Latest Post

REALITANUSANTARA.COM

Semarang, 30 Maret 2026 – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmennya dalam Transformasi Polri melalui reformasi doktrin dan penguatan sumber daya manusia dengan meresmikan pembangunan Laboratorium Sosial Sains Kepolisian di Akademi Kepolisian (Akpol), Lemdiklat Polri, Semarang.

Peresmian ditandai dengan kegiatan groundbreaking (peletakan batu pertama) yang dipimpin oleh Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, pada Senin (30/3) pukul 09.30 WIB di lingkungan Perpustakaan Akpol.

Langkah ini merupakan bagian dari reformasi fundamental Polri dalam menggeser paradigma kerja kepolisian dari yang selama ini cenderung reaktif menjadi proaktif, reflektif, dan berbasis ilmu pengetahuan.

Wakapolri menegaskan bahwa kehadiran Laboratorium Sosial Sains menjadi instrumen strategis dalam menjawab tantangan kompleks tugas kepolisian modern, khususnya dalam meningkatkan kualitas SDM Polri melalui pembaruan kurikulum pendidikan.

“Polisi masa depan tidak boleh hanya bekerja berdasarkan intuisi emosional. Setiap tindakan harus didasarkan pada riset yang mendalam. Laboratorium ini memastikan lulusan Akpol memiliki landasan filosofis, pedagogis, dan literasi yang kuat sebelum terjun ke lapangan,” tegas Wakapolri.

Laboratorium Sosial Sains Kepolisian dirancang sebagai model pembelajaran baru yang mengintegrasikan teori akademik dengan praktik langsung di tengah masyarakat sebagai perwujudan transformasi Pendidikan Taruna Berbasis Realitas Sosial

Konsep ini diperkuat oleh pandangan akademisi, Prof. Dr. Rodiyah Tangwun, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (UNNES), yang menyebut bahwa laboratorium sosial merupakan pendekatan pembelajaran reflektif berbasis realitas.

Dalam implementasinya, laboratorium ini memiliki tiga fungsi utama:

1. Ruang belajar berbasis fakta dan realitas sosial, di mana taruna tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengasah kemampuan analisis dan solusi terhadap dinamika masyarakat.

2. Wujud konkret kualitas pendidikan kepolisian, yang menekankan keseimbangan antara aspek akademik dan praktik lapangan.

3. Ruang kolaborasi dengan masyarakat, menjadikan masyarakat sebagai bagian integral dalam proses pembelajaran.

Membangun Karakter dan Kompetensi Polisi Masa Depan melalui Laboratorium Sosial Sains, Polri menargetkan lahirnya perwira yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki integritas dan kecerdasan holistik.

Adapun dampak yang diharapkan antara lain:

Penguatan integritas dan komitmen moral

Peningkatan keterampilan praktis berbasis situasi nyata

Kemampuan analisis dan prediksi dinamika sosial

Pembentukan kepemimpinan lapangan yang adaptif dan solutif

Laboratorium ini tidak hanya menjadi metode pembelajaran, tetapi juga fondasi dalam mencetak SDM Polri yang unggul, modern, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kolaborasi Polri dan Perguruan Tinggi ditandai dengan hadirnya pejabat utama Mabes Polri, jajaran Lemdiklat Polri, pimpinan Akpol, serta perwakilan dari berbagai perguruan tinggi nasional.

Kehadiran akademisi dari berbagai universitas menegaskan bahwa transformasi Polri dilakukan melalui pendekatan kolaboratif antara institusi kepolisian dan dunia pendidikan tinggi.

Polri juga terus mengembangkan ekosistem keilmuan kepolisian melalui kerja sama strategis dengan perguruan tinggi, termasuk penguatan pusat studi kepolisian di berbagai kampus sebagai bagian dari pembangunan knowledge-based policing.

Kehadiran Laboratorium Sosial Sains di Akpol menjadi tonggak penting dalam perjalanan reformasi Polri, khususnya dalam membangun institusi yang adaptif terhadap perubahan zaman.

Melalui pendekatan berbasis ilmu pengetahuan, riset, dan kolaborasi, Polri menegaskan arah pemutakhiran sebagai institusi yang modern, profesional, dan terpercaya, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

REALITANUSANTARA.COM

PADANG  - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat terus memperkuat perencanaan kerja kelembagaan melalui Rapat Badan Musyawarah (Bamus) yang digelar pada Senin (30/3/2026). Rapat tersebut difokuskan pada pembahasan penjadwalan agenda kegiatan Masa Sidang Kedua Tahun 2026 sebagai langkah strategis dalam memastikan optimalisasi kinerja DPRD.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Khusus I Kantor DPRD Provinsi Sumatera Barat itu dipimpin langsung oleh Muhidi, didampingi Sekretaris DPRD Sumbar Maifrizon, serta diikuti oleh seluruh anggota Badan Musyawarah yang memiliki peran penting dalam menentukan arah agenda kedewanan.

Dalam rapat tersebut, Bamus melakukan pembahasan secara komprehensif terhadap rencana jadwal kegiatan DPRD, mulai dari agenda rapat paripurna, rapat komisi, kunjungan kerja, hingga kegiatan pengawasan dan pembahasan kebijakan daerah. Penyesuaian jadwal juga dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika kebutuhan daerah serta sinkronisasi dengan program pemerintah provinsi.

Penjadwalan agenda ini dinilai menjadi salah satu instrumen utama dalam menjaga efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD, khususnya dalam menjalankan tiga fungsi utama lembaga legislatif, yakni fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Dengan perencanaan yang terstruktur, setiap kegiatan diharapkan dapat berjalan tepat waktu, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, dalam arahannya menegaskan bahwa penyusunan agenda yang matang merupakan fondasi penting dalam meningkatkan kinerja kelembagaan. Menurutnya, agenda yang tersusun secara sistematis akan memudahkan koordinasi antaralat kelengkapan dewan serta memperkuat sinergi dalam menjalankan tugas-tugas kedewanan.

“Perencanaan yang baik akan menentukan kualitas pelaksanaan kerja DPRD. Oleh karena itu, melalui rapat Bamus ini kita berharap seluruh agenda kegiatan dapat disusun secara terarah, selaras dengan prioritas pembangunan daerah, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Muhidi.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya komitmen seluruh anggota DPRD untuk menjalankan agenda yang telah disepakati secara disiplin dan bertanggung jawab. Hal ini, menurutnya, menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja lembaga legislatif.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Sumbar, Maifrizon, turut menegaskan bahwa pihak sekretariat siap mendukung penuh pelaksanaan seluruh agenda yang telah dijadwalkan, baik dari sisi administrasi, teknis, maupun koordinasi lintas sektor.

Melalui rapat ini, DPRD Provinsi Sumatera Barat berharap hasil penjadwalan yang telah disusun dapat menjadi pedoman kerja yang efektif selama Masa Sidang Kedua Tahun 2026. Dengan demikian, seluruh program dan kegiatan kedewanan dapat berjalan optimal, tepat sasaran, serta berkontribusi dalam mendorong pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Sumatera Barat.

Editor : Deviana 

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Keluarga besar Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat menggelar kegiatan Halal Bihalal dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, 26/3/2026 Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antarpegawai dalam mendukung kemajuan sektor pendidikan di Sumatera Barat.

Mengusung tema “Menjalin Harmoni, Mengukir Prestasi”, acara tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan, pegawai, serta keluarga besar Disdik Sumbar. Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan terasa sejak awal kegiatan, mencerminkan semangat kebersamaan pasca menjalani ibadah Ramadan.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Habibul Fuadi, S.Pd. M.Si. dalam sambutannya menekankan, bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan sarana untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, saling memaafkan, serta membangun kembali semangat kerja yang lebih baik. Ia juga mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan momen Idulfitri sebagai titik awal dalam meningkatkan kinerja dan dedikasi.

"Kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarsesama, menghilangkan sekat-sekat yang mungkin muncul dalam dinamika pekerjaan, serta memperkuat komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik di bidang pendidikan,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkokoh koordinasi dan kolaborasi lintas bidang di lingkungan Disdik Sumbar. Dengan terjalinnya komunikasi yang harmonis, diharapkan berbagai program pendidikan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Momentum Halal Bihalal ini turut menjadi refleksi bersama dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Melalui kebersamaan yang terjalin, Disdik Sumbar optimistis dapat terus menghadirkan inovasi dan terobosan dalam pembangunan pendidikan. Semangat persatuan yang diperkuat dalam kegiatan ini diharapkan menjadi energi positif untuk mewujudkan sistem pendidikan yang lebih maju, inklusif, dan kompetitif di Sumatera Barat.

Dengan demikian, Halal Bihalal tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam membangun komitmen kolektif demi masa depan pendidikan yang lebih baik.

Editor : Ayu


REALITANUSANTARA. COM

SUMBAR - Di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang semakin cepat dan kompleks, kehadiran layanan kepolisian yang responsif menjadi kebutuhan utama. Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA, menegaskan bahwa layanan 110 Polri hadir sebagai solusi cepat bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kapan saja.

Melalui pesan humanis yang disampaikan dalam unggahan resmi Humas Polda Sumbar, Irjen Gatot Tri Suryanta menegaskan bahwa kepolisian tidak hanya hadir saat terjadi masalah besar, tetapi juga siap mendengar dan membantu masyarakat dalam berbagai situasi darurat.

"Setiap langkah perjalanan masyarakat, ada polisi yang siap mendengar dan membantu. Layanan 110 hadir 24 jam untuk memberikan perlindungan, rasa aman, dan respons cepat," menjadi pesan kuat yang disampaikan Kapolda Sumbar kepada masyarakat.

Pesan tersebut bukan sekadar imbauan formal. Namun menggambarkan komitmen nyata Polda Sumbar dalam menghadirkan pelayanan kepolisian yang lebih dekat, lebih cepat, dan lebih humanis kepada masyarakat.

Kapolda Sumbar Irjen Gatot Tri Suryanta menilai bahwa masyarakat membutuhkan akses layanan yang mudah dan cepat, terutama saat menghadapi situasi darurat seperti kecelakaan lalu lintas, tindak kriminal, gangguan keamanan, hingga situasi mendesak lainnya.

Dengan adanya layanan 110, masyarakat tidak perlu lagi kebingungan mencari nomor kontak kantor polisi. Cukup menghubungi 110, laporan masyarakat langsung terhubung ke sistem kepolisian yang siap merespons dengan cepat.

Layanan 110 juga menjadi simbol transformasi pelayanan Polri yang semakin modern dan responsif. Di era digital saat ini, masyarakat menuntut pelayanan yang cepat, akurat, dan mudah diakses.

Irjen Gatot Tri Suryanta juga menekankan bahwa layanan 110 bebas pulsa dan aktif selama 24 jam penuh. Hal ini menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat tanpa batas waktu.

"Keselamatan masyarakat adalah prioritas kami. Jangan ragu untuk menghubungi 110 kapan pun dibutuhkan," pesan Kapolda Sumbar yang menegaskan komitmen pelayanan Polri.

Tak hanya itu, layanan ini juga menjadi bagian dari strategi Polda Sumbar dalam memperkuat keamanan wilayah. Dengan laporan cepat dari masyarakat, polisi dapat mengambil langkah lebih dini dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas.

Kehadiran layanan 110 juga diharapkan mampu mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat. Polisi tidak lagi dipandang jauh, tetapi menjadi sahabat yang selalu siap membantu

Di bawah kepemimpinan Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, Polda Sumbar terus mendorong pelayanan berbasis humanis. Pendekatan ini menempatkan masyarakat sebagai pusat pelayanan kepolisian

Langkah ini juga sejalan dengan program Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan profesional, modern, dan terpercaya. Layanan 110 menjadi salah satu implementasi nyata dari konsep tersebut.

Masyarakat Sumatera Barat kini memiliki akses cepat untuk mendapatkan bantuan kepolisian. Dengan satu panggilan, bantuan dapat segera diberikan sesuai kebutuhan.

Kapolda Sumbar berharap masyarakat memanfaatkan layanan ini secara bijak dan bertanggung jawab. Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Di tengah tantangan keamanan yang terus berkembang, kehadiran layanan 110 menjadi bentuk nyata bahwa polisi selalu hadir untuk masyarakat.

Irjen Pol Gatot Tri Suryanta ingin memastikan bahwa setiap warga Sumbar merasa aman, nyaman, dan terlindungi. Karena bagi Polda Sumbar, keamanan bukan sekadar tugas, tetapi juga bentuk pengabdian kepada masyarakat

Dengan layanan 110, Kapolda Sumbar kembali menegaskan bahwa polisi hadir bukan hanya saat masalah terjadi, tetapi juga sebagai penjaga rasa aman dalam setiap langkah kehidupan masyarakat.



REALITANUSANTARA. COM

Sumbar – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Sumatera Barat, H. Mustafa, M.A., menyampaikan apresiasi tinggi terhadap jajaran Polda Sumatera Barat atas keberhasilan pengamanan arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dalam pernyataan resminya, Mustafa menilai kolaborasi antara pihak kepolisian dengan instansi terkait telah memberikan dampak signifikan bagi kenyamanan masyarakat. Ia menyoroti beberapa poin krusial yang dinilai sukses dilaksanakan oleh Polda Sumbar, di antaranya pengawasan ketat arus mudik serta penyediaan fasilitas mudik gratis bagi warga.

"Saya menyampaikan apresiasi atas peran Polda Sumatera Barat dalam melakukan pengawasan arus mudik lebaran dan memfasilitasi mudik gratis," ujar Mustafa di Padang.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa sinergi Polda Sumbar dengan dinas terkait terbukti efektif dalam mengurai kemacetan di titik-titik rawan. Hal ini berdampak langsung pada menurunnya angka kecelakaan lalu lintas selama periode Lebaran tahun ini.

"Bersama dinas terkait, (Polda) mampu mengurai kemacetan sehingga kecelakaan lalu lintas selama Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah dapat diminimalisir," imbuhnya.

Menutup pernyataannya, Kakanwil Kemenag Sumbar berharap agar stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang telah kondusif saat ini dapat terus dipertahankan. 

Ia berkomitmen untuk terus mendukung langkah-langkah Polri dalam menjaga kenyamanan masyarakat Sumatera Barat di masa mendatang. 

REALITANUSANTARA.COM

​PADANG, –  Meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesadaran hukum masyarakat, Wali Kota Padang, Fadly Amran, menerima kunjungan resmi Kepala Kantor Wilayah Hukum Sumatera Barat, Alpius Sarumaha, di Rumah Dinas Wali Kota, Jumat (27/3/2026).

​Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan momentum penting untuk membangun sinergi aturan hukum serta memperkuat kolaborasi lintas instansi di wilayah Kota Padang.

​Wali Kota Fadly Amran menegaskan bahwa hubungan yang solid antara Pemerintah Kota (Pemko) Padang dengan KaKanwil Hukum merupakan kunci utama dalam mendukung program pembangunan yang berkelanjutan. 

Fokus utama kerja sama ini mencakup aspek kepastian hukum, optimalisasi pelayanan publik, hingga peningkatan literasi hukum di tengah masyarakat.

​"Sinergi yang kuat sangat penting untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal dan berkeadilan. Kami di Pemerintah Kota Padang siap untuk terus memperkuat kolaborasi ini demi tata kelola pemerintahan yang lebih baik," ujar Fadly Amran.

Sementara, ​Kepala Kantor Wilayah Hukum Sumbar, Alpius Sarumaha, memberikan apresiasi atas harmonisasi yang telah terjalin selama ini. Ia berharap dukungan strategis dari pihaknya, seperti penyuluhan hukum dan pendampingan pembentukan regulasi daerah dapat membantu Pemko Padang menciptakan kebijakan yang berkualitas.

​Beberapa poin penguatan yang dibahas dalam pertemuan tersebut untuk meningkatkan kesadaran hukum bagi warga Kota Padang. Pendampingan dalam pembentukan peraturan daerah yang inklusif, serta penguatan layanan administrasi hukum yang lebih responsif dan transparan.

​"Kita berharap pelayanan dan tata kelola pemerintahan di Kota Padang semakin efektif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat," imbuh Alpius Sarumaha yang saat itu didampingi oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Bobby Sectio Wahyudi.

​Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan hukum yang kondusif, sehingga mampu mendorong kemajuan ekonomi dan sosial di Kota Padang. (Defrianto / Charlie)

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang tengah melakukan perbaikan kebocoran pipa utama berdiameter DN 300 berbahan Asbestos Cement Pipe (ACP) di kawasan Lubuk Minturun, Kamis (26/3/2026). Perbaikan ini berdampak pada terganggunya distribusi air bersih ke sejumlah wilayah di Kota Padang.

Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, mengatakan bahwa proses penanganan kebocoran saat ini masih berlangsung dan dikerjakan secara intensif oleh tim teknis di lapangan.

Menurutnya, kebocoran pada pipa utama tersebut menyebabkan penurunan tekanan hingga terhentinya aliran air di beberapa titik layanan pelanggan. Kondisi ini mengharuskan dilakukan perbaikan segera guna mencegah dampak yang lebih luas terhadap sistem distribusi.

“Kami saat ini sedang melakukan perbaikan kebocoran pipa di Lubuk Minturun. Proses ini berpotensi menyebabkan gangguan aliran air di beberapa wilayah,” ujar Hendra dalam keterangan resminya.

Adapun wilayah yang terdampak meliputi kawasan Sei Lareh, Balai Gadang, Lolo Kasiak, Balai Baru, Kalumbuk, Gurun Laweh, sebagian Siteba, Gunung Juaro, serta Surau Gadang. Masyarakat di wilayah tersebut dilaporkan mengalami penurunan debit air hingga penghentian sementara aliran selama proses perbaikan berlangsung.

Perumda AM Kota Padang mengimbau pelanggan di daerah terdampak untuk melakukan langkah antisipasi dengan menyiapkan cadangan air bersih guna memenuhi kebutuhan sehari-hari selama pekerjaan berlangsung.

Selain itu, perusahaan memastikan bahwa proses perbaikan dilakukan secara maksimal dengan mengerahkan sumber daya yang ada agar distribusi air dapat segera kembali normal. Upaya normalisasi aliran akan dilakukan setelah proses perbaikan selesai dan sistem kembali stabil.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Aliran air akan kembali normal setelah proses perbaikan dan normalisasi selesai,” tambah Hendra.

Perumda AM juga menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan keandalan jaringan distribusi air bersih guna memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat Kota Padang. (Ayu)

REALITA NUSANTARA.COM

PADANG — Pasca perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, tingkat kunjungan masyarakat ke sejumlah objek wisata di Kota Padang, Sumatera Barat, masih terpantau tinggi. Salah satu lokasi yang menjadi pusat keramaian adalah kawasan wisata Pantai Air Manis yang berada di Kecamatan Padang Selatan, pada Senin (23/03/2026).

Pantauan di lapangan menunjukkan arus wisatawan, baik dari dalam kota maupun luar daerah, masih memadati kawasan pantai yang dikenal dengan legenda Malin Kundang tersebut. Kondisi ini mendorong aparat kepolisian untuk meningkatkan pengawasan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Jajaran Polresta Padang melalui Pos Pengamanan (Pos Pam) Air Manis terlihat aktif melakukan pemantauan sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pengamanan pasca libur panjang Idulfitri yang identik dengan lonjakan mobilitas masyarakat.

Kapolresta Padang, Apri Wibowo, menyampaikan bahwa fokus utama pengamanan saat ini adalah memantau jumlah pengunjung serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Kami melaksanakan pemantauan terhadap aktivitas masyarakat di kawasan wisata serta memberikan imbauan secara humanis kepada para pengunjung agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban,” ujarnya.

Selain melakukan pengawasan, aparat kepolisian juga mengambil langkah preventif untuk mencegah praktik pungutan liar (pungli) serta berbagai bentuk tindak kriminal lainnya yang berpotensi terjadi di tengah keramaian wisatawan.

Petugas di lapangan secara aktif memberikan edukasi dan imbauan kepada pengunjung agar senantiasa waspada, menjaga barang bawaan, serta tidak segan melaporkan kepada petugas apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

Kapolresta juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya kepada pihak yang tidak bertanggung jawab serta tetap menjaga kehati-hatian selama berwisata.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap berhati-hati dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tambahnya.

Dengan kehadiran personel kepolisian di Pos Pam Air Manis, diharapkan para wisatawan dapat merasakan rasa aman dan nyaman selama berkunjung. Upaya ini sekaligus menjadi bentuk komitmen aparat dalam memberikan perlindungan dan pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya di masa pasca libur Idulfitri yang masih diwarnai tingginya aktivitas wisata.

REALITANUSANTARA.COM

PADANG PARIAMAN - Perayaan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah menjadi momen yang sarat makna bagi umat Muslim di seluruh Indonesia. Setelah menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan, Idulfitri hadir sebagai waktu untuk kembali kepada fitrah, memperkuat nilai-nilai spiritual, serta mempererat hubungan sosial melalui tradisi saling memaafkan.

Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Aprinaldi, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri kepada seluruh masyarakat. Dalam suasana yang suci dan penuh kebahagiaan, ia mengajak masyarakat menjadikan Idulfitri sebagai momentum untuk meningkatkan rasa syukur atas nikmat dan kesempatan yang telah diberikan selama bulan Ramadan.

Ucapan “Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin” yang disampaikan tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan dan keikhlasan dalam membuka lembaran baru kehidupan yang lebih baik. Menurutnya, Idulfitri bukan sekadar perayaan kemenangan setelah menahan diri dari hawa nafsu, tetapi juga menjadi ajang refleksi diri untuk memperbaiki hubungan dengan sesama.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial yang telah tumbuh selama Ramadan. Tradisi silaturahmi, saling berkunjung, berbagi kepada sesama, serta mempererat komunikasi antarwarga menjadi bagian penting dalam menjaga keharmonisan di tengah masyarakat yang beragam.

Momentum Idulfitri juga diharapkan dapat memperkuat persatuan dan kesatuan, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, maupun kehidupan berbangsa dan bernegara. Semangat saling menghargai, toleransi, dan gotong royong dinilai menjadi kunci dalam menciptakan kehidupan sosial yang damai dan harmonis.

Aprinaldi turut berharap agar nilai-nilai positif seperti keikhlasan, empati, dan kepedulian yang telah dibangun selama Ramadan tidak berhenti setelah bulan suci berakhir. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Perayaan Idulfitri 1447 H ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh umat Muslim untuk terus meningkatkan kualitas diri, mempererat tali persaudaraan, serta menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, diharapkan masyarakat dapat menghadapi berbagai tantangan ke depan dengan penuh optimisme dan persatuan.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

Jakarta - Peringatan Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada 8 Maret 2026 kembali menjadi momentum penting untuk mengapresiasi peran strategis perempuan dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari keluarga, masyarakat, hingga pembangunan bangsa.

Pada peringatan tahun ini, pesan tentang ketulusan dan kontribusi perempuan sebagai sumber kekuatan semakin mengemuka di berbagai kalangan. Ungkapan yang menyebutkan bahwa di balik kesuksesan seorang laki-laki terdapat doa perempuan yang setia mengiringi langkahnya kembali digaungkan sebagai bentuk pengakuan atas peran penting perempuan dalam mendukung keberhasilan.

Perempuan dinilai tidak hanya berperan sebagai pendamping, tetapi juga sebagai pilar utama yang memberikan dukungan moral, semangat, serta kekuatan spiritual yang menjadi fondasi dalam meraih kesuksesan. Kontribusi tersebut dinilai memiliki dampak besar, baik dalam lingkup pribadi maupun sosial.

Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Aprinaldi, menyampaikan bahwa perempuan memiliki peran yang sangat luas dan tidak terbatas pada ranah domestik. Menurutnya, perempuan telah menunjukkan kiprah nyata dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, pemerintahan, ekonomi, sosial, hingga kemanusiaan.

“Perempuan adalah sumber kekuatan dan inspirasi. Peran mereka sangat penting dalam mendorong kemajuan dan perubahan positif di tengah masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa banyak tokoh perempuan, baik di tingkat nasional maupun global, telah membuktikan kemampuan dan kontribusinya dalam membangun peradaban yang lebih baik.

Peringatan Hari Perempuan Internasional 2026 juga menjadi ajang refleksi untuk terus memperkuat komitmen terhadap kesetaraan gender. Masyarakat diajak untuk memberikan ruang yang adil bagi perempuan agar dapat berkembang dan berkontribusi secara optimal.

Momentum ini sekaligus menjadi bentuk penghormatan kepada perempuan hebat yang terus berjuang, berkarya, dan menginspirasi generasi penerus. Dukungan terhadap peran perempuan dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan masa depan yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Selamat Hari Perempuan Internasional, 8 Maret 2026. Perempuan adalah sumber kekuatan dan inspirasi bagi dunia.

Editor: Ayu

REALITANUSANTARA.COM

Padang Pariaman - Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Aprinaldi, S.Pd., M.Pd., AIFO, melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan 1447 Hijriah dengan menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an yang digelar di Masjid Raya Kampung Pauh. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh tokoh masyarakat, pengurus masjid, serta jamaah setempat.

Dalam kunjungan tersebut, Aprinaldi tidak hanya mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan, tetapi juga menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan sarana ibadah. Ia secara langsung menyerahkan bantuan untuk mendukung pembangunan Masjid Raya Kampung Pauh, sekaligus menjadi donatur dalam menunjang berbagai kegiatan ibadah selama bulan suci Ramadhan.

Dalam sambutannya, Aprinaldi mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum Ramadhan sebagai sarana memperkuat keimanan dan meningkatkan kualitas ibadah. Ia menekankan pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam membimbing generasi muda agar tetap berada di jalur yang positif, serta terhindar dari pengaruh negatif dan berbagai bentuk kejahatan yang semakin kompleks di era modern.

“Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk memperbaiki diri dan memperkuat nilai-nilai keagamaan. Kita juga memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga generasi muda agar tumbuh dengan akhlak yang baik dan kuat dalam menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap masjid dapat berfungsi lebih luas, tidak hanya sebagai tempat pelaksanaan ibadah ritual, tetapi juga sebagai pusat pembinaan akhlak, pendidikan agama, serta kegiatan sosial kemasyarakatan. Menurutnya, keberadaan masjid yang aktif dan produktif akan memberikan dampak positif bagi pembangunan karakter masyarakat, khususnya generasi muda.

Kegiatan Safari Ramadhan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mempererat silaturahmi dengan masyarakat, sekaligus mendorong penguatan nilai-nilai religius di tengah kehidupan sosial. Selain itu, kehadiran pimpinan daerah di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan motivasi serta dukungan nyata dalam pembangunan keagamaan di daerah.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

PADANG PARIAMAN - Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Aprinaldi, S.Pd., M.Pd., AIFO, memimpin Rapat Paripurna DPRD dalam rangka penyampaian jawaban pihak eksekutif atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Nota Penjelasan Bupati mengenai Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025.

Rapat paripurna tersebut digelar di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Padang Pariaman pada Senin (16/03/2026), dan dihadiri oleh unsur pimpinan serta anggota DPRD, jajaran pemerintah daerah, serta perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD).

Dalam rapat tersebut, pihak eksekutif menyampaikan tanggapan dan penjelasan atas berbagai masukan, kritik, serta saran yang sebelumnya disampaikan oleh fraksi-fraksi DPRD. Pandangan umum fraksi mencakup berbagai aspek penyelenggaraan pemerintahan daerah sepanjang tahun 2025, mulai dari sektor pembangunan, pelayanan publik, hingga pengelolaan keuangan daerah.

Ketua DPRD Aprinaldi dalam arahannya menegaskan bahwa rapat paripurna ini merupakan bagian penting dari mekanisme checks and balances antara legislatif dan eksekutif. Menurutnya, proses pembahasan LKPJ harus dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel guna memastikan bahwa program dan kebijakan pemerintah daerah berjalan sesuai dengan perencanaan serta kebutuhan masyarakat.

“Melalui forum ini, kita berharap tercipta sinergi yang kuat antara DPRD dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan di Kabupaten Padang Pariaman,” ujarnya.

Sementara itu, pihak eksekutif dalam jawabannya menyampaikan apresiasi atas perhatian dan masukan konstruktif dari DPRD. Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan dan peningkatan kinerja di berbagai sektor, sesuai dengan rekomendasi yang disampaikan oleh legislatif.

Rapat paripurna ini menjadi tahapan lanjutan dalam proses pembahasan LKPJ Bupati Tahun 2025, yang selanjutnya akan berujung pada pemberian rekomendasi DPRD sebagai bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam menjalankan roda pemerintahan ke depan.

Dengan berlangsungnya rapat ini, diharapkan tercipta tata kelola pemerintahan yang lebih baik, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

Editor : Ayu

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.