Latest Post

REALITANUSANTARA.COM

PADANG — Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Bapak Aprinaldi, S.Pd., M.Pd., AIFO menghadiri Rapat Asistensi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Pemerintah Daerah se-Sumatera Barat terkait pemanfaatan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Gubernuran Sumatera Barat dan diikuti oleh unsur pimpinan daerah dari seluruh kabupaten dan kota di Sumbar, Rabu 27 mei 2026.

Rapat asistensi ini menjadi forum strategis dalam memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah guna memastikan pemanfaatan tambahan anggaran TKD dapat berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir para Ketua DPRD Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat, Sekretaris Daerah, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran pemerintah daerah yang membidangi perencanaan, keuangan, dan pembangunan daerah.

Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Aprinaldi, menyampaikan bahwa asistensi dari Kemendagri sangat penting sebagai langkah sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah, khususnya dalam pengelolaan anggaran yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan peningkatan pelayanan publik.

Menurutnya, tambahan TKD tahun 2026 harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung sektor prioritas seperti pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga penguatan pelayanan dasar di daerah.

“Koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar pemanfaatan anggaran benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta mampu mendorong pertumbuhan pembangunan daerah secara berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, pihak Kemendagri juga memberikan arahan teknis mengenai tata kelola pemanfaatan tambahan TKD agar penggunaannya tetap sesuai regulasi, akuntabel, serta mampu menjawab kebutuhan pembangunan di masing-masing daerah.

Selain itu, pemerintah daerah didorong untuk memperkuat perencanaan program yang berbasis prioritas dan kebutuhan masyarakat, sehingga anggaran yang tersedia dapat digunakan secara efektif dan efisien demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan asistensi ini diharapkan mampu memperkuat komitmen seluruh pemerintah daerah di Sumatera Barat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, mempercepat pembangunan daerah, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di berbagai sektor strategis pada tahun 2026.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

PADANG PARIAMAN - Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Aprinaldi, S.Pd., M.Pd., AIFO, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi kepada seluruh masyarakat, seraya mengajak menjadikan momentum hari besar keagamaan tersebut sebagai sarana memperkuat nilai pengorbanan, keikhlasan, kepedulian sosial, serta persatuan di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Atas nama pribadi dan keluarga, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Semoga semangat pengorbanan, keikhlasan, dan kebersamaan yang diajarkan Nabi Ibrahim AS menjadi inspirasi bagi kita semua dalam membangun kehidupan yang lebih baik,” ujar Aprinaldi dalam keterangannya, Kamis (28/5/2026).

Menurutnya, Hari Raya Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah kurban semata, namun juga menjadi pengingat penting tentang nilai kemanusiaan, solidaritas sosial, serta keikhlasan dalam membantu sesama tanpa membedakan latar belakang.

Aprinaldi menegaskan bahwa semangat berbagi yang terkandung dalam Idul Adha harus terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari, terlebih di tengah tantangan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat saat ini. Ia menilai kebersamaan dan kepedulian sosial merupakan fondasi penting dalam menciptakan masyarakat yang harmonis dan sejahtera.

“Idul Adha bukan hanya tentang berkurban, tetapi juga tentang keikhlasan hati dalam berbagi dan menguatkan rasa kemanusiaan. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita jaga bersama,” katanya.

Lebih lanjut, Ketua DPRD Padang Pariaman itu juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum Idul Adha sebagai ajang mempererat tali silaturahmi, memperkuat persatuan, serta meningkatkan semangat gotong royong dalam membangun daerah.

Ia berharap semangat kebersamaan yang lahir dari perayaan Idul Adha dapat menjadi energi positif bagi masyarakat dalam mendukung pembangunan Kabupaten Padang Pariaman menuju daerah yang lebih maju, religius, dan sejahtera.

“Mari jadikan Idul Adha sebagai momentum mempererat persaudaraan, menjaga persatuan, serta bersama-sama membangun Kabupaten Padang Pariaman yang lebih maju dan sejahtera,” ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, Aprinaldi turut menyampaikan doa dan harapan kepada seluruh masyarakat agar amal ibadah dan kurban yang dilaksanakan pada Idul Adha tahun ini diterima Allah SWT.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

PADANG PARIAMAN - Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Aprinaldi, menghadiri acara resepsi pernikahan pasangan Ikra dan Ayat yang digelar di kawasan Kampung Dalam pada Rabu, 20 Mei 2026. Kehadiran beliau menjadi bentuk perhatian dan kedekatan unsur pimpinan daerah dengan masyarakat dalam momentum penting kehidupan sosial dan kekeluargaan.

Acara pernikahan berlangsung dengan penuh kehangatan dan suasana kekeluargaan. Rangkaian prosesi adat dan penyambutan tamu berjalan khidmat serta dihadiri keluarga besar kedua mempelai, tokoh masyarakat, pemuda, serta masyarakat sekitar yang turut memberikan doa dan restu kepada pasangan pengantin baru tersebut.

Dalam kesempatan itu, Aprinaldi menyampaikan ucapan selamat kepada kedua mempelai serta berharap agar rumah tangga yang dibangun dapat menjadi keluarga yang harmonis, penuh cinta kasih, dan senantiasa diberikan keberkahan oleh Allah SWT.

“Semoga pasangan Ikra dan Ayat menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah (SAMAWA), diberikan kebahagiaan, kesehatan, rezeki yang berkah, serta mampu menjaga keharmonisan rumah tangga hingga akhir hayat,” ujar Aprinaldi di sela kegiatan.

Ia juga menegaskan bahwa tradisi menghadiri undangan masyarakat merupakan bagian penting dalam mempererat hubungan antara pemimpin daerah dan masyarakat. Menurutnya, momen kebersamaan seperti pesta pernikahan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat nilai sosial, budaya, dan kekompakan di tengah kehidupan masyarakat Minangkabau.

Kehadiran Ketua DPRD Padang Pariaman tersebut mendapat sambutan hangat dari keluarga besar mempelai dan masyarakat setempat. Mereka mengapresiasi perhatian dan dukungan yang diberikan dalam momentum bahagia keluarga tersebut.

Acara berlangsung lancar dan penuh kebersamaan hingga akhir kegiatan, ditutup dengan doa bersama agar kedua mempelai senantiasa diberikan kebahagiaan, ketenteraman, dan kehidupan rumah tangga yang penuh keberkahan.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Polresta Padang kembali menunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat melalui kegiatan pemotongan dan pembagian hewan kurban pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolresta Padang, Rabu (27/5/2026) tersebut berjalan lancar dan penuh suasana kebersamaan antara personel kepolisian dan masyarakat sekitar.

Kapolresta Padang Kombes Pol. Apri Wibowo melalui Kasi Humas Polresta Padang, Wadi Nofianto menyampaikan bahwa jumlah hewan kurban pada tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut dinilai sebagai bentuk tingginya semangat berbagi dan kepedulian sosial dari jajaran kepolisian di wilayah hukum Kota Padang.

“Untuk tahun 2026 ini, hewan kurban gabungan Polresta Padang dan Polsek jajaran sebanyak kurang lebih 25 ekor sapi dan 5 ekor kambing,” ujar Ipda Wadi saat memberikan keterangan kepada media.

Ia menjelaskan, dari total keseluruhan hewan kurban tersebut, sebanyak 13 ekor sapi dan 5 ekor kambing dipotong langsung di lingkungan Mapolresta Padang. Sedangkan sisanya disembelih di masing-masing Polsek jajaran guna mempermudah proses distribusi kepada masyarakat di wilayah binaan masing-masing.

Menurutnya, pelaksanaan kurban bukan hanya sekadar tradisi tahunan, melainkan juga menjadi simbol pengabdian dan kepedulian Polri terhadap masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan emosional antara aparat kepolisian dan warga dapat terus terjalin dengan baik.

Panitia kurban Polresta Padang menyiapkan sekitar 500 kupon pembagian daging kurban yang diperuntukkan bagi masyarakat sekitar Mapolresta, personel kepolisian, petugas kebersihan, tenaga harian lepas, hingga sejumlah organisasi yang berada di lingkungan Polresta Padang.

Warga yang menerima kupon tampak antusias mendatangi lokasi pembagian sejak pagi hari. Proses distribusi dilakukan secara tertib oleh panitia dan personel kepolisian dengan mengedepankan pelayanan humanis kepada masyarakat.

“Atas nama bapak Kapolresta Padang, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat. Semoga daging kurban ini bermanfaat bagi masyarakat yang menerima,” kata Ipda Wadi.

Kegiatan pemotongan hewan kurban tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat utama Polresta Padang, personel kepolisian, Bhayangkari, serta tokoh masyarakat di sekitar lingkungan Mapolresta. Suasana kekeluargaan terlihat selama proses penyembelihan hingga pembagian daging berlangsung.

Melalui momentum Idul Adha 1447 Hijriah ini, Kepolisian Negara Republik Indonesia berharap semangat pengorbanan, solidaritas, dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan keharmonisan di Kota Padang.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

Sumbar - Dalam suasana penuh berkah Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Susmelawati Rosya selaku Kabid Humas Polda Sumatera Barat menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha kepada seluruh umat Muslim di Indonesia, khususnya masyarakat Sumatera Barat.

Melalui momentum hari besar keagamaan ini, beliau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menanamkan nilai-nilai keikhlasan, pengorbanan, serta kepedulian sosial demi mempererat persaudaraan dan menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

“Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Semoga semangat pengorbanan dan keikhlasan yang diwariskan Nabi Ibrahim AS menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus berbagi, saling menguatkan, serta menjaga persatuan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya.

Ia menegaskan bahwa Idul Adha bukan sekadar perayaan ibadah kurban, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai kemanusiaan, solidaritas sosial, dan rasa empati terhadap sesama, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian dan bantuan.

Momentum Hari Raya Idul Adha tahun ini juga dimanfaatkan oleh Bidang Humas Polda Sumatera Barat untuk melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Kegiatan tersebut meliputi pembagian daging kurban kepada masyarakat kurang mampu, bakti sosial di panti asuhan, serta edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan.

Dalam pelaksanaannya, personel Bidhumas Polda Sumbar turut berbaur langsung bersama masyarakat guna memastikan bantuan tersalurkan dengan baik serta menghadirkan rasa kebersamaan di tengah perayaan hari raya.

“Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir membawa kepedulian, rasa aman, dan kebahagiaan bagi masyarakat,” tambahnya.

Keluarga Besar Bidhumas Polda Sumatera Barat juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas dukungan serta sinergi yang selama ini terjalin dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Sumatera Barat.

“Semoga Idul Adha membawa keberkahan, kesehatan, kedamaian, dan kebahagiaan bagi kita semua. Mari terus menjaga persatuan, memperkuat silaturahmi, dan bersama-sama membangun Sumatera Barat yang harmonis serta penuh kepedulian,” tutup Kombes Pol Susmelawati Rosya.


REALITANUSANTARA.COM

Dalam momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha kepada seluruh masyarakat Sumatera Barat.

Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H beserta keluarga berharap semangat pengorbanan dan keikhlasan yang terkandung dalam Idul Adha dapat menjadi inspirasi untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, serta menghadirkan kedamaian dan keberkahan bagi masyarakat.

Momentum Idul Adha juga diharapkan menjadi pengingat pentingnya kebersamaan, solidaritas, serta semangat saling membantu dalam kehidupan bermasyarakat.

Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Sumatera Barat.

Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H

Mari jadikan momentum Idul Adha sebagai wujud memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian, dan persaudaraan.

Editor :(RF)

REALITANUSANTARA.COM

Padang - Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat menggelar lomba tradisional “Pasan Buruang” bagi pelajar tingkat SMA dan SMK se-Sumatera Barat, Senin (25/5/2026), di Aula Gubernuran Sumatera Barat. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 50 peserta yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Sumbar.

Ajang budaya yang mengusung tema “Generasi Muda Peduli Lingkungan” ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Ari Yosuandi. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam memperkenalkan kembali tradisi lokal kepada generasi muda di tengah perkembangan era digital dan modernisasi.

Dalam sambutannya, Ari Yosuandi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan budaya tersebut. Menurutnya, lomba “Pasan Buruang” bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana edukasi, literasi budaya, dan pembentukan karakter generasi muda agar tetap mencintai tradisi daerah.

Ia menegaskan bahwa budaya lokal merupakan identitas masyarakat Minangkabau yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus. Karena itu, keterlibatan pelajar SMA dan SMK dinilai sangat penting dalam menjaga keberlangsungan nilai-nilai budaya daerah.

“Melalui kegiatan ini, generasi muda diharapkan mampu memahami pentingnya melestarikan budaya sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Tradisi seperti ‘Pasan Buruang’ harus tetap hidup di tengah masyarakat,” ujar Ari Yosuandi.

Sementara itu, Ketua Panitia, Hardison, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pelestarian budaya tradisional yang menyasar kalangan pelajar di Sumatera Barat.

Menurutnya, lomba yang digelar tahun ini memasuki tahap semifinal dengan jumlah peserta mencapai 50 orang dari berbagai daerah. Dari seluruh peserta tersebut, nantinya akan dipilih 10 peserta terbaik untuk melaju ke babak final.

“Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan budaya di kalangan generasi muda. Pada semifinal ini terdapat 50 peserta, dan nantinya akan dipilih 10 besar untuk mengikuti babak selanjutnya,” jelas Hardison kepada media.

Ia juga menyebutkan bahwa para pemenang nantinya akan mendapatkan penghargaan berupa piala yang rencananya diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat. Selain itu, panitia juga tengah mempersiapkan sejumlah hadiah dan bentuk apresiasi lainnya bagi para peserta terbaik.

Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Para peserta tampil menunjukkan kemampuan serta pemahaman mereka terhadap tradisi “Pasan Buruang”, yang merupakan salah satu budaya lokal yang memiliki nilai edukatif dan kearifan lingkungan.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berharap budaya tradisional tidak hanya dikenal sebagai warisan masa lalu, tetapi juga mampu menjadi bagian dari kehidupan generasi muda di masa kini dan mendatang.

Reporter : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

JAKARTA — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, menegaskan bahwa pembangunan Sumatera Barat ke depan harus bergerak menuju pola pembangunan modern yang tidak lagi hanya bergantung pada kekuatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Menurutnya, diperlukan sinergi besar antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, serta diaspora Minangkabau di tingkat nasional maupun internasional guna mempercepat kemajuan daerah sekaligus memperkuat kontribusi Sumbar terhadap pembangunan nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Muhidi saat menjadi pembicara utama dalam Forum Silaturahmi Minangkabau Diaspora Network Global (MDNG) 2026 yang berlangsung di Auditorium Universitas YARSI, Jakarta, Sabtu (23/5/2026).

Forum yang dihadiri tokoh masyarakat, akademisi, pengusaha, serta diaspora Minang dari berbagai daerah dan luar negeri itu menjadi momentum penting dalam membangun jejaring kolaborasi untuk memperkuat posisi Sumatera Barat sebagai daerah dengan potensi ekonomi, budaya, dan sumber daya manusia yang besar di Indonesia.

Dalam paparannya, Muhidi menilai masyarakat Minang di perantauan memiliki kekuatan strategis yang selama ini belum dimaksimalkan secara terintegrasi untuk mendukung pembangunan daerah. Padahal, diaspora Minang memiliki jaringan ekonomi, pendidikan, perdagangan, hingga investasi yang tersebar di berbagai wilayah dunia.

“Kita ingin pembangunan Sumatera Barat tidak lagi hanya bertumpu pada fiskal daerah. Percepatan pembangunan membutuhkan kolaborasi besar antara pemerintah, dunia usaha, dan diaspora Minangkabau sebagai kekuatan ekonomi baru,” ujar Muhidi.

Ia menjelaskan, Sumatera Barat memiliki sumber daya alam dan komoditas unggulan yang sangat potensial untuk dikembangkan menjadi industri bernilai tambah tinggi. Komoditas seperti gambir, kopi, kakao, kayu manis, kelapa sawit, serta berbagai hasil pertanian strategis lainnya dinilai mampu menjadi tulang punggung ekonomi daerah apabila dikelola melalui industrialisasi modern berbasis hilirisasi.

Menurut Muhidi, selama ini sebagian besar komoditas unggulan Sumbar masih dijual dalam bentuk bahan mentah sehingga nilai ekonominya belum sepenuhnya dirasakan masyarakat. Karena itu, ia mendorong pembangunan industri pengolahan agar Sumatera Barat mampu menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat daya saing ekonomi nasional.

“Kita ingin komoditas unggulan Sumatera Barat berkembang menjadi industri modern yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat nagari dan memperkuat posisi Sumbar dalam peta ekonomi nasional maupun global,” katanya.

Selain membahas penguatan ekonomi daerah, Muhidi juga menyoroti pentingnya membangun iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan di Sumatera Barat. Menurutnya, investasi yang masuk ke daerah harus mampu berjalan seiring dengan nilai sosial dan budaya masyarakat Minangkabau yang menjunjung tinggi musyawarah serta kearifan lokal.

Ia menegaskan, berbagai persoalan strategis seperti tanah ulayat harus diselesaikan melalui pendekatan dialog, musyawarah, dan semangat “saiyo sakato” agar tercipta solusi yang adil bagi seluruh pihak.

“Kami memahami investor membutuhkan kepastian hukum dan kemudahan regulasi. Namun di sisi lain, kepentingan masyarakat adat dan nagari juga harus dijaga. Karena itu budaya musyawarah menjadi jalan terbaik dalam menciptakan keseimbangan pembangunan,” jelasnya.

Muhidi juga memastikan DPRD Provinsi Sumatera Barat akan terus memperkuat fungsi legislasi dan pengawasan guna menciptakan kepastian hukum, memperbaiki regulasi investasi, serta memastikan pembangunan tetap berpihak kepada masyarakat.

“DPRD Sumbar berkomitmen menghadirkan regulasi yang mendukung investasi sehat tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat dan nilai adat Minangkabau,” tegasnya.

Dalam forum tersebut, Muhidi turut memperkenalkan konsep pembangunan kolaboratif berbasis jaringan yang disebut model “Bintang Laut”. Konsep ini menempatkan pembangunan daerah tidak lagi bersifat sentralistik, tetapi dibangun melalui keterhubungan antara pemerintah, nagari, perantau, pelaku usaha, dan komunitas masyarakat secara bersama-sama.

Menurutnya, pola pembangunan kolaboratif tersebut akan menjadikan ekonomi Sumatera Barat lebih adaptif, fleksibel, serta memiliki daya tahan kuat dalam menghadapi dinamika ekonomi global.

Selain itu, Muhidi juga memperkenalkan konsep investasi berbasis adat sebagai identitas pembangunan Sumatera Barat. Dalam konsep tersebut, tanah ulayat tidak dipandang sebagai hambatan investasi, melainkan bagian dari sinergi sosial antara ninik mamak, masyarakat nagari, dan investor.

“Investasi di Minangkabau bukan hanya hubungan ekonomi, tetapi juga hubungan sosial dan budaya yang harus saling menguatkan,” tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Minangkabau merupakan salah satu etnis terbesar di Indonesia dengan populasi mencapai sekitar 6,7 juta jiwa dan memiliki kontribusi besar dalam perjalanan sejarah bangsa.

Menurut Mahyeldi, masyarakat Minang dikenal sebagai kelompok yang melahirkan banyak tokoh besar di bidang agama, pendidikan, perjuangan kemerdekaan, hingga kepemimpinan nasional dan internasional.

Ia menyebut sejumlah tokoh Minang yang memiliki pengaruh besar, di antaranya Raja Baginda sebagai penyebar Islam di Filipina, Ahmad Khatib Al Minangkabawi, hingga tokoh nasional seperti Soekarno, Mohammad Hatta, Sutan Sjahrir, dan Tan Malaka.

Mahyeldi mengungkapkan, sebanyak 21 dari 200 Pahlawan Nasional Indonesia berasal dari Minangkabau atau keturunannya. Bahkan, tiga dari empat pendiri Republik Indonesia merupakan putra Minang.

“Sejak awal kemerdekaan, banyak intelektual, profesional, dan pemimpin bangsa lahir dari Minangkabau. Ini membuktikan besarnya kontribusi masyarakat Minang dalam membangun Indonesia,” ujar Mahyeldi.

Forum MDNG 2026 diharapkan menjadi titik awal penguatan jaringan diaspora Minang dunia dalam mendukung pembangunan Sumatera Barat yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing global, sekaligus memperkokoh peran masyarakat Minang dalam pembangunan nasional.

Editor : Deviana 

REALITANUSANTARA.COM

Padang - Direktur Utama PT Ayri Realita Nusanta, Ayu Adelfina, bersama keluarga besar perusahaan menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas dilantiknya Daniel Sakoikoi sebagai abdi negara, jumat 22 Mei 2026 di Bandung. Momen tersebut dinilai menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi lingkungan sekitar yang turut menyaksikan perjalanan dan perjuangan Denel hingga mencapai tahap tersebut.

Dalam keterangannya, Ayu Adelfina mengungkapkan rasa haru dan bangga atas pencapaian yang diraih Daniel Sakoikoi. Menurutnya, pelantikan sebagai abdi negara merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, serta dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat dan bangsa.

“Sebagai tante, saya sangat bangga atas pencapaian ini. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan baik, penuh keikhlasan, serta menjadi kebanggaan bagi keluarga dan masyarakat,” ujar Ayu Adelfina.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat pengabdian mampu membawa seseorang mencapai cita-cita yang diimpikan. Pelantikan Daniel Sakoikoi diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berusaha, berprestasi, dan memberikan kontribusi positif bagi negara.

Keluarga besar PT Ayri Realita Nusanta turut mendoakan agar Daniel Sakoikoi senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, serta kekuatan dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara. Selain itu, mereka berharap Daniel mampu menjaga nama baik institusi, keluarga, dan daerah di mana pun bertugas.

Momentum pelantikan tersebut berlangsung penuh rasa syukur dan kebahagiaan. Dukungan serta ucapan selamat dari keluarga dan kerabat menjadi bentuk apresiasi atas perjuangan panjang yang telah dilalui hingga berhasil mengemban amanah sebagai pelayan masyarakat. (Team)

REALITANUSANTARA.COM

PADANG — Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga persatuan bangsa dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah berbagai tantangan sosial yang terus berkembang di era modern.

Pernyataan tersebut disampaikan Evi Yandri usai menghadiri kegiatan Pembinaan Kesadaran Bela Negara Keluarga Besar TNI yang diselenggarakan oleh Kodam I/Bukit Barisan di Gedung Sapta Marga Makodam, Kota Padang, Jumat (22/5/2026). Dalam kegiatan itu, Evi hadir sekaligus sebagai Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Sumatera Barat.

Kegiatan pembinaan bela negara tersebut diikuti berbagai unsur organisasi keluarga besar TNI dan organisasi kepemudaan yang berada di bawah pembinaan Kodam, di antaranya Pemuda Panca Marga (PPM), Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI), Persatuan Putra Putri Angkatan Darat (P3AD), serta Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Komisi V DPRD Sumbar, Endarmy, yang juga menjabat sebagai Ketua FKPPI Sumbar. Kehadiran berbagai organisasi itu menjadi simbol kuatnya komitmen bersama dalam memperkuat semangat nasionalisme dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam keterangannya kepada media, Evi Yandri menilai pembinaan kesadaran bela negara menjadi langkah penting dalam membangun karakter generasi muda agar memiliki rasa cinta tanah air, disiplin, semangat persatuan, serta kepedulian terhadap masa depan bangsa.

Menurutnya, tantangan kebangsaan saat ini semakin kompleks seiring perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi yang dapat memengaruhi pola pikir masyarakat, khususnya generasi muda. Karena itu, diperlukan penguatan wawasan kebangsaan dan nilai-nilai persatuan secara berkelanjutan agar generasi penerus tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham yang dapat memecah belah bangsa.

“Generasi muda harus menjadi pelopor dalam menjaga persatuan bangsa. Mereka merupakan kekuatan utama bangsa di masa depan yang harus memiliki karakter kuat, semangat nasionalisme, dan komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Evi Yandri.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, organisasi kepemudaan, dan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan dalam memperkuat ketahanan nasional, terutama di tengah tantangan sosial, budaya, dan globalisasi yang terus berkembang.

Menurut Evi, pembinaan bela negara bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat pertahanan semata, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa untuk memastikan nilai-nilai kebangsaan tetap hidup di tengah masyarakat.

Sementara itu, Endarmy menegaskan pentingnya penanaman wawasan kebangsaan sejak dini sebagai upaya menjaga persatuan di tengah keberagaman bangsa Indonesia. Ia menilai organisasi kepemudaan dan keluarga besar TNI memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki semangat nasionalisme tinggi.

“Wawasan kebangsaan harus terus diperkuat sejak usia muda. Persatuan dan rasa cinta tanah air menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas dan keutuhan bangsa,” katanya.

Di sisi lain, perwakilan Kodam, Letkol Kav Mahpuzh, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti puluhan peserta dari berbagai organisasi binaan Kodam. Ia menekankan pentingnya membangun kekuatan melalui persatuan dan kebersamaan antarelemen masyarakat.

“Kita harus berada dalam satu semangat dan satu tujuan. Ketika seluruh elemen bersatu dalam semangat kebangsaan, maka bangsa ini akan semakin kuat menghadapi berbagai tantangan,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Mahpuzh berharap kegiatan pembinaan bela negara tersebut dapat terus berlanjut melalui berbagai program kolaboratif yang melibatkan organisasi kepemudaan, keluarga besar TNI, serta masyarakat luas guna memperkuat solidaritas dan mempererat persatuan bangsa.

Kegiatan berlangsung penuh semangat nasionalisme dan kebersamaan, sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas serta keutuhan NKRI di Sumatera Barat.

Editor : Deviana 

REALITANUSANTARA.COM

PADANG PARIAMAN - Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Aprinaldi, menghadiri kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Pesantren Miftahul Jannah yang berlokasi di Korong Campago, Nagari Campago Barat, Rabu (20/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi langkah awal pembangunan sarana pendidikan keagamaan yang diharapkan mampu memperkuat pembinaan generasi muda di wilayah tersebut.

Prosesi peletakan batu pertama berlangsung khidmat dan disambut antusias oleh masyarakat setempat, tokoh agama, tokoh adat, serta para pengurus pesantren. Kehadiran berbagai unsur masyarakat mencerminkan dukungan bersama terhadap pengembangan lembaga pendidikan berbasis keislaman di Kabupaten Padang Pariaman.

Dalam kesempatan itu, Aprinaldi menegaskan bahwa pembangunan pesantren merupakan investasi penting dalam menciptakan generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan memiliki karakter kuat di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, keberadaan pondok pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga wadah pembinaan moral dan pembentukan karakter generasi penerus bangsa.

“Pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan berakhlakul karimah. Kehadiran pesantren diharapkan mampu menjadi benteng moral bagi generasi muda sekaligus melahirkan calon-calon pemimpin masa depan yang religius dan berintegritas,” ujarnya.

Selain menghadiri peletakan batu pertama, pada kegiatan tersebut juga dilaksanakan pengukuran perencanaan pembangunan pondok santri. Pembangunan pondok tersebut merupakan bagian dari Pokok Pikiran (Pokir) Ketua DPRD Padang Pariaman sebagai bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan fasilitas pendidikan keagamaan di daerah.

Aprinaldi menyampaikan bahwa dukungan terhadap pembangunan sarana pendidikan menjadi salah satu prioritas dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Padang Pariaman. Ia berharap pembangunan pondok santri nantinya dapat menunjang kenyamanan para santri dalam menempuh pendidikan dan memperdalam ilmu agama.

Kegiatan itu turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi PAN, Hendra Halim. Kehadiran unsur legislatif tingkat provinsi tersebut menunjukkan sinergi dan perhatian bersama terhadap pengembangan pendidikan keagamaan di Sumatera Barat.

Masyarakat setempat menyambut baik dimulainya pembangunan Pesantren Miftahul Jannah dan berharap keberadaan pesantren tersebut dapat menjadi pusat pendidikan Islam yang melahirkan generasi muda yang cerdas, religius, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah dan bangsa.

Dengan dimulainya pembangunan ini, diharapkan Pesantren Miftahul Jannah dapat berkembang menjadi lembaga pendidikan yang berkualitas dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat pendidikan agama serta pembinaan akhlak generasi muda di Kabupaten Padang Pariaman.

Editor : Ayu


REALITANUSANTARA. COM

SUMBAR - Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada tanggal 20 Mei 2026, jajaran Ditlantas Polda Sumbar mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat persatuan, disiplin, dan kepedulian demi kemajuan bangsa Indonesia.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini mengusung semangat kebersamaan dan perjuangan kolektif dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta keselamatan berlalu lintas di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, bersama Wakil Direktur Lalu Lintas, Yudho Huntoro, menyampaikan bahwa semangat kebangkitan nasional harus diwujudkan melalui tindakan nyata, salah satunya dengan membangun budaya tertib berlalu lintas serta meningkatkan rasa tanggung jawab sosial di tengah masyarakat.

Mengusung tema:
“Indonesia maju bukan hanya karena mimpi besar, tetapi karena rakyatnya mau bangkit dan berjuang bersama.”

Melalui momentum ini, Ditlantas Polda Sumbar berharap masyarakat dapat terus bersinergi bersama kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis demi menjaga keutuhan bangsa dan negara.

Reporter:Rf

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.