Latest Post


REALITANUSANTARA. COM

Sumbar — Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) menunjukkan komitmen pelayanan humanis dalam menyambut kepulangan warga perantau Minang. Kloter pertama program Pulang Basamo 2026 resmi disambut di Rumah Makan Omega Gunung, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Senin (9/3/2026) sore.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, yang diwakili oleh Kapolres Dharmasraya AKBP Karytiana Widyarso Wardoyo Putro, hadir langsung di garda terdepan perbatasan untuk menyapa para pejuang rindu tersebut. Suasana penyambutan pun berlangsung khidmat sekaligus meriah dengan suguhan atraksi seni tradisional Tari Piring.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, dalam siaran pers resminya menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata perhatian Polri terhadap masyarakat yang pulang ke ranah minang.

“Atas arahan Bapak Kapolda Sumbar, jajaran Polres Dharmasraya dan Polres Sijunjung telah menyambut langsung kedatangan kloter pertama program Pulang Basamo 2026. Ini adalah bentuk pelayanan dan penghormatan kami kepada dunsanak perantau yang kembali ke kampung halaman,” ujar Kombes Pol Susmelawati.

Dalam rombongan perdana ini, sebanyak enam bus yang membawa lebih dari 200 perantau tiba untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kota Bukittinggi dan Kabupaten Padang Pariaman.

Polda Sumbar memastikan para pemudik mendapatkan kenyamanan maksimal selama masa transit. Kombes Pol Susmelawati menjelaskan bahwa berbagai fasilitas penunjang telah disiagakan di lokasi.

“Kami menyediakan posko kesehatan bagi pemudik yang kelelahan, tempat istirahat representatif untuk pengemudi, hingga sarana ibadah. Bahkan, Polwan Polres Dharmasraya secara khusus menyiapkan area permainan sederhana untuk anak-anak agar mereka tidak jenuh dan tetap ceria selama perjalanan jauh,” tambahnya.

Sebagai bentuk perhatian kecil yang menyentuh, Polda Sumbar juga membagikan bingkisan takjil untuk berbuka puasa kepada seluruh penumpang bus. Langkah ini diambil mengingat momentum kepulangan ini bertepatan dengan persiapan menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Menutup keterangannya, Kabid Humas menegaskan bahwa seluruh rangkaian pengamanan dan pelayanan ini selaras dengan program prioritas Kapolri untuk menciptakan iklim mudik yang kondusif.

“Kegiatan ini sejalan dengan program Polri dalam mewujudkan mudik yang aman dan nyaman. Kami ingin memastikan para perantau merasa terlindungi sejak memasuki wilayah Sumatera Barat hingga tiba di pelukan keluarga masing-masing,” pungkasnya.



REALITANUSANTARA. COM

Sumbar — Jajaran Polda Sumatera Barat menyambut kedatangan kloter pertama perantau Ranah Minang dalam program Pulang Basamo 2026 di wilayah Sumatera Barat. Penyambutan dilakukan oleh Kapolres Dharmasraya AKBP Karytiana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., mewakili Kapolda Sumatera Barat, di Rumah Makan Omega Gunung, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Senin (9/3/2026) sore.

Kapolres Dharmasraya didampingi Wakapolres Kompol Rizky Cholid, S.I.K., para Pejabat Utama, personel serta Polwan Polres Dharmasraya, bersama jajaran Polres Sijunjung yang diwakili Wakapolres beserta sejumlah personel.

Suasana penyambutan berlangsung meriah dengan pertunjukan kesenian tradisional Minangkabau berupa tari piring dan atraksi memecahkan piring, yang menjadi simbol kegembiraan masyarakat Ranah Minang dalam menyambut para perantau yang pulang ke kampung halaman.

Sebanyak enam unit bus pada kloter pertama yang membawa lebih dari 200 perantau dari berbagai daerah di Pulau Jawa tiba di lokasi untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan menuju daerah tujuan masing-masing di Sumatera Barat, di antaranya Kota Bukittinggi dan Kabupaten Padang Pariaman.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Dharmasraya menyampaikan ucapan selamat datang kepada para perantau yang telah kembali menginjakkan kaki di Ranah Minang.

“Selamat datang kepada bapak dan ibu perantau Ranah Minang yang telah tiba di Sumatera Barat. Kami dari jajaran Polda Sumatera Barat menyambut dengan penuh kebahagiaan. Semoga perjalanan bapak dan ibu selamat sampai tujuan di kampung halaman masing-masing,” ujar Kapolres.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan Pulang Basamo 2026 merupakan program yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Anggota DPR RI asal Sumatera Barat Andre Rosiade, sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat Minangkabau di perantauan agar dapat kembali berkumpul dengan keluarga di kampung halaman, khususnya dalam momentum bulan suci Ramadhan dan menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari dukungan terhadap program Polri yang digagas oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam mewujudkan “Mudik Aman, Keluarga Nyaman.”

Kapolres menambahkan, saat pelepasan rombongan Pulang Basamo di Jakarta sebelumnya, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menegaskan bahwa jajaran Polda Sumbar akan memastikan seluruh rombongan perantau mendapatkan pengawalan selama perjalanan hingga tiba di kampung halaman.

“Bapak Kapolda Sumatera Barat menyampaikan bahwa seluruh rombongan Pulang Basamo akan mendapatkan pengawalan dari jajaran Polda Sumbar sejak keberangkatan hingga memasuki wilayah Ranah Minang, bahkan sampai ke daerah tujuan masing-masing, sehingga para perantau dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” jelas Kapolres.

Untuk memberikan kenyamanan kepada para perantau yang singgah, pihak kepolisian bersama pengelola Rumah Makan Omega Gunung menyiapkan berbagai fasilitas, di antaranya posko kesehatan, tempat beristirahat bagi sopir, fasilitas tempat ibadah, serta area cuci tangan dan toilet.

Selain itu, Polwan Polres Dharmasraya juga menyiapkan berbagai permainan sederhana bagi anak-anak agar mereka dapat beristirahat dan bermain sejenak sebelum kembali melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman.

Sebelum rombongan melanjutkan perjalanan, Kapolda Sumatera Barat melalui Kapolres Dharmasraya juga menyerahkan bingkisan untuk berbuka puasa kepada para perantau sebagai bentuk perhatian dan pelayanan kepada masyarakat yang pulang kampung.

“Kami berharap perjalanan Pulang Basamo ini berjalan aman, lancar, dan para perantau dapat sampai di kampung halaman dengan selamat serta dapat merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga tercinta di Ranah Minang,” tutup Kapolres.

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Warga Kampung Guo, RT 01/RW 06, Kelurahan Kuranji, Kota Padang, merasa senang. Kegembiraan itu terpancar setelah Jembatan Gantung Merah Putih diresmikan Presiden Prabbowo Subianto secara daring, Senin (9/3/2026) siang. 

Jembatan tersebut menjadi penghubung penting bagi masyarakat setempat yang selama ini mengalami keterbatasan akses. Kehadiran jembatan baru diharapkan dapat memperlancar aktivitas warga, mulai dari kegiatan ekonomi hingga mobilitas anak-anak menuju sekolah. 

Bagi warga Kampung Guo, keberadaan jembatan ini membawa perubahan besar dalam kehidupan sehari-hari. 

Nirwana, salah seorang warga setempat, mengaku sangat bersyukur atas pembangunan jembatan tersebut. 

“Sekarang jembatannya sudah siap dikerjakan oleh TNI. Rasanya senang dan bahagia. Semua akses jadi lancar, anak-anak pergi sekolah lancar, ke masjid juga lancar, ke kedai juga mudah. Alhamdulillah, terima kasih sekali kepada TNI,” ujarnya. 

Ia juga menambahkan bahwa jembatan ini sangat membantu para orang tua dalam mengantar anak-anak ke sekolah. 

"Bahagia sekali melihat anak-anak sekolah. Sekarang tidak repot lagi mengantar, karena sudah dekat,” tambahnya. 

Peresmian Jembatan Gantung Merah Putih ini menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah dan TNI dalam meningkatkan konektivitas wilayah serta mendorong kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan yang sebelumnya memiliki akses terbatas.

Berdasarkan laporan teknis pembangunan, disampaikan bahwa program pembangunan jembatan oleh TNI saat ini telah menjangkau 1.072 jembatan di berbagai wilayah, dengan 218 jembatan di antaranya telah selesai dibangun. Beberapa jenis jembatan yang dikerjakan antara lain Jembatan Bailey sebanyak 77 unit (59 selesai dan 8 masih dalam proses), Jembatan Perintis sebanyak 222 unit dari 269 yang direncanakan dengan 77 unit telah rampung, serta Jembatan Armco sebanyak 82 unit yang telah selesai dibangun. 

Peresmian jembatan ini juga dirangkai dengan video conference peluncuran program 200 Jembatan Garuda secara nasional. Turut pada peresmian jembatan di Kampung Guo yakni Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Panglima Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan, Arief Gajah Mada, beserta jajaran. Di kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan prasasti peresmian jembatan oleh Pangdam. 

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya melalui video conference menekankan pentingnya kesiapsiagaan Indonesia terhadap potensi bencana alam. 

“Kita sadar bahwa negara kita berada di Lingkaran Api atau Ring of Fire. Karena itu kita harus selalu siap menghadapi bencana alam,” kata Prabowo. 

Ia menilai penyelesaian 218 jembatan dalam waktu sekitar dua setengah bulan merupakan prestasi besar hasil kerja keras berbagai pihak. 

“Peresmian 218 jembatan ini adalah prestasi luar biasa. Ini menunjukkan kesungguhan seluruh prajurit TNI dan petugas di daerah untuk membantu masyarakat,” ujarnya. 

Presiden juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tersebut menjadi bukti kehadiran negara hingga ke tingkat masyarakat paling kecil. 

“Pemerintah Republik Indonesia hadir hingga ke desa dan dusun. Pemerintah tidak akan membiarkan rakyatnya dalam penderitaan dan kesulitan,” tegasnya. 

Melalui program ini, pemerintah menargetkan percepatan pembangunan ribuan jembatan di seluruh Indonesia guna memperkuat konektivitas wilayah serta mendukung pemulihan daerah terdampak bencana.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) sekaligus Ketua Satgas Jembatan Jenderal Maruli Simanjuntak menyampaikan bahwa pembangunan jembatan terus dipercepat di berbagai daerah di Indonesia.

“Saat ini kami sudah mulai mengerjakan 1.072 jembatan di seluruh Indonesia dan 218 di antaranya telah selesai,” ujarnya melalui video conference. 

Selain pembangunan jembatan, TNI juga melaksanakan pembangunan sarana pendukung bagi masyarakat di wilayah terdampak bencana. Dudung melaporkan bahwa hingga saat ini telah dibangun 544 sumur bor dan 272 fasilitas MCK darurat untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. 

“Air bersih akan kita buat secara permanen agar bisa digunakan berkelanjutan oleh masyarakat,” jelasnya. (Viqi / Charlie)

REALITANUSANTARA.COM

PADANG – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Barat, Gino Irwan dari Fraksi Partai Demokrat, menerima audiensi dari Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) Sumatera Barat di ruang khusus DPRD Provinsi Sumbar, Kota Padang, Senin (9/3/2026).

Audiensi tersebut membahas sejumlah persoalan yang disampaikan masyarakat terkait aktivitas pertambangan batu andesit di Nagari Kasang, Kabupaten Padang Pariaman. Dalam pertemuan itu, masyarakat melalui PBHI menyampaikan berbagai keluhan serta kekhawatiran atas dampak lingkungan dan sosial yang ditimbulkan oleh aktivitas tambang tersebut.

Menanggapi aspirasi yang disampaikan, Gino Irwan menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan koordinasi serta peninjauan ulang terhadap berbagai aspek yang berkaitan dengan aktivitas pertambangan dimaksud.

“Kita akan melakukan koordinasi dan meninjau kembali persoalan ini. Jika memang ditemukan adanya indikasi diskriminalisasi atau pelanggaran terhadap masyarakat, tentu akan kita tindaklanjuti sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Gino.

Ia menegaskan bahwa sebagai wakil rakyat, DPRD memiliki kewenangan untuk menampung aspirasi masyarakat sekaligus mengawasi pelaksanaan kebijakan yang berkaitan dengan kepentingan publik.

Menurutnya, setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat harus dapat diselesaikan melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

“Kita tidak ingin persoalan ini berlarut-larut. Idealnya setiap masalah harus ada solusi. Oleh karena itu, semua pihak, baik masyarakat, pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi maupun pihak investor, harus sama-sama menjalankan aturan dan peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Dalam audiensi tersebut, salah seorang peserta yang mewakili masyarakat menyampaikan bahwa sejak awal rencana kegiatan pertambangan dilakukan, warga merasa tidak pernah dilibatkan secara terbuka dalam proses pengambilan keputusan.

Ia mengatakan, kehadiran mereka ke DPRD Sumbar bertujuan untuk menyampaikan aspirasi terkait aktivitas tambang batu andesit yang dinilai telah menimbulkan keresahan, khususnya di kalangan perempuan di Kabupaten Padang Pariaman.

“Kami sengaja datang menyampaikan aspirasi terkait tambang andesit di Padang Pariaman karena aktivitas tersebut menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, terutama bagi kaum perempuan,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa warga Nagari Kasang memprotes aktivitas pertambangan batu andesit yang dilakukan oleh PT Dayan Bumi Artha. Masyarakat khawatir kegiatan tambang tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya bencana alam seperti longsor, banjir, serta berpotensi merusak sumber air yang berada di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Anai.

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa pada awalnya sejumlah warga, khususnya perempuan, diminta menandatangani dokumen dengan janji akan mendapatkan fasilitas air bersih dari pihak perusahaan. Namun, seiring berjalannya waktu, warga justru mengetahui bahwa tanda tangan tersebut diduga digunakan untuk kepentingan lain.

“Kami para perempuan diminta menandatangani dokumen dengan janji akan diberikan fasilitas air bersih. Namun setelah berjalan waktu, kami mengetahui bahwa tanda tangan tersebut diduga disalahgunakan,” ungkapnya.

Ia juga menyebutkan bahwa sebagian masyarakat merasa mendapatkan tekanan dan ancaman ketika berupaya menyuarakan penolakan terhadap aktivitas tambang tersebut.

“Bahkan untuk datang menyampaikan aspirasi ke sini saja kami mendapat ancaman. Karena itu kami meminta agar aktivitas tambang andesit di Kasang dihentikan,” katanya.

Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi DPRD Sumbar untuk menindaklanjuti persoalan yang terjadi serta mencari solusi terbaik bagi masyarakat, pemerintah daerah, dan pihak terkait lainnya agar konflik tidak terus berlanjut.

Editor : Deviana 

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Kota Padang sukses menorehkan rapor hijau di berbagai sektor pembangunan sepanjang 2025. Sederet prestasi mulai dari pengelolaan lingkungan hingga lonjakan kualitas sumber daya manusia menjadi poin utama dalam capaian kinerja.

Capaian strategis tersebut dipaparkan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Padang Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Padang, Senin (9/3/2026).

Maigus Nasir mengatakan, salah satu prestasi yang paling menonjol adalah keberhasilan Padang menembus posisi delapan besar kota terbersih di Indonesia. Torehan ini sekaligus mengukuhkan Kota Padang sebagai yang terbaik di Pulau Sumatera dalam aspek pengelolaan sampah dan lingkungan hidup.

"Kita bersyukur sepanjang tahun ini Padang meraih berbagai prestasi. Terakhir, kita masuk delapan besar nasional dan menjadi yang terbaik di Sumatera dalam pengelolaan sampah," ujar Maigus Nasir. 

Peningkatan kualitas hidup warga juga tercermin dari angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang naik dari 84,38 pada tahun 2024 menjadi 84,93 pada 2025. Kenaikan ini didorong oleh kemajuan di sektor pendidikan, kesehatan, serta kesejahteraan masyarakat yang semakin merata.

Sejalan dengan kualitas SDM, ekonomi Kota Padang tercatat tumbuh sebesar 3,629 persen. Pertumbuhan ini dipicu penguatan infrastruktur jalan, drainase, perluasan transportasi massal Trans Padang, hingga revitalisasi pasar tradisional.

Dalam paparannya, Maigus Nasir juga menyoroti inovasi sosial-digital melalui program Smart Surau. Program ini menyediakan akses WiFi gratis yang dibatasi khusus untuk konten pendidikan, sebagai langkah nyata daerah mendukung rencana pusat dalam membatasi penggunaan media sosial bagi anak-anak demi menjaga karakter generasi muda.

Pada kesempatan itu, Maigus Nasir menyerahkan dokumen LKPJ 2025  kepada pimpinan DPRD Kota Padang untuk dibahas lebih lanjut oleh komisi-komisi terkait guna merumuskan rekomendasi kebijakan pembangunan di masa mendatang. (Taufik/Filsa)

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Iqra Chissa Putra, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan berbagai kebutuhan pembangunan yang menjadi aspirasi masyarakat. Hal tersebut disampaikan saat ia melaksanakan kegiatan Safari Ramadan di Musala Abdullah yang berada di Kelurahan Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Minggu (8/3).

Kegiatan Safari Ramadan tersebut menjadi momentum bagi politisi muda dari Partai Golkar itu untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di tengah warga secara langsung. Kehadiran Iqra disambut hangat oleh pengurus musala, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog mengenai kebutuhan pembangunan di lingkungan mereka.

Dalam sambutannya, Iqra mengajak seluruh unsur masyarakat, mulai dari pengurus RT, lurah, hingga tokoh masyarakat setempat agar tidak ragu menyampaikan berbagai persoalan dan kebutuhan pembangunan di wilayah Batipuh Panjang. Menurutnya, sebagai wakil rakyat dirinya memiliki kewajiban untuk mendengarkan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat dalam program pembangunan daerah.

Ia menegaskan bahwa berbagai kebutuhan pembangunan, baik di sektor infrastruktur seperti perbaikan jalan, pembangunan fasilitas umum, maupun sektor lain seperti pertanian dan pendidikan, perlu disampaikan secara terbuka agar dapat diperjuangkan melalui jalur pemerintahan dan lembaga legislatif.

“Bapak RT, lurah, dan seluruh masyarakat, jika ada kebutuhan pembangunan di Batipuh Panjang, baik terkait jalan, sektor pertanian, pendidikan maupun lainnya, jangan sungkan menyampaikan kepada kami. Bagi kami, Batipuh Panjang ini sudah seperti rumah sendiri. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat tentu menjadi perhatian kami untuk diperjuangkan,” ujar Iqra.

Ia juga menegaskan bahwa tugas sebagai anggota DPRD bukan hanya menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan, tetapi juga memastikan aspirasi masyarakat dapat terakomodasi dalam berbagai program pembangunan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Iqra juga menyampaikan program pemberdayaan masyarakat yang akan dilaksanakan pada tahun 2026 melalui program pokok pikiran (pokir) yang ia perjuangkan di DPRD. Salah satu program yang akan direalisasikan adalah pelatihan menjahit bagi kaum ibu di Batipuh Panjang.

Menurutnya, pelatihan keterampilan tersebut diharapkan dapat memberikan tambahan kemampuan bagi para ibu rumah tangga sehingga mereka memiliki peluang untuk meningkatkan perekonomian keluarga.

“Dengan adanya pelatihan ini, kita berharap ibu-ibu memiliki keterampilan tambahan yang bisa dimanfaatkan untuk membantu perekonomian keluarga,” jelasnya.

Sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan sarana ibadah masyarakat, dalam kegiatan Safari Ramadan tersebut Iqra juga menyerahkan bantuan sebesar Rp20 juta untuk pembangunan Musala Abdullah. Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi yang sebelumnya disampaikan oleh pengurus musala terkait kebutuhan pembangunan pagar di sekitar area musala.

Selama ini Musala Abdullah diketahui belum memiliki pagar pembatas, sehingga kerap dimasuki hewan ternak yang mengganggu kenyamanan jemaah saat melaksanakan ibadah.

Iqra berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pengurus musala sehingga pembangunan pagar dapat segera direalisasikan dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam beribadah.

“Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini, Ramadan selanjutnya Musala Abdullah sudah memiliki pagar sesuai yang direncanakan, sehingga rumah ibadah kita menjadi indah, rapi, dan nyaman bagi jemaah,” katanya.

Selain bantuan untuk pembangunan musala, dalam kesempatan tersebut Iqra juga menyerahkan bantuan sosial berupa 50 helai kain sarung yang diperuntukkan bagi jemaah serta anak-anak yatim di lingkungan Musala Abdullah.

Pengurus Musala Abdullah, Agusman, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kunjungan serta bantuan yang diberikan oleh Wakil Ketua DPRD Sumbar tersebut. Ia menilai bantuan tersebut sangat bermanfaat untuk mendukung pembangunan dan aktivitas keagamaan di musala.

“Terima kasih atas kunjungan dan bantuannya, Pak. Ini sangat bermanfaat bagi musala kami. Semoga Bapak selalu diberi kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat,” ujarnya.

Kegiatan Safari Ramadan yang dilaksanakan Iqra tersebut juga turut dihadiri oleh tim pendamping dari DPRD Sumbar, di antaranya Erizal, Deni Pratama Koto, Ikhlas, Raihan, dan Zikra. Selain itu, sejumlah generasi muda dari Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Sumatera Barat juga tampak hadir dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan silaturahmi tersebut.

Editor : Deviana 

REALITANUSANTARA.COM

Padang — Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, menyerahkan bantuan sebesar Rp20 juta untuk pembangunan Musala Nur Ishlah yang berada di Kelurahan Sawahan Timur, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sabtu (7/3/2026). Bantuan tersebut diserahkan dalam rangka kegiatan Safari Ramadan yang dilaksanakan di musala yang terletak di kawasan Pasar Simpang Haru.

Dalam kesempatan itu, Evi Yandri menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari pokok-pokok pikiran (pokir) yang ia perjuangkan sebagai wakil rakyat di DPRD Sumatera Barat. Menurutnya, dukungan terhadap pembangunan sarana ibadah seperti masjid dan musala merupakan bentuk kepedulian terhadap peningkatan kualitas kehidupan beragama di tengah masyarakat.

“Alhamdulillah, pada kesempatan Safari Ramadan ini kami dapat menyerahkan bantuan sebesar Rp20 juta untuk membantu pembangunan musala ini. Semoga bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh pengurus,” ujar Evi Yandri di hadapan jamaah yang hadir.

Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya membantu proses pembangunan fisik musala, tetapi juga mampu mendorong peningkatan aktivitas keagamaan di lingkungan sekitar. Menurutnya, musala dan masjid harus menjadi pusat kegiatan ibadah serta pembinaan masyarakat, sehingga keberadaannya semakin dirasakan manfaatnya oleh warga.

Evi Yandri juga menekankan pentingnya memakmurkan masjid dan musala sebagai bagian dari upaya membangun karakter generasi muda. Dengan semakin banyaknya kegiatan keagamaan di tempat ibadah, ia berharap anak-anak dan remaja dapat terhindar dari berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan mereka.

Ia menyinggung berbagai persoalan sosial yang saat ini menjadi ancaman bagi generasi muda, seperti penyalahgunaan narkoba, aksi tawuran, serta berbagai penyakit masyarakat lainnya. Menurutnya, semua pihak, terutama orang tua, memiliki peran penting dalam mengarahkan anak-anak agar lebih dekat dengan kegiatan positif, termasuk dengan rutin datang ke masjid atau musala untuk beribadah.

“Pengaruh narkoba sangat merusak masa depan generasi muda. Begitu juga dengan tawuran dan berbagai penyakit masyarakat lainnya. Karena itu, peran orang tua sangat dibutuhkan untuk mengawasi dan membimbing anak-anak, sekaligus mengajak mereka meningkatkan ibadah dengan datang ke masjid atau musala,” jelasnya.

Selain itu, Evi Yandri juga memberikan gagasan agar setiap masjid dan musala dapat menyediakan fasilitas jaringan internet nirkabel atau WiFi. Menurutnya, fasilitas tersebut dapat menjadi salah satu strategi untuk menarik minat generasi muda agar lebih sering datang ke tempat ibadah.

Ia mengakui bahwa penggunaan WiFi di masjid dan musala masih menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat. Namun demikian, jika dikelola dengan baik, fasilitas tersebut diyakini dapat menjadi sarana yang efektif untuk meramaikan aktivitas di rumah ibadah.

“Saya menyarankan agar masjid atau musala memasang jaringan WiFi. Meskipun ada pro dan kontra, saya yakin jika dikelola dengan baik hal ini bisa menjadi salah satu cara untuk memakmurkan masjid atau musala. Anak-anak bisa berkumpul di sini, dan ketika waktu salat tiba mereka juga ikut melaksanakan ibadah,” tutupnya.

Editor : Deviana 

REALITANUSANTARA.COM

Padang, SUMBAR – Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di sejumlah jalan utama Kota Padang terlihat berbeda. Di tengah aktivitas masyarakat yang padat, kehadiran personel Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat menjadi pemandangan yang menenangkan. Program inovatif ini dikenal dengan sebutan Patroli JELBUSA (Jelang Buka Puasa), yang digagas langsung oleh Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat.

Patroli JELBUSA hadir sebagai bentuk pelayanan humanis kepolisian, tidak hanya untuk mengatur arus lalu lintas, tetapi juga untuk menunjukkan kepedulian sosial. Salah satu kegiatan yang menarik perhatian masyarakat adalah pembagian takjil kepada para pengendara, ojek, dan warga yang masih berada di jalan menjelang berbuka.

Menurut Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, Ramadhan menjadi momen yang tepat bagi aparat untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui tindakan nyata di lapangan. "Polisi harus hadir tidak sekadar mengatur lalu lintas, tetapi juga memberikan rasa aman dan menunjukkan empati kepada masyarakat," ujarnya.

Patroli ini dilakukan di titik-titik strategis yang biasanya padat kendaraan menjelang berbuka puasa. Personel kepolisian terlihat membantu pengendara menyeberang jalan, memberikan imbauan keselamatan, dan memastikan arus kendaraan tetap lancar. Suasana menjadi hangat saat anggota polisi menyapa masyarakat sambil menyerahkan paket berbuka.

Bagi warga, kehadiran polisi dengan pendekatan humanis seperti ini memberikan pengalaman berbeda. Polisi tidak lagi hanya dilihat sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang peduli dan empatik.

Selain meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian, kegiatan ini juga memiliki tujuan penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas. Menjelang berbuka, mobilitas masyarakat meningkat pesat, sehingga risiko kemacetan dan kecelakaan turut meningkat. Patroli JELBUSA menjadi langkah strategis untuk menekan risiko tersebut.

Pesan keselamatan berkendara juga disampaikan melalui patroli ini. Masyarakat diimbau tetap mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm, dan menghindari kecepatan berlebih saat mengejar waktu berbuka.

Di bawah kepemimpinan Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, pendekatan humanis dalam pelayanan lalu lintas terus diperkuat. Polisi hadir bukan sekadar sebagai pengatur jalan, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Kegiatan Patroli JELBUSA menunjukkan bahwa pelayanan publik yang humanis dapat menciptakan rasa aman sekaligus mempererat kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian. Masyarakat yang menerima takjil terlihat antusias dan mengapresiasi perhatian kecil namun bermakna ini.

Dengan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan ketertiban, Patroli JELBUSA menjadi bukti nyata bahwa polisi Sumatera Barat hadir untuk menjaga keamanan sekaligus menebar kebaikan di bulan yang penuh berkah.

Editor : (RAFI)


REALITANUSANTARA. COM

PADANG – Menyambut arus mudik Lebaran 2026, Polda Sumatera Barat menegaskan kesiapan penuh melalui program “Pulang Basamo 2026”. Pengamanan tidak hanya difokuskan pada pengaturan jalur perjalanan, tetapi juga mencakup pemeriksaan kesehatan sopir dan sambutan budaya bagi pemudik setibanya di Ranah Minang.

Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, menyatakan, keselamatan dan kenyamanan para perantau menjadi prioritas utama. Sekitar 250 bus akan dikawal dalam dua gelombang perjalanan, dengan pengawasan ketat sejak keberangkatan.

“Kami kawal seluruh perjalanan agar para sopir tetap dalam kondisi prima. Tim medis kepolisian akan memeriksa kesehatan di setiap titik pemberhentian,” ujar Gatot.
Untuk mendukung kelancaran perjalanan, Polda Sumbar menyiapkan tiga rest area strategis di Jalur Lintas Sumatera, yaitu Palembang, Jambi, dan perbatasan Sumatera Barat.

Pendekatan budaya juga menjadi bagian penting dari program ini. Setibanya di Ranah Minang, pemudik akan disambut dengan tradisi Makan Bajamba, makan bersama dalam satu nampan yang melambangkan kebersamaan masyarakat Minangkabau. Kegiatan ini dijadwalkan sebagai momen buka puasa bersama bagi para perantau setelah menempuh perjalanan panjang lintas provinsi.
Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H.,memberikan arahan kepada pemudik agar menjaga kesehatan jasmani dan rohani selama perjalanan, sehingga mudik menjadi aman dan menyenangkan. “Sehat tubuh dan jiwa, perjalanan lancar, silaturahmi terjaga,” ujarnya.
Polda Sumbar optimistis kombinasi pengawalan ketat, pengaturan rest area, serta pemeriksaan kesehatan berkala dapat menekan risiko kecelakaan. Program Pulang Basamo 2026 diharapkan merealisasikan tema mudik tahun ini, “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, sekaligus menunjukkan pendekatan humanis Polri dalam melayani masyarakat.

Editor : (Rafi)

REALITANUSANTARA.COM

Solok - Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.Hi memimpin Tim Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Solok di Masjid Darul Hikmah Tabek Dangka, Jorong Koto Gadang, Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang, Minggu (8/3/2026) malam.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Medison, Asisten I Zaitul Ikhlas, Staf Ahli Bupati Deni Prihatin, Inspektur Daerah Deri Akmal, Kepala Bapelitbang Nafri, Kepala Dinas Pendidikan Elafki, Kepala Dinas Kesehatan Zulhendri, Kepala Dinas PUPR Efia Vivi Fortuna, Kepala Satpol PP dan Damkar Asril, Plt Kepala Dinas Dukcapil Ahmad Ilham, Kepala Kesbangpol Doni Wance Lubis, serta Kepala Balai Pengujian Sertifikasi Pangan Provinsi Sumatera Barat Hafes Renaldo Dt. Rajo Basa.

Turut hadir Camat Gunung Talang Riswandi Bahaudin, Wali Nagari Talang Zulfadri, perwakilan OPD, tokoh masyarakat, alim ulama, serta jamaah tarawih.

Dalam sambutannya, Wali Nagari Talang Zulfadri menyampaikan apresiasi atas kunjungan Tim Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Solok ke nagari tersebut. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, kekompakan masyarakat, serta melindungi aset nagari.

“Selain itu kita juga mengajak seluruh masyarakat untuk memberantas penyakit masyarakat dan menjaga generasi muda dari pengaruh yang dapat merusak masa depan mereka,” ujar Zulfadri.

Sementara itu, Wakil Bupati Solok H. Candra menyampaikan salam dari Bupati Solok kepada masyarakat Nagari Talang. Ia juga mengapresiasi kekompakan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, kekompakan tersebut terlihat dari keberhasilan masyarakat mengumpulkan dana sebesar Rp1,2 miliar dalam waktu dua bulan untuk pembangunan SMA Negeri 3 Gunung Talang.

“Ini bukti nyata semangat gotong royong masyarakat Nagari Talang dalam mendukung kemajuan pendidikan di daerah,” kata Candra.

Ia juga menyampaikan rencana pelebaran jalan menuju Lapangan Sepak Bola Harimau Data guna meningkatkan akses masyarakat.

Pada kesempatan itu, Candra mengajak masyarakat memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya serta meningkatkan ekonomi keluarga dengan memanfaatkan lahan kosong dan pekarangan rumah.

Ia juga menyampaikan bahwa Kementerian Pertanian akan memberikan bantuan bibit kopi bagi petani serta bantuan pembangunan irigasi tersier untuk mendukung sektor pertanian.

Di bidang kesehatan, Pemerintah Kabupaten Solok juga menyediakan layanan kesehatan gratis melalui program BPJS dengan alokasi anggaran sekitar Rp14,5 miliar.

Wakil Bupati turut mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan melalui program Solok Bersih.

“Saya berharap mulai hari ini tidak ada lagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Mari kita mulai mengolah sampah dari rumah tangga masing-masing,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Solok juga menyerahkan bantuan untuk Masjid Darul Hikmah sebesar Rp25 juta.

Sementara itu, ceramah Ramadhan disampaikan Ustadz Tengku Abdurrahman Ad Dakhil yang mengingatkan jamaah bahwa Allah SWT senantiasa melihat setiap perbuatan manusia, baik maupun buruk, dan akan memberikan balasan atas setiap amal yang dilakukan.

“Bekerjalah untuk duniamu seakan kamu akan hidup selamanya, dan beramallah untuk akhiratmu seakan kamu akan mati esok pagi,” pesannya.


REALITANUSANTARA. COM

Sumbar - Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat terus menanamkan kesadaran dan kedisiplinan berlalu lintas kepada generasi muda melalui berbagai program edukasi. Salah satu kegiatan nyata terlihat di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 4 Padang, melalui pembinaan Patroli Keamanan Sekolah (PKS).

Program ini berada di bawah arahan Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., yang dikenal aktif mendorong pendidikan keselamatan berlalu lintas, khususnya bagi pelajar sebagai generasi penerus bangsa.

Dalam kegiatan PKS, siswa dilatih memahami disiplin, tanggung jawab, dan peran mereka sebagai duta keselamatan di lingkungan sekolah. Mereka mendapat pelatihan mulai dari pengaturan lalu lintas sederhana, baris-berbaris, hingga etika keselamatan di jalan raya.

Kombes Pol. H. Muhammad Reza menegaskan bahwa pembinaan PKS merupakan investasi penting untuk menciptakan budaya tertib berlalu lintas.
 “Kesadaran berlalu lintas tidak bisa dibangun dalam sekejap. Pendidikan sejak usia sekolah menjadi fondasi agar kebiasaan baik ini terbawa hingga dewasa,” ujarnya.

Selain menjadi teladan di sekolah, anggota PKS diharapkan mampu menularkan perilaku disiplin kepada teman-temannya. Pendekatan ini tidak hanya fokus pada keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan nilai moral dan tanggung jawab sosial, agar pelajar memahami keselamatan jalan sebagai tanggung jawab bersama.

Program PKS yang edukatif ini menjadi strategi penting Ditlantas Polda Sumbar untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, pelajar diharapkan menjadi agen perubahan yang membawa budaya tertib berlalu lintas ke masyarakat luas.
Ke depan, program PKS akan diperluas ke sekolah-sekolah lain di Sumatera Barat, memperkuat semangat Polantas Presisi yang menekankan pendekatan humanis, edukatif, dan kemitraan antara polisi dengan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban lalu lintas.

Editor : (RAFI)

REALITANUSANTARA.COM

Solok - Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.Hi memimpin Tim Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Solok di Masjid Darul Hikmah Tabek Dangka, Jorong Koto Gadang, Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang, Minggu (8/3/2026) malam.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Medison, Asisten I Zaitul Ikhlas, Staf Ahli Bupati Deni Prihatin, Inspektur Daerah Deri Akmal, Kepala Bapelitbang Nafri, Kepala Dinas Pendidikan Elafki, Kepala Dinas Kesehatan Zulhendri, Kepala Dinas PUPR Efia Vivi Fortuna, Kepala Satpol PP dan Damkar Asril, Plt Kepala Dinas Dukcapil Ahmad Ilham, Kepala Kesbangpol Doni Wance Lubis, serta Kepala Balai Pengujian Sertifikasi Pangan Provinsi Sumatera Barat Hafes Renaldo Dt. Rajo Basa.

Turut hadir Camat Gunung Talang Riswandi Bahaudin, Wali Nagari Talang Zulfadri, perwakilan OPD, tokoh masyarakat, alim ulama, serta jamaah tarawih.

Dalam sambutannya, Wali Nagari Talang Zulfadri menyampaikan apresiasi atas kunjungan Tim Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Solok ke nagari tersebut. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, kekompakan masyarakat, serta melindungi aset nagari.

“Selain itu kita juga mengajak seluruh masyarakat untuk memberantas penyakit masyarakat dan menjaga generasi muda dari pengaruh yang dapat merusak masa depan mereka,” ujar Zulfadri.

Sementara itu, Wakil Bupati Solok H. Candra menyampaikan salam dari Bupati Solok kepada masyarakat Nagari Talang. Ia juga mengapresiasi kekompakan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, kekompakan tersebut terlihat dari keberhasilan masyarakat mengumpulkan dana sebesar Rp1,2 miliar dalam waktu dua bulan untuk pembangunan SMA Negeri 3 Gunung Talang.

“Ini bukti nyata semangat gotong royong masyarakat Nagari Talang dalam mendukung kemajuan pendidikan di daerah,” kata Candra.

Ia juga menyampaikan rencana pelebaran jalan menuju Lapangan Sepak Bola Harimau Data guna meningkatkan akses masyarakat.

Pada kesempatan itu, Candra mengajak masyarakat memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya serta meningkatkan ekonomi keluarga dengan memanfaatkan lahan kosong dan pekarangan rumah.

Ia juga menyampaikan bahwa Kementerian Pertanian akan memberikan bantuan bibit kopi bagi petani serta bantuan pembangunan irigasi tersier untuk mendukung sektor pertanian.

Di bidang kesehatan, Pemerintah Kabupaten Solok juga menyediakan layanan kesehatan gratis melalui program BPJS dengan alokasi anggaran sekitar Rp14,5 miliar.

Wakil Bupati turut mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan melalui program Solok Bersih.

“Saya berharap mulai hari ini tidak ada lagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Mari kita mulai mengolah sampah dari rumah tangga masing-masing,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Solok juga menyerahkan bantuan untuk Masjid Darul Hikmah sebesar Rp25 juta.

Sementara itu, ceramah Ramadhan disampaikan Ustadz Tengku Abdurrahman Ad Dakhil yang mengingatkan jamaah bahwa Allah SWT senantiasa melihat setiap perbuatan manusia, baik maupun buruk, dan akan memberikan balasan atas setiap amal yang dilakukan.

“Bekerjalah untuk duniamu seakan kamu akan hidup selamanya, dan beramallah untuk akhiratmu seakan kamu akan mati esok pagi,” pesannya.

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.