Kunjungan Kapolda Sumbar di Yayasan Berkah Amal Salih Hadirkan Haru, Wujudkan Harapan Lansia dan Anak Yatim.
REALITANUSANTARA.COM
PADANG - Kunjungan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat, Gatot Tri Suryanta, ke Yayasan Berkah Amal Salih (yBAS) di Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Rabu (22/4/2026), menjadi sorotan publik. Agenda yang semula merupakan kunjungan kerja berubah menjadi momen penuh kehangatan dan empati saat Kapolda mendengar langsung harapan para lansia dan anak yatim.
Kunjungan tersebut turut dihadiri Kepala BKKBN Sumatera Barat, Mardalena Wati Yulia, bersama jajaran, serta disambut oleh Camat Lubuk Begalung Nofiandi Amir, Kapolsek Lubuk Begalung Kompol Robby Setiadi Purba, dan Bhabinkamtibmas Banuaran Dian Wihendro Ratno. Hadir pula pengurus yayasan, tokoh masyarakat, serta peserta program sosial yBAS.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda meninjau langsung berbagai program unggulan yayasan yang berfokus pada penguatan ketahanan keluarga, seperti Sekolah Lansia Setia Banuaran, kegiatan Jumat Berkah Berbagi (JBB) untuk anak yatim dan dhuafa, serta program Tahfizh Amal Salih. Ia menilai program-program tersebut sebagai bentuk nyata kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan kepolisian.
Kapolda secara khusus memberikan apresiasi kepada Aipda Dian Wihendro Ratno yang dinilai mampu menghadirkan inovasi sosial melalui perannya sebagai Bhabinkamtibmas. Program yang dijalankan tidak hanya menyasar keamanan lingkungan, tetapi juga menyentuh aspek pendidikan, keagamaan, hingga pemberdayaan masyarakat lintas usia.
Momen paling menyentuh terjadi ketika Kapolda berinteraksi langsung dengan para lansia. Ia mempersilakan mereka menyampaikan keinginan secara terbuka. Sejumlah permintaan sederhana namun sarat makna pun disampaikan.
Seorang lansia bernama Janimar (86) mengaku hanya menginginkan kain panjang dan mukena. Sementara itu, Nuriah (82) menyampaikan harapan agar dapat mengenakan gamis saat mengikuti prosesi wisuda Sekolah Lansia.
“Kami akan wisuda S1 (Standar 1 Sekolah Lansia), Pak. Mohon dibantu baju gamis untuk wisuda,” ucapnya dengan penuh harap, yang langsung mengundang perhatian dan empati dari seluruh yang hadir.
Tak hanya lansia, anak-anak yatim juga diberi kesempatan menyampaikan kebutuhan mereka. Dengan polos, mereka mengungkapkan keinginan akan sepatu dan perlengkapan mengaji. Menanggapi hal tersebut, Kapolda langsung menginstruksikan agar seluruh kebutuhan didata secara rinci untuk segera direalisasikan.
Tidak berhenti pada bantuan personal, Kapolda juga merespons kebutuhan pengembangan ekonomi yayasan. Ia menyetujui pengadaan oven digital guna mendukung tim kreatif yBAS yang tengah merintis usaha kuliner. Program ini dirancang untuk melibatkan orang tua anak yatim, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.
Selain itu, Kapolda juga menyatakan kesiapannya membantu biaya kontrak sekretariat yayasan yang akan segera berakhir, sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan aktivitas sosial yBAS.
Camat Lubuk Begalung, Nofiandi Amir, mengapresiasi kunjungan tersebut dan menilai kehadiran Kapolda menjadi bukti nyata sinergi lintas sektor dalam membangun ketahanan keluarga. Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian, BKKBN, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan lingkungan yang harmonis dan sejahtera.
Ia berharap, apa yang dilakukan di Yayasan Berkah Amal Salih dapat menjadi contoh bagi wilayah lain, khususnya di Kecamatan Lubuk Begalung, dalam memperkuat peran sosial masyarakat berbasis gotong royong.
Kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi simbol hadirnya negara di tengah masyarakat. Kepedulian yang ditunjukkan tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga menghadirkan harapan dan kebahagiaan bagi lansia serta anak-anak yatim yang selama ini membutuhkan perhatian.(Ay)












