serta pengurus mushola. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan shalat Isya dan Tarawih berjamaah bersama masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Solok menyampaikan bahwa kegiatan Tim Safari Ramadhan merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Solok setiap bulan Ramadhan sebagai sarana untuk menjalin silaturahmi serta mendengarkan langsung aspirasi masyarakat di nagari-nagari.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah.

“Melalui kegiatan Safari Ramadhan ini, pemerintah daerah ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Selain mempererat silaturahmi, kami juga ingin mendengar langsung aspirasi masyarakat agar pembangunan di Kabupaten Solok dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Solok juga menyerahkan bantuan untuk Mushola Al Furqon sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sarana ibadah dan kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.

Pengurus Mushola Al Furqon menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan Tim Safari Ramadhan Kabupaten Solok serta bantuan yang diberikan. Mereka berharap perhatian dari pemerintah daerah dapat terus berlanjut demi kemajuan sarana ibadah dan kesejahteraan masyarakat di Nagari Saniang Baka.

Kegiatan Safari Ramadhan tersebut berlangsung penuh keakraban dan diakhiri dengan doa bersama agar Kabupaten Solok senantiasa diberkahi, aman, serta masyarakatnya selalu hidup dalam kebersamaan dan keberkahan di bulan suci Ramadhan.

Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu, S. Si, M. Si, Sekda Kabupaten Solok Medison, Asisten, Kepala OPD camat Singkatak, Walinagari Saniang Baka

REALITANUSANTARA.COM

Padang – Kepolisian Sektor (Polsek) Padang Selatan menyiapkan langkah pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, khususnya di kawasan objek wisata Pantai Air Manis, Kota Padang, yang diprediksi akan dipadati pengunjung selama libur Lebaran.

Kapolsek Padang Selatan, AKP Pol Nirdes Ali, SH. MM, mengatakan bahwa pengamanan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk antisipasi terhadap meningkatnya aktivitas masyarakat di kawasan wisata. Kamis 12 Maret 2026 di ruang kerjanya.

Menurutnya, Pantai Air Manis menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat saat libur Lebaran, sehingga diperlukan pengawasan dan pengamanan yang lebih intensif guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

“Ini memang sudah menjadi kalender tahunan kami. Setiap menjelang Lebaran, kami selalu melakukan persiapan pengamanan, terutama di kawasan wisata seperti Pantai Air Manis yang selalu ramai dikunjungi masyarakat,” ujar AKP Nirdes.

Ia menjelaskan, pihak kepolisian telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, di antaranya Dinas Pariwisata Kota Padang, tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh pihak dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama masa libur Lebaran.

Selain itu, petugas kepolisian juga akan meningkatkan patroli serta menempatkan personel di sejumlah titik strategis di sekitar kawasan wisata guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kemacetan lalu lintas.

AKP Nirdes menegaskan bahwa perayaan Idul Fitri merupakan momen kemenangan bagi seluruh umat Muslim. Oleh karena itu, menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan berlangsung merupakan tanggung jawab bersama.

“Prinsipnya, kita semua bertanggung jawab untuk menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif. Kepolisian bersama pihak terkait akan terus melakukan pengawalan dan pengawasan di kawasan wisata, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman,” katanya.

Lebih lanjut, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang berkunjung ke Pantai Air Manis selama libur Lebaran agar tetap mematuhi aturan yang berlaku serta menjaga ketertiban di lingkungan wisata.

Selain itu, Kapolsek juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan arak-arakan atau konvoi kendaraan pada malam takbiran. Aktivitas tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas serta mengganggu ketertiban umum.

“Berdasarkan arahan yang ada, kami mengimbau agar kegiatan arak-arakan atau konvoi pada malam takbiran sebaiknya tidak dilakukan. Hal ini untuk menghindari risiko kecelakaan lalu lintas serta menjaga ketertiban di tengah masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap seluruh masyarakat dapat bekerja sama dalam menciptakan situasi yang aman dan tertib selama perayaan Idul Fitri.

“Kami berharap masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Dengan begitu, saudara-saudara kita yang merayakan Lebaran maupun yang berlibur di Pantai Air Manis dapat merasa aman dan nyaman,” tutup AKP Nirdes.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Pemerintah Kota Padang berencana menggelar takbiran dan salat Idul Fitri (salat Ied) 1447 H di Masjid Agung Nurul Iman. Pelaksanaan tabiran dan salat Ied tersebut menunggu hasil sidang itsbat. 

Memantapkan pelaksanaan takbiran dan salat Ied, Pemko Padang menggelar rapat persiapan. Rapat dilakukan di Balai Kota Padang, Kamis (12/3/2026). 

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir saat membuka rapat menegaskan bahwa perbedaan penentuan awal Syawal merupakan hal yang wajar dalam Islam. Karena adanya metode hisab dan rukyah yang sama-sama memiliki dasar keilmuan. 

“Perbedaan ini bukan persoalan Muhammadiyah atau NU, tetapi karena adanya perbedaan mazhab ulama yang melahirkan pilihan metode hisab dan rukyah. Karena ini menyangkut ibadah dan keyakinan, tentu tidak ada yang bisa mengintervensi, ini adalah hubungan antara hamba dengan Khalik-nya,” ujar Maigus Nasir di depan peserta rapat.

Maigus juga menjelaskan bahwa berdasarkan pengalaman sebelumnya, masyarakat Kota Padang cenderung lebih banyak mengikuti penetapan Idul Fitri berdasarkan hisab yang biasanya lebih awal. Karena itu, pemerintah menyiapkan skenario pelaksanaan salat Idul Fitri di masjid agar tetap khusyuk meski jumlah jamaah tidak terlalu besar. 

"Maka ada opsi jika terjadi perbedaan, salat kita laksanakan di Masjid Agung Nurul Iman. Di masjid kita yakin jamaah bisa penuh sehingga suasana salat Idul Fitri tetap terasa,” tambahnya. 

Selain itu, di rapat itu juga memutuskan beberapa hal teknis. Di antaranya pembatasan penggunaan pengeras suara saat takbiran setelah waktu Isya sekitar pukul 20.00 WIB. Hal ini untuk menjaga ketertiban, serta imbauan agar masyarakat tetap menghormati aktivitas ibadah agama lain di Kota Padang. 

Pelaksanaan takbiran nantinya akan diserahkan kepada masjid yang dikelola oleh masing-masing kecamatan. Sementara untuk pelaksanaan salat Idul Fitri di Masjid Agung Nurul Iman, khatib dan imam salat masih menunggu keputusan final. 

Pemerintah Kota Padang menargetkan keputusan final terkait imam dan khatib dapat diumumkan pada pertengahan Maret agar masyarakat memiliki cukup waktu untuk mendapatkan informasi dan bersiap menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Di rapat yang dilaksanakan di Balai Kota Padang, hadir Pj Sekdako Padang, perwakilan dari Kementerian Agama, MUI, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. (Viqi / Charlie)

REALITA NUSANTARA.COM

SUMBAR -  Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sumatera Barat menggelar pertemuan koordinasi bersama komunitas pecinta ikan koi Pondok Koi Sumatra (PKS) dalam rangka membahas persiapan pelaksanaan 5th Sumatera Barat Young Koi Show 2026. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk mematangkan berbagai aspek teknis dan konseptual agar kegiatan kontes ikan koi tahunan ini dapat terselenggara dengan baik, profesional, serta memberikan dampak positif bagi perkembangan sektor perikanan hias di Sumatera Barat.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai hal penting dibahas secara mendalam, mulai dari konsep penyelenggaraan acara, penentuan waktu dan lokasi kegiatan, kategori perlombaan, sistem penilaian, hingga strategi promosi agar kegiatan ini dapat menarik peserta dan pengunjung dari berbagai daerah. Selain itu, koordinasi juga dilakukan terkait peran masing-masing pihak, baik dari unsur pemerintah daerah, komunitas pecinta koi, maupun pihak-pihak pendukung lainnya.

Rencananya, 5th Sumatera Barat Young Koi Show 2026 akan diselenggarakan di Kota Padang Panjang. Kota ini dipilih karena dinilai memiliki fasilitas yang memadai serta lokasi yang strategis untuk menyelenggarakan event berskala regional hingga nasional. Dalam ajang tersebut, para peserta akan memperebutkan sejumlah penghargaan bergengsi, di antaranya Piala Gubernur Sumatera Barat, Piala Wali Kota Padang Panjang, serta Piala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat.

Kontes ikan koi ini merupakan salah satu agenda rutin tahunan yang telah menjadi perhatian para penghobi dan pelaku usaha ikan hias di Sumatera Barat maupun di berbagai daerah lainnya. Ajang ini memberikan kesempatan bagi para pembudidaya, kolektor, serta komunitas pecinta koi untuk menampilkan ikan koi terbaik mereka yang memiliki kualitas unggul dari segi warna, bentuk tubuh, pola, serta kesehatan ikan.

Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi dan pertukaran pengetahuan antar penghobi dan pembudidaya ikan koi. Para peserta dapat saling berbagi pengalaman mengenai teknik pemeliharaan, pembudidayaan, perawatan kesehatan ikan, hingga perkembangan tren ikan koi di dunia perikanan hias.

Penyelenggaraan Sumatera Barat Young Koi Show juga memiliki tujuan edukatif, yaitu memperkenalkan ikan hias, khususnya ikan koi, kepada masyarakat luas. Ikan koi dikenal sebagai salah satu jenis ikan hias yang memiliki nilai estetika tinggi serta menjadi simbol keindahan dan keberuntungan dalam berbagai budaya. Dengan semakin dikenalnya ikan koi oleh masyarakat, diharapkan minat terhadap budidaya dan perdagangan ikan hias dapat terus meningkat.

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat menilai bahwa pengembangan sektor perikanan hias memiliki potensi ekonomi yang cukup besar. Tidak hanya memberikan peluang usaha bagi para pembudidaya ikan, tetapi juga membuka kesempatan bagi pelaku usaha lainnya, seperti penyedia pakan ikan, pembuat kolam, penjual perlengkapan akuarium, hingga jasa perawatan ikan hias.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah bersama komunitas koi berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis perikanan hias di Sumatera Barat. Event ini juga diharapkan mampu memperluas jaringan pemasaran ikan koi lokal sehingga dapat bersaing dengan daerah lain yang telah lebih dahulu dikenal sebagai sentra ikan koi di Indonesia.

Selain itu, 5th Sumatera Barat Young Koi Show 2026 diharapkan dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi para penghobi ikan koi dari berbagai provinsi untuk berkunjung ke Sumatera Barat. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berdampak pada perkembangan sektor perikanan, tetapi juga dapat mendukung promosi pariwisata daerah serta memperkenalkan potensi ekonomi lokal kepada masyarakat yang lebih luas.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas penghobi, serta pelaku usaha perikanan hias, penyelenggaraan kontes ikan koi ini diharapkan dapat berjalan sukses serta menjadi salah satu event unggulan yang mampu mengangkat nama Sumatera Barat di tingkat nasional dalam bidang perikanan hias.

Editor : Ayu


Dokumentasi penyerahan santunan kepada anak yatim oleh Kombes Pol. Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P. dalam kegiatan buka puasa bersama Bid Humas Polda Sumbar dengan insan pers di Padang. 

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Humas Polda Sumbar, Susmelawati, yang didampingi sejumlah pejabat kepolisian di lingkungan Kepolisian Daerah Sumatera Barat. Selain itu, acara juga diikuti oleh para jurnalis dari berbagai media di Sumatera Barat yang selama ini menjadi mitra strategis kepolisian dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, puluhan anak yatim-piatu turut diundang untuk menerima santunan dan bingkisan dari Polda Sumbar sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Susmelawati menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan salah satu upaya untuk mempererat hubungan antara kepolisian dengan awak media. Ia menilai media memiliki peran penting dalam menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat, termasuk informasi mengenai tugas, kebijakan, serta program kepolisian.

Menurutnya, kemitraan yang baik antara kepolisian dan media sangat diperlukan guna menciptakan komunikasi yang efektif dengan masyarakat, terutama dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di wilayah Sumatera Barat.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat jalinan silaturahmi dengan rekan-rekan media yang selama ini telah membantu menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat. Di sisi lain, kami juga ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim-piatu di bulan Ramadan yang penuh berkah ini,” ungkapnya.

Selain penyerahan santunan kepada anak-anak yatim, kegiatan tersebut juga diisi dengan doa bersama serta tausiah singkat yang mengingatkan pentingnya meningkatkan keimanan, memperkuat kepedulian sosial, serta menjaga semangat kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Para awak media yang hadir turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Mereka menilai kegiatan seperti ini dapat semakin mempererat hubungan kemitraan antara kepolisian dan insan pers, sekaligus memperkuat komunikasi yang selama ini telah terjalin dengan baik.

Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan antara jajaran Polda Sumbar, para jurnalis, serta anak-anak yatim-piatu yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Editor : ( Rafi )

REALITANUSANTARA.COM

PADANGDirektur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat Kombes Pol. H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H. melaksanakan kegiatan peninjauan langsung terhadap penerapan sistem one way di ruas tol Sumatera Barat.

Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas sekaligus menjaga keamanan dan meningkatkan keselamatan seluruh pengguna jalan, khususnya selama periode arus balik dan libur panjang.

Dalam peninjauan tersebut, jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar melakukan inspeksi lapangan guna memantau secara langsung pengaturan lalu lintas di jalur tol. Para petugas memastikan bahwa penerapan sistem one way berjalan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

Selain itu, pemantauan juga dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi arus kendaraan di lapangan serta memastikan pengendara dapat melintas dengan aman dan nyaman.

Pengawasan langsung dari petugas di lapangan menjadi bagian penting dalam upaya mengantisipasi potensi kemacetan serta meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas. Dengan adanya koordinasi yang baik di lapangan, diharapkan arus kendaraan dapat tetap terkendali dan berjalan dengan lancar.

Polda Sumatera Barat juga menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas selama berkendara, terutama saat melintasi jalur tol yang sedang menerapkan sistem pengaturan arus.

“Kami selalu mengingatkan masyarakat agar tetap patuh terhadap aturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan, serta disiplin saat berkendara. Dengan kerja sama dari semua pihak, arus lalu lintas dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujarnya

Melalui kegiatan peninjauan ini, diharapkan seluruh pengendara semakin menyadari pentingnya menaati rambu lalu lintas serta mengikuti setiap petunjuk yang diberikan oleh petugas di lapangan.

Kesadaran dan kedisiplinan pengendara dinilai menjadi faktor utama dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman serta mengurangi potensi terjadinya kecelakaan di jalan raya.

“Stop pelanggaran, stop kecelakaan. Keselamatan adalah hak setiap manusia,” tegas dirlantas Polda sumbar
Polda Sumbar juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran dalam berkendara secara bertanggung jawab demi menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan.

Keselamatan di jalan raya bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama. Dengan mengutamakan keselamatan dan saling menghormati di jalan, setiap perjalanan dapat berlangsung dengan lebih aman dan lancar.

“Keselamatan untuk kemanusiaan, karena setiap nyawa sangat berharga.”

Editor:(RAFI)


REALITANUSANTARA. COM

PADANG – Wajah pelayanan kepolisian yang ramah dan humanis kembali ditunjukkan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat melalui program “Polantas Menyapa” di Kota Padang.

Melalui program ini, masyarakat yang datang untuk mengurus pajak kendaraan bermotor tidak hanya mendapatkan pelayanan administrasi, tetapi juga pendampingan serta informasi yang jelas dari petugas di lokasi pelayanan.

Personel Ditlantas Polda Sumbar terlihat aktif membantu dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Kehadiran petugas membuat proses pengurusan administrasi kendaraan menjadi lebih mudah, cepat, dan nyaman.

Salah satu petugas yang terlibat, AIPTU A. Agni, tampak memberikan arahan serta membantu masyarakat dalam setiap tahapan pelayanan. Dengan sikap ramah dan profesional, ia memastikan warga yang datang mendapatkan pelayanan sesuai prosedur.

Selain membantu proses administrasi, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya tertib administrasi kendaraan bermotor, termasuk kewajiban membayar pajak tepat waktu sebagai bagian dari budaya tertib berlalu lintas.

Kehadiran personel Polwan dalam pelayanan tersebut juga menambah suasana yang lebih komunikatif dan humanis. Para petugas terlihat sigap membantu masyarakat hingga seluruh proses pelayanan berjalan lancar.

Program ini merupakan bagian dari upaya Ditlantas Polda Sumbar dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat hubungan antara polisi dan masyarakat.

Kegiatan tersebut juga merupakan implementasi arahan Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H. yang menekankan pentingnya pelayanan kepolisian yang humanis, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Melalui program Polantas Menyapa, Ditlantas Polda Sumbar berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya tertib administrasi kendaraan serta merasakan langsung kehadiran polisi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Editor : (Rafi)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.