Latest Post

REALITANUSANTARA.COM

PADANG - Kunjungan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat, Gatot Tri Suryanta, ke Yayasan Berkah Amal Salih (yBAS) di Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Rabu (22/4/2026), menjadi sorotan publik. Agenda yang semula merupakan kunjungan kerja berubah menjadi momen penuh kehangatan dan empati saat Kapolda mendengar langsung harapan para lansia dan anak yatim.

Kunjungan tersebut turut dihadiri Kepala BKKBN Sumatera Barat, Mardalena Wati Yulia, bersama jajaran, serta disambut oleh Camat Lubuk Begalung Nofiandi Amir, Kapolsek Lubuk Begalung Kompol Robby Setiadi Purba, dan Bhabinkamtibmas Banuaran Dian Wihendro Ratno. Hadir pula pengurus yayasan, tokoh masyarakat, serta peserta program sosial yBAS.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda meninjau langsung berbagai program unggulan yayasan yang berfokus pada penguatan ketahanan keluarga, seperti Sekolah Lansia Setia Banuaran, kegiatan Jumat Berkah Berbagi (JBB) untuk anak yatim dan dhuafa, serta program Tahfizh Amal Salih. Ia menilai program-program tersebut sebagai bentuk nyata kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan kepolisian.

Kapolda secara khusus memberikan apresiasi kepada Aipda Dian Wihendro Ratno yang dinilai mampu menghadirkan inovasi sosial melalui perannya sebagai Bhabinkamtibmas. Program yang dijalankan tidak hanya menyasar keamanan lingkungan, tetapi juga menyentuh aspek pendidikan, keagamaan, hingga pemberdayaan masyarakat lintas usia.

Momen paling menyentuh terjadi ketika Kapolda berinteraksi langsung dengan para lansia. Ia mempersilakan mereka menyampaikan keinginan secara terbuka. Sejumlah permintaan sederhana namun sarat makna pun disampaikan.

Seorang lansia bernama Janimar (86) mengaku hanya menginginkan kain panjang dan mukena. Sementara itu, Nuriah (82) menyampaikan harapan agar dapat mengenakan gamis saat mengikuti prosesi wisuda Sekolah Lansia.

“Kami akan wisuda S1 (Standar 1 Sekolah Lansia), Pak. Mohon dibantu baju gamis untuk wisuda,” ucapnya dengan penuh harap, yang langsung mengundang perhatian dan empati dari seluruh yang hadir.

Tak hanya lansia, anak-anak yatim juga diberi kesempatan menyampaikan kebutuhan mereka. Dengan polos, mereka mengungkapkan keinginan akan sepatu dan perlengkapan mengaji. Menanggapi hal tersebut, Kapolda langsung menginstruksikan agar seluruh kebutuhan didata secara rinci untuk segera direalisasikan.

Tidak berhenti pada bantuan personal, Kapolda juga merespons kebutuhan pengembangan ekonomi yayasan. Ia menyetujui pengadaan oven digital guna mendukung tim kreatif yBAS yang tengah merintis usaha kuliner. Program ini dirancang untuk melibatkan orang tua anak yatim, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.

Selain itu, Kapolda juga menyatakan kesiapannya membantu biaya kontrak sekretariat yayasan yang akan segera berakhir, sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan aktivitas sosial yBAS.

Camat Lubuk Begalung, Nofiandi Amir, mengapresiasi kunjungan tersebut dan menilai kehadiran Kapolda menjadi bukti nyata sinergi lintas sektor dalam membangun ketahanan keluarga. Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian, BKKBN, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan lingkungan yang harmonis dan sejahtera.

Ia berharap, apa yang dilakukan di Yayasan Berkah Amal Salih dapat menjadi contoh bagi wilayah lain, khususnya di Kecamatan Lubuk Begalung, dalam memperkuat peran sosial masyarakat berbasis gotong royong.

Kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi simbol hadirnya negara di tengah masyarakat. Kepedulian yang ditunjukkan tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga menghadirkan harapan dan kebahagiaan bagi lansia serta anak-anak yatim yang selama ini membutuhkan perhatian.(Ay)

REALITANUSANTARA.COM

PADANG PARIAMAN — Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Aprinaldi, menghadiri pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang digelar di Batu Gadang, Kecamatan Sungai Garinggiang, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan yang menjadi bagian dari program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah ini secara resmi dibuka oleh Gubernur Sumatera Barat. Acara pembukaan turut dihadiri oleh Bupati Padang Pariaman, Ketua DPRD, Komandan Kodim 0308/Pariaman, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Pembukaan TMMD ke-128 berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Program ini kembali menegaskan komitmen kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya daerah yang masih membutuhkan peningkatan infrastruktur dan pelayanan dasar.

Dalam pelaksanaannya, TMMD ke-128 tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik seperti peningkatan kualitas jalan, pembangunan jembatan, dan fasilitas umum lainnya, tetapi juga menyasar kegiatan nonfisik. Kegiatan nonfisik tersebut meliputi penyuluhan kepada masyarakat, peningkatan wawasan kebangsaan, serta pemberdayaan ekonomi warga guna mendorong kemandirian masyarakat.

Aprinaldi menyampaikan bahwa program TMMD merupakan salah satu langkah strategis dalam mendorong pemerataan pembangunan di daerah. Ia menilai, kehadiran program ini sangat membantu pemerintah daerah dalam menjangkau wilayah-wilayah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses.

“TMMD menjadi wujud nyata kolaborasi yang efektif antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Ini bukan hanya tentang pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun semangat gotong royong dan memperkuat kebersamaan,” ujar Aprinaldi.

Lebih lanjut, ia berharap pelaksanaan TMMD ke-128 di Padang Pariaman dapat berjalan optimal dan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kecamatan Sungai Garinggiang.

Program TMMD sendiri merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh TNI sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah. Melalui kegiatan ini, diharapkan aksesibilitas antarwilayah semakin baik, aktivitas ekonomi masyarakat meningkat, serta kualitas hidup warga dapat terus berkembang secara berkelanjutan.

Editor : Ayu

REALITANUSANTARA.COM

PADANG — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, menegaskan komitmen lembaganya untuk memperkuat budaya literasi di kalangan generasi muda melalui kolaborasi strategis bersama Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat. Upaya ini diwujudkan melalui penyusunan program inovatif yang mendorong perpustakaan menjadi ruang belajar yang menarik, relevan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Pernyataan tersebut disampaikan Muhidi saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Strategi Pengembangan Perpustakaan dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (SPP-TIK) yang berlangsung di Aula Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sumbar, Selasa (21/4/2026).

Dalam paparannya, Muhidi menekankan pentingnya peran legislatif dalam mendukung penguatan literasi berbasis inklusi sosial. Ia menyebutkan bahwa DPRD memiliki fungsi strategis dalam merumuskan kebijakan daerah yang dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan perpustakaan yang berkualitas.

Menurutnya, perpustakaan tidak lagi cukup berfungsi sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi harus bertransformasi menjadi pusat pengetahuan yang dinamis, ruang diskusi publik, sekaligus wadah pengembangan kreativitas masyarakat, khususnya generasi muda.

“Melalui literasi, kita akan melahirkan generasi yang berkualitas, cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi. Kejujuran juga menjadi kunci utama dalam meraih kesuksesan,” ujar Muhidi di hadapan peserta kegiatan.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya inovasi dari para pengelola perpustakaan. Menurutnya, peningkatan minat kunjungan tidak hanya bergantung pada dukungan anggaran pemerintah daerah, tetapi juga kreativitas dalam menghadirkan program-program yang menarik, seperti pemanfaatan teknologi digital, ruang interaktif, hingga kegiatan berbasis komunitas.

Muhidi juga menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat literasi masyarakat. Ia menyebut sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, komunitas literasi, serta DPRD sebagai kunci dalam mendorong optimalisasi peran perpustakaan.

Sementara itu, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat terus berupaya mengembangkan strategi pelayanan berbasis teknologi informasi guna menjawab kebutuhan generasi digital. Melalui program SPP-TIK, diharapkan terjadi peningkatan kapasitas pengelola perpustakaan dalam mengadopsi inovasi layanan yang lebih modern dan inklusif.

Dengan langkah tersebut, perpustakaan di Sumatera Barat diharapkan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga menjadi pusat aktivitas edukatif yang mampu membentuk sumber daya manusia unggul dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global.

Editor : Deviana 

REALITANUSANTARA.COM

Pekanbaru — Rombongan wartawan parlemen yang tergabung dalam Forum Wartawan Parlemen Sumatera Barat melakukan kunjungan studi tiru ke Sekretariat DPRD Provinsi Riau pada Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini bertujuan memperdalam pemahaman terkait pola kerja sama media serta strategi publikasi kegiatan dewan yang efektif dan terintegrasi.

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kasubag Humas Sekretariat DPRD Riau, Teddy Kurniawan, bersama sejumlah wartawan parlemen yang sehari-hari meliput aktivitas legislatif di Provinsi Riau. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan semangat kolaborasi antarinsan pers dan lembaga pemerintahan.

Dalam sambutannya, Teddy Kurniawan menyampaikan apresiasi atas kunjungan FWP-SB yang dinilai sebagai langkah positif dalam membangun sinergi antardaerah, khususnya di bidang kehumasan dan media. Ia menegaskan bahwa keterbukaan informasi serta pengelolaan kemitraan media yang baik menjadi kunci dalam menyampaikan kinerja DPRD kepada masyarakat secara luas dan transparan.

Lebih lanjut, Teddy memaparkan bahwa saat ini Sekretariat DPRD Provinsi Riau telah menjalin kerja sama dengan sekitar 90 perusahaan media, yang terdiri dari media online, cetak, hingga televisi. Bentuk kerja sama tersebut mencakup publikasi kegiatan dewan, penayangan iklan, advertorial, hingga penyediaan galeri foto dokumentasi kegiatan.

“Kurang lebih ada 90 media yang bekerja sama dengan DPRD Riau. Kerja sama ini meliputi publikasi kegiatan, iklan, advertorial, galeri foto, dan berbagai bentuk penyebarluasan informasi lainnya,” jelas Teddy.

Ia berharap, kemitraan yang terjalin dapat terus ditingkatkan guna mendukung keterbukaan informasi publik serta memperluas jangkauan pemberitaan kegiatan DPRD kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua FWP-SB, Novrianto, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh jajaran Sekretariat DPRD Provinsi Riau. Ia menilai kunjungan ini memberikan banyak wawasan baru, khususnya terkait sistem pengelolaan kerja sama media yang dinilai sudah berjalan dengan baik dan profesional.

“Kami sangat berterima kasih atas waktu dan kesempatan yang diberikan. Banyak hal yang bisa kami pelajari, terutama terkait sistem kerja sama media yang telah diterapkan dengan baik di DPRD Provinsi Riau,” ujar Novrianto.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan FWP-SB turut didampingi oleh empat orang staf Sekretariat DPRD Provinsi Sumatera Barat, yakni Arnelly Amran, Deni Suryani, Ida Wulan Sari, dan Taharuddin, yang juga aktif mengikuti rangkaian diskusi dan sesi berbagi pengalaman.

Pertemuan berlangsung interaktif dengan adanya sesi tanya jawab yang membahas berbagai aspek teknis, mulai dari mekanisme kerja sama media, pengelolaan anggaran publikasi, hingga strategi distribusi informasi di era digital.

Kegiatan studi tiru ini ditutup dengan pertukaran cendera mata sebagai simbol mempererat hubungan silaturahmi dan kerja sama antarlembaga. Diharapkan, hasil dari kunjungan ini dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kualitas kemitraan media serta optimalisasi publikasi kegiatan DPRD di Provinsi Sumatera Barat ke depan.

Editor : Deviana


REALITANUSANTARA. COM

PADANG, 21 April 2026 – Memperingati Hari Kartini tahun 2026, Bidang Hubungan Masyarakat (Bid Humas) Polda Sumatera Barat mengusung pesan kuat mengenai pemberdayaan perempuan dalam struktur pengabdian kepada bangsa. Melalui momentum ini, sosok kepemimpinan perempuan di kepolisian menjadi simbol nyata bahwa semangat perjuangan R.A. Kartini tetap hidup dan relevan di era modern.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P., bersama seluruh staf dan jajaran, menyampaikan pesan mendalam yang menekankan tiga pilar utama:

"Perempuan Berdaya, Akses Setara, Kepemimpinan Nyata, dan Layanan Publik Inklusif" 

Pesan ini bukan sekadar slogan, melainkan sebuah komitmen nyata dari Bid Humas Polda Sumbar untuk terus bertransformasi. Berikut adalah makna mendalam dari pesan tersebut:

Kepemimpinan Nyata: Menunjukkan bahwa perempuan di institusi Polri, seperti sosok Kombes Pol Susmelawati Rosya, memiliki peran strategis dalam mengambil keputusan dan mengarahkan komunikasi publik yang humanis dan transparan.

Akses Setara: Menegaskan bahwa setiap perempuan memiliki hak yang sama untuk berkembang, berprestasi, dan menempati posisi-posisi penting berdasarkan kompetensi dan dedikasi

Layanan Publik Inklusif: Komitmen Bid Humas dalam memastikan bahwa informasi dan pelayanan kepolisian dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, dengan mengedepankan empati dan keramahan khas perempuan.

"Hari Kartini adalah pengingat bahwa kekuatan sebuah bangsa terletak pada bagaimana ia menghargai perempuannya," ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya. "Kami di Bid Humas Polda Sumbar berkomitmen untuk terus menghadirkan kepemimpinan yang nyata dan layanan yang inklusif, sehingga masyarakat merasakan kehadiran Polri yang lebih hangat dan mengayomi."
Melalui peringatan ini, Bid Humas Polda Sumbar mengajak seluruh perempuan di Sumatera Barat untuk berani bermimpi besar dan mengambil peran aktif dalam pembangunan daerah. 

Karena ketika perempuan berdaya, maka keluarga, masyarakat, dan negara akan menjadi lebih kuat.

Selamat Hari Kartini, 21 April 2026.
Mari terus berkarya dengan hati, melayani dengan empati.

Reporter : (RF)



REALITANUSANTARA. COM

PADANG, 21 April 2026 – Memperingati Hari Kartini yang jatuh pada hari ini, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menyampaikan pesan inspiratif yang menyentuh bagi seluruh lapisan masyarakat. Melalui momentum bersejarah ini, Ditlantas Polda Sumbar mengajak kita semua untuk kembali merenungkan dan menghidupkan semangat juang pahlawan emansipasi wanita, Raden Ajeng Kartini.

Dalam pesan resminya, Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.I.K., S.H., M.H., bersama Wadirlantas, AKBP Yudho Huntoro, S.I.K., M.I.K., kembali mengangkat tema abadi sang pahlawan: "Habis Gelap Terbitlah Terang". Kalimat ini bukan sekadar pengingat sejarah, melainkan pelita yang harus terus dijaga nyalanya di era modern saat ini.

"Mari teruskan semangat juang Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan, pendidikan, dan kebebasan untuk bermimpi," tegas pesan yang tertuang dalam rilis resmi Ditlantas Polda Sumbar.

Pesan ini menyoroti tiga pilar utama yang sangat relevan dengan kehidupan masa kini:

Kesetaraan: Menekankan bahwa setiap individu, tanpa memandang gender, memiliki hak, kesempatan, dan ruang yang sama untuk berkarya dan memberikan kontribusi terbaiknya bagi bangsa.

Pendidikan: Menjadi kunci utama untuk memutus mata rantai kebodohan (kegelapan) menuju masa depan yang cerdas dan berdaya (terang).

Kebebasan untuk Bermimpi: Mengingatkan bahwa cita-cita tidak memiliki batasan. Setiap anak bangsa berhak memiliki mimpi yang besar dan berusaha mewujudkannya tanpa rasa takut.

Sosok R.A. Kartini telah membuka jalan bagi jutaan perempuan Indonesia untuk berdiri sejajar, berkarya, dan mengabdi. Hal ini tercermin nyata dalam tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia, di mana para Polisi Wanita (Polwan) kini turut berdiri tangguh di garda terdepan—menjaga keamanan, ketertiban, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati, termasuk di jalan raya.

Di Hari Kartini ini, Ditlantas Polda Sumbar berharap semangat emansipasi dan kasih sayang tidak pernah pudar di tengah masyarakat Sumatera Barat. 

Semoga kegelapan dalam bentuk ketidaksetaraan dan keterbatasan akan selalu digantikan oleh cahaya terang harapan dan prestasi.

Selamat Hari Kartini, 21 April 2026. Mari bersama-sama wujudkan Indonesia yang lebih setara, cerdas, dan memberikan kebebasan bagi setiap warganya untuk terus bermimpi dan meraih cita-cita.

Reporter: (RF)

REALITANUSANTARA.COM

MAGELANG - Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Aprinaldi, S.Pd., M.Pd., AIFO, mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) 2026 yang diselenggarakan dalam format retret nasional di Akademi Militer Magelang pada 15 hingga 19 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 557 ketua DPRD dari seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya strategis memperkuat kualitas kepemimpinan legislatif daerah dalam sistem pemerintahan nasional.

Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi para pimpinan daerah untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan sekaligus memperdalam wawasan kebangsaan dalam menghadapi dinamika pembangunan nasional dan daerah.

Dalam forum diskusi yang berlangsung interaktif, Aprinaldi aktif menyampaikan berbagai gagasan dan pandangan terkait peran DPRD dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah. Ia menekankan pentingnya sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah sebagai mitra strategis dalam merumuskan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.

Menurutnya, langkah-langkah kecil yang dibangun melalui forum diskusi seperti ini memiliki dampak besar bagi kemajuan daerah. Diskusi yang konstruktif, pertukaran ide, serta kolaborasi lintas wilayah dinilai mampu memperjelas posisi DPRD dalam kerangka kerja baru pemerintahan, khususnya dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan Pemantapan Kepemimpinan Daerah ini juga memberikan pemahaman mendalam kepada peserta terkait isu-isu strategis seperti geopolitik, geostrategi, serta kewaspadaan nasional. Materi tersebut dinilai penting dalam memperkuat kapasitas pimpinan daerah dalam menjaga stabilitas politik dan sosial di wilayah masing-masing.

Aprinaldi menegaskan bahwa DPRD memiliki peran krusial dalam memastikan stabilitas daerah tetap terjaga, sekaligus menjadi jembatan antara kepentingan masyarakat dan kebijakan pemerintah. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas dan wawasan melalui forum seperti ini menjadi sangat relevan dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Kolaborasi yang terbangun diharapkan mampu mendorong implementasi kebijakan yang lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan, sehingga memberikan dampak nyata bagi kemajuan daerah, khususnya Kabupaten Padang Pariaman.

Dengan semangat kolaborasi dan peningkatan kapasitas kepemimpinan, diharapkan para peserta mampu mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh untuk memperkuat tata kelola pemerintahan daerah yang lebih baik dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Editor : Deviana

REALITANUSANTARA.COM

MAGELANG - Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) 2026 yang diselenggarakan dalam format retret nasional di Akademi Militer Magelang pada 15 hingga 19 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 557 ketua DPRD dari seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya strategis memperkuat kualitas kepemimpinan legislatif daerah dalam sistem pemerintahan nasional.

Retret nasional tersebut dirancang sebagai forum pembekalan intensif yang menggabungkan penguatan kapasitas kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta peningkatan disiplin melalui pendekatan semi-militer. Program ini sekaligus menjadi sarana konsolidasi nasional guna menyelaraskan arah kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah.

Muhidi menegaskan komitmennya untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh kesiapan, baik secara fisik maupun mental. Menurutnya, pembekalan yang diberikan dalam retret ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan efektivitas peran DPRD, khususnya dalam menjalankan fungsi pengawasan, penganggaran, dan pembentukan peraturan daerah.

“Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran yang sangat strategis. Dengan pola pembinaan yang disiplin dan terstruktur, kami optimistis dapat meningkatkan kinerja DPRD dalam mengawal pembangunan serta memastikan kebijakan daerah selaras dengan kepentingan nasional,” ujarnya.

KPPD 2026 dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam arahannya, Presiden menekankan pentingnya memperkuat ketahanan nasional melalui peningkatan kapasitas dan integritas pimpinan daerah, termasuk unsur legislatif sebagai mitra strategis pemerintah.

Sementara itu, Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia, Ace Hasan Syadzily, menyampaikan bahwa retret KPPD memiliki peran penting dalam membangun sinergi antara pusat dan daerah. Ia menegaskan bahwa DPRD merupakan bagian integral dalam sistem pemerintahan yang memiliki fungsi strategis dalam penganggaran, legislasi, serta pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah.

“Para pimpinan DPRD perlu memiliki pemahaman komprehensif terkait tujuan nasional dan wawasan kebangsaan. Hal ini penting agar setiap kebijakan daerah dapat berjalan selaras dengan agenda pembangunan nasional,” ujarnya.

Selama lima hari pelaksanaan, peserta menerima berbagai materi utama, antara lain kepemimpinan strategis, geopolitik nasional, penguatan nilai-nilai kebangsaan, serta latihan kedisiplinan berbasis pola pembinaan militer. Metode ini diharapkan mampu membentuk karakter kepemimpinan yang tangguh, adaptif, dan berintegritas tinggi.

Program KPPD 2026 merupakan hasil kolaborasi antara Lemhannas RI dengan berbagai asosiasi DPRD tingkat provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda nasional dalam menciptakan pimpinan legislatif daerah yang berkarakter negarawan dan mampu menjalankan peran strategis dalam mendukung percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.

Editor : Deviana 

REALITANUSANTARA.COM

Magelang - Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Aprinaldi, S.Pd., M.Pd., AIFO, melakukan pertemuan langsung dengan sejumlah tokoh nasional dalam rangka mengikuti kegiatan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) bagi Ketua DPRD se-Indonesia yang berlangsung di Lembah Tidar, Akademi Militer (Akmil), Magelang. 18/04/2026.

Dalam kegiatan tersebut, Aprinaldi berkesempatan berdialog secara langsung dengan Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia, Ace Hasan Syadzily, serta Sekretaris Lemhanas RI, Panca Putra Simanjuntak.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan. Aprinaldi memanfaatkan momentum tersebut untuk berdiskusi serta bertukar pandangan terkait berbagai isu strategis nasional, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan daerah, ketahanan pangan, serta penguatan kapasitas kepemimpinan di tingkat daerah.

Kegiatan KPPD ini menjadi wadah penting bagi para pimpinan DPRD dari seluruh Indonesia untuk memperluas wawasan kebangsaan, meningkatkan kompetensi kepemimpinan, serta memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Interaksi langsung dengan para pejabat tinggi negara diharapkan mampu memberikan perspektif baru dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Aprinaldi menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kualitas kepemimpinan serta memperkuat peran DPRD dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin erat antara pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah, guna mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.(Ayu)


REALITANUSANTARA. COM

Padang, Sumatera Barat — Dalam rangka memperkaya wawasan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri, rombongan siswa pendidikan pengembangan spesialis (Dikbangspes) dari Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sumatera Barat melaksanakan kunjungan kerja ke Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumbar.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari kurikulum pendidikan yang menitikberatkan pada pembelajaran berbasis praktik di lapangan. Para siswa tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga diberikan kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana pelaksanaan tugas dan fungsi kepolisian lalu lintas dalam melayani masyarakat.

Kunjungan tersebut berlangsung di bawah arahan Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, yang dalam pelaksanaannya diwakili oleh personel Ditlantas. Para siswa mendapatkan pembekalan komprehensif terkait tugas operasional, manajemen lalu lintas, hingga tantangan di lapangan yang dihadapi oleh anggota Polantas.

Dalam sesi pembekalan, instruktur menegaskan bahwa menjadi anggota Polri tidak hanya dituntut mahir secara teknis, tetapi juga harus memiliki kedisiplinan tinggi, profesionalisme, serta kesiapan mental dan fisik yang kuat.

“Melalui kunjungan ini, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa setiap personel Polri hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Nilai-nilai ini harus tertanam sejak masa pendidikan,” ungkap salah satu pemateri.

Para siswa tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Interaksi langsung dengan personel di lapangan serta pemahaman mendalam mengenai sistem kerja Ditlantas diharapkan mampu menjadi bekal berharga bagi mereka saat nantinya terjun langsung ke tengah masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen Polda Sumatera Barat dalam mencetak generasi Polri yang profesional, humanis, dan siap menghadapi tantangan tugas di masa depan.

Editor : (RF)


REALITANUSANTARA. COM

Padang, Sumatera Barat – Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan proses rekrutmen anggota Polri yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik percaloan.

Melalui Bidang Humas (Bidhumas) Polda Sumbar, masyarakat diingatkan bahwa penerimaan anggota Polri tidak dipungut biaya alias GRATIS. Pesan ini disampaikan secara tegas guna memutus praktik oknum yang mencoba mengambil keuntungan dengan menjanjikan kelulusan kepada calon peserta.

Dalam kampanye sosialisasi yang disebarluaskan, Polda Sumbar menekankan agar masyarakat tidak mudah percaya kepada pihak yang mengaku bisa membantu meloloskan seleksi dengan imbalan sejumlah uang.

“Masuk Polri itu gratis. Jika ada yang menjanjikan kelulusan dengan bayaran tertentu, itu dipastikan penipuan,” demikian pesan utama dalam materi sosialisasi tersebut.

Sebagai bentuk transparansi dan pengawasan, Polda Sumbar juga membuka layanan pengaduan cepat melalui Propam Polri. Masyarakat dapat langsung melaporkan dugaan praktik pungutan liar atau percaloan dengan cara memindai barcode (QR Code) yang telah disediakan dalam materi publikasi.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk menjaga integritas institusi sekaligus memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh putra-putri bangsa yang ingin mengabdi sebagai anggota kepolisian.

Polda Sumbar mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mengawasi proses rekrutmen ini dengan tidak memberi ruang bagi praktik-praktik ilegal.

“Laporkan jika menemukan indikasi kecurangan. Bersama kita wujudkan Polri yang bersih dan profesional,” tutupnya.

(RF)



PADANG – Ditlantas Polda Sumbar terus berinovasi dalam meningkatkan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas. Salah satu upaya terbaru yang diterapkan adalah penindakan pelanggaran garis lalu lintas (gar lalin) menggunakan sistem tilang elektronik ETLE Handheld.

Dalam kegiatan yang dilakukan di sejumlah titik strategis, petugas tampak melakukan pengawasan langsung terhadap pengendara yang tidak mematuhi marka jalan, seperti melewati garis henti saat lampu merah, berhenti di atas zebra cross, hingga melanggar batas jalur.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Reza Chairul Akbar Sidiq, mengatakan bahwa penerapan sistem ini merupakan bagian dari transformasi penegakan hukum berbasis teknologi yang lebih transparan dan akuntabel.

“Melalui ETLE Handheld, setiap pelanggaran dapat didokumentasikan secara jelas berupa foto maupun video. Ini menjadi bukti objektif dalam proses penindakan,” ujarnya.

Penegakan Hukum Lebih Modern dan Transparan

Sistem ETLE Handheld memungkinkan petugas melakukan penindakan tanpa harus berinteraksi langsung secara berlebihan dengan pelanggar. Seluruh data pelanggaran akan masuk ke dalam sistem untuk diverifikasi sebelum diterbitkan surat konfirmasi kepada pemilik kendaraan.

Langkah ini sejalan dengan kebijakan nasional yang diterapkan oleh Korlantas Polri dalam mendorong digitalisasi penegakan hukum lalu lintas di berbagai daerah di Indonesia.

Dengan sistem ini, masyarakat juga diberikan ruang untuk melakukan klarifikasi apabila merasa tidak melakukan pelanggaran, sehingga proses penegakan hukum tetap menjunjung asas keadilan.

Apa Itu Pelanggaran Gar Lalin?

Pelanggaran garis lalu lintas atau gar lalin merupakan tindakan tidak mematuhi marka jalan yang telah ditetapkan, di antaranya:
  1. Melewati garis henti saat lampu merah
  2. Berhenti di atas zebra cross
  3. Mengambil jalur yang bukan peruntukannya
  4. Tidak mematuhi marka pembatas jalanPelanggaran ini kerap dianggap sepele, namun berpotensi besar menyebabkan kemacetan hingga kecelakaan lalu lintas.
Cara Kerja ETLE Handheld
Secara umum, mekanisme kerja ETLE Handheld meliputi:
  1. Petugas mengidentifikasi pelanggaran di lapangan
  2. Pelanggaran direkam menggunakan perangkat ETLE
  3. Data kendaraan (nomor polisi) masuk ke sistem
  4. Dilakukan verifikasi oleh petugas berwenang
  5. Surat konfirmasi dikirim kepada pemilik kendaraan
  6. Pelanggar melakukan pembayaran denda melalui sistem resmi. Dengan mekanisme ini, proses penindakan menjadi lebih tertib, transparan, dan minim potensi penyimpangan.
"Lebih lanjut, Reza Chairul Akbar Sidiq menegaskan bahwa penerapan ETLE Handheld tidak hanya bertujuan untuk menindak, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Kami ingin membangun budaya tertib berlalu lintas. Penindakan ini adalah bagian dari upaya menyelamatkan pengguna jalan,” jelasnya.

Melalui penerapan ETLE Handheld, Ditlantas Polda Sumbar menegaskan komitmennya dalam menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di wilayah Sumatera Barat.

“Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan.” 

Reporter :(RF)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.